Hukum & Kriminal

Penyelidikan kematian Ann Widdecombe dipimpin polisi kontra-teror; Shabana Mahmood sebut tersangka tak tercatat dalam Prevent

×

Penyelidikan kematian Ann Widdecombe dipimpin polisi kontra-teror; Shabana Mahmood sebut tersangka tak tercatat dalam Prevent

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ann Widdecombe suspect not known to Prevent as counter terrorism police take over investigation

jurnalistik.co.id – Kepolisian kontra-teror kini memimpin penyelidikan atas kematian Ann Widdecombe. Langkah itu diambil setelah “new information and evidence” muncul dalam proses yang sebelumnya ditangani polisi setempat.

Ann Widdecombe, politikus berusia 78 tahun yang dikenal sebagai mantan Menteri Konservatif dan kini menjadi juru bicara Reform UK, ditemukan meninggal di rumahnya di Devon dengan luka serius. Peristiwa itu memicu pencarian pelaku yang berujung penangkapan tersangka pada Sabtu sekitar pukul 21:00.

Pergeseran penanganan ke unit kontra-teror

Polisi kontra-teror mengambil alih karena adanya perkembangan baru. Counter Terrorism Policing South East (CTPSE) menyatakan informasi baru “come to light during what has been a dynamic and complex investigation”.

Laurence Taylor, National Counter Terrorism Policing head, menyampaikan bahwa penangkapan terbaru ini berangkat dari “progress made by our colleagues in Devon and Cornwall Police”. Ia juga menegaskan upaya aparat diarahkan untuk memahami motif serangan.

“Our priority is progressing this investigation quickly, with all the capabilities we have available to us. If anyone has any information, please share it with the police,” ujar Taylor.

Dalam perkembangan lanjutan, seorang pria berusia 28 tahun berkewarganegaraan Inggris berkulit putih yang berasal dari Rotherham, South Yorkshire, mengalami penahanan ulang. Ia awalnya ditangkap pada Sabtu dengan tuduhan pembunuhan, kemudian kini dire-arrest atas dugaan “commission, preparation or instigation of acts of terrorism”.

Prevent disebut tidak mengenali tersangka

Di parlemen pada Senin, Shabana Mahmood selaku Home Secretary menyebut tersangka tidak dikenal dalam program anti-teror Prevent milik pemerintah. Pernyataan itu disampaikan ketika polisi kontra-teror mengendalikan penyelidikan.

Mahmood juga menyampaikan penghormatan kepada Widdecombe di House of Commons. Ia menggambarkan Widdecombe sebagai sosok yang “forthright and fearless”, serta seseorang yang “thought seriously about ideas but she did not take herself too seriously”.

Menurut Mahmood, kematian Widdecombe menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan bagi figur publik. Ia menambahkan bahwa kepolisian berencana menerbitkan panduan keselamatan untuk anggota parlemen dalam waktu dekat.

Mahmood menyatakan ia baru-baru ini menunjuk mantan Lord Chancellor Sir Robert Buckland untuk meninjau pelajaran dari pembunuhan anggota parlemen Konservatif Sir David Amess pada 2021 terkait keamanan anggota parlemen. Ia juga mengakui bahwa kematian Widdecombe menjadi perhatian khusus bagi Reform UK dan pemimpinnya Nigel Farage.

Mahmood mengatakan ia telah menawarkan pertemuan kepada Farage bersama ketua Royal and VIP Executive Committee (Ravec), badan publik yang menangani pengelolaan keamanan figur publik.

Menanggapi tawaran itu, Farage di platform X menyampaikan terima kasih kepada Mahmood dan menyebut ia akan bertemu ketua Ravec untuk “discuss the security of all Reform politicians, including those who are not MPs”.

Jejak CCTV dan kronologi penangkapan

Pengumuman terbaru muncul setelah tersangka terlihat dalam rekaman CCTV sebelum serangan diduga terjadi. Dalam tayangan tersebut, pria yang mengenakan kemeja putih dan celana pendek terlihat masuk ke sebuah mobil merah di Yorkshire.

Rekaman itu, yang diberi cap waktu pada 07:51 pada Rabu, memperlihatkan sebuah benda panjang tampak berada di saku celananya. Informasi mengenai rekaman tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Sun.

Jarak antara rumah Widdecombe di Devon dan tempat tersangka ditangkap di Rotherham sekitar 270 mil (430 km), atau kira-kira empat setengah jam perjalanan. Aparat mendirikan pengamanan di area yang diyakini terkait investigasi di Rotherham, dengan setidaknya dua kendaraan polisi terlihat berjaga di luar sebuah properti pada Minggu.

Warga setempat yang berbicara kepada BBC News pada hari yang sama menggambarkan suasana saat penangkapan. Seorang tetangga mengatakan, “I was making some food in the kitchen and looked out the window, there was loads of banging, and there was armed police in the pathway and they just went into the house and pulled [the suspect] out.”

Tetangga lain menyebut polisi membawa sebuah mobil merah dari halaman rumah.

Pandangan awal polisi setempat

Pada Minggu sebelumnya, Devon and Cornwall Police menyatakan tidak ada indikasi bahwa pembunuhan tersebut bermotif politik. Assistant Chief Constable (ACC) Matt Longman mengatakan petugas tetap “open-minded” terhadap kemungkinan motif dan tidak ada dugaan adanya ancaman bagi masyarakat luas.

Devon and Cornwall Police juga menyampaikan keyakinan bahwa Widdecombe diserang pada Rabu sekitar pukul 12:30. Sejak polisi mengumumkan pencarian informasi kepada publik, mereka menyebut menerima lebih dari 120 laporan.

Longman menambahkan, dalam beberapa minggu ke depan akan ada kehadiran polisi yang “heightened” di wilayah setempat.

Penghormatan dari tokoh-tokoh politik

Widdecombe menjadi anggota parlemen Konservatif untuk daerah Maidstone selama 23 tahun. Ia juga memegang peran menteri pada pemerintahan Sir John Major pada periode 1994 hingga 1997.

Setelah meninggalkan Commons pada 2010, ia muncul dalam acara BBC Strictly Come Dancing pada tahun tersebut dan menjadi runner-up. Delapan tahun kemudian, ia menjadi runner-up dalam Celebrity Big Brother.

Widdecombe bergabung dengan Brexit Party pada 2019 dan menjadi anggota parlemen Eropa (MEP) untuk South West England dari 2019 hingga 2020.

Pada Minggu, sekitar 40 pelayat berkumpul di Haytor Vale untuk memberikan penghormatan kepada Widdecombe, termasuk sejumlah figur senior dari Reform. Richard Tice mengatakan ia sempat berbicara dengan Widdecombe pada Senin pekan lalu dan merasa “nearly fell over with shock and horror” saat mendengar kabar kematiannya.

Tice mengungkapkan kepada kerumunan, “We have lost an absolute colossus, a legend in all our lifetime.”

Perdana Menteri Sir Keir Starmer juga menyampaikan belasungkawa pada pekan lalu, menggambarkan kematian Widdecombe sebagai “significant loss” dan menyerukan agar masyarakat “rise above” perbedaan politik.

Pemimpin Konservatif Kemi Badenoch menggambarkan Widdecombe sebagai “very fun and feisty woman”, sembari menambahkan “heart is breaking for [Widdecombe’s] family”.

Sementara itu, Nigel Farage yang berkunjung ke Dartmoor untuk menyampaikan penghormatan menyebut Widdecombe sebagai “remarkable individual” dan “the fiercest defender of free speech”.

Di sisi lain, Chris Philp selaku Shadow Home Secretary menggambarkan Widdecombe sebagai tokoh publik yang “always formidable, always charming, always entertaining”. Ia menilai Widdecombe konsisten tampil menonjol dalam kehidupan publik dan politik.

Setelah peristiwa ini, penyelidikan yang kini dipimpin polisi kontra-teror akan berfokus pada proses penegakan hukum dan penelusuran motivasi serangan. Dalam waktu dekat, polisi juga terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi yang relevan.