jurnalistik.co.id – Ryanair mengubah kebijakan tempat duduk keluarga dengan mengizinkan orang tua duduk bersama anak kecil tanpa membayar biaya reservasi kursi. Perubahan ini diumumkan setelah otoritas persaingan usaha Inggris membuka penyelidikan terkait praktik perusahaan penerbangan tersebut.
Mulai Kamis, penumpang dewasa yang bepergian dengan anak dan memilih tidak membayar reservasi kursi akan diberi alokasi kursi gratis setelah proses check-in. Ryanair menyatakan langkah ini sejalan dengan kebanyakan maskapai penerbangan lain di Eropa.
Direktur Ryanair, Michael O’Leary, mengatakan perusahaan akan “reluctantly adjust to this industry standard,” atau secara terpaksa menyesuaikan diri dengan standar industri tersebut. Namun, ia menegaskan kebijakan yang selama ini diterapkan sepenuhnya mematuhi hukum dan memberi keluarga “certainty” atau kepastian terkait tempat duduk saat pemesanan.
Biaya yang sebelumnya dikenakan
Di bawah kebijakan lama, Ryanair menyebut orang dewasa yang bepergian dengan anak membayar satu kali biaya reservasi kursi. Setelah itu, penumpang dapat memilih kursi bersebelahan dengan mereka untuk hingga empat anak tanpa dikenai biaya tambahan.
Pada praktiknya, CMA menyatakan skema tersebut umumnya membuat biaya reservasi menjadi £8 untuk setiap arah perjalanan. CMA juga mengungkap bahwa penyelidikan dibuka untuk menguji apakah pendekatan Ryanair dalam reservasi kursi dapat membuat orang tua seolah dikenai bayaran agar maskapai memenuhi kewajiban keselamatan anak dan terkait disabilitas sesuai aturan penerbangan.
Dalam pengumuman investigasi sebelumnya, CMA menyatakan pihaknya menilai apakah praktik tersebut sesuai dengan hukum perlindungan konsumen. CMA juga menyoroti bahwa maskapai lain menawarkan penempatan anak di samping orang tua atau wali tanpa biaya, atau mengalokasikan kursi agar berdekatan secara otomatis saat pemesanan tanpa dikenai tambahan.
Ryanair menilai kebijakan lamanya memberi keluarga kepastian tentang letak tempat duduk ketika mereka melakukan pemesanan. Perusahaan juga menjelaskan kursi gratis untuk orang tua nantinya berada di bagian belakang pesawat, karena barisan depan cenderung lebih banyak dipesan.
Perubahan masuk kategori “minor policy tweak”
Ryanair menyebut penyesuaian kebijakan ini sebagai “minor policy tweak” yang mulai berlaku pada Kamis. Maskapai juga menyampaikan bahwa perusahaan tidak memperkirakan perubahan tersebut berdampak pada pendapatan.
O’Leary kemudian mengkritik CMA yang menargetkan kebijakan tempat duduk keluarga Ryanair. Ia menyampaikan bahwa kebijakan tersebut “universally embraced by consumers as the most progressive and transparent in Europe,” atau secara luas diterima konsumen sebagai yang paling progresif dan transparan di Eropa.
Menurut O’Leary, alih-alih mendorong persaingan dan tarif lebih rendah bagi konsumen, CMA berupaya memaksa Ryanair mengadopsi kebijakan tempat duduk keluarga yang “less transparent and less consumer-friendly” seperti yang diterapkan sebagian besar maskapai lain. Ia menilai dorongan itu semata-mata karena standar industri tersebut telah menjadi praktik umum.
CMA menanggapi dengan mengatakan pihaknya akan menguji klaim bahwa kebijakan Ryanair kini mematuhi hukum secara menyeluruh. “If true, it’s a win for families – who will no longer have to pay to sit with their children – and it shows the impact our new powers are having,” demikian pernyataan juru bicara CMA.
Namun CMA menambahkan bahwa penyelidikan tetap berjalan karena, menurut mereka, keluarga selama ini telah membayar “mandatory family seats.” Juru bicara CMA menegaskan: “But it doesn’t change the fact families have been paying for ‘mandatory family seats’. Our investigation remains ongoing.”
Sikap lembaga perlindungan konsumen
Kelompok konsumen Which? sebelumnya menyoroti kebijakan tempat duduk keluarga Ryanair. Dalam pandangannya, Ryanair seharusnya tidak perlu melaporkan “unjustified charges” kepada CMA untuk memicu tindakan.
Rory Boland, editor Which? Travel, menilai Ryanair tidak menyukai proses “dragged into doing the right thing,” atau terdorong untuk melakukan hal yang benar. Ia menyatakan Which? akan memantau dampak kebijakan ini, termasuk apakah semua orang tua benar-benar duduk bersama anak mereka tanpa biaya dalam beberapa bulan ke depan.










