jurnalistik.co.id – Pelatih Wales, Craig Bellamy, sedang berada dalam pembicaraan tingkat lanjut untuk menggantikan Scott Parker sebagai kepala pelatih Burnley menjelang musim depan.
Burnley disebut telah menghubungi Football Association of Wales (FAW) dengan tujuan menunjuk Bellamy sebagai suksesor Parker. Dengan status pembicaraan yang masih berjalan, kesepakatan final disebut belum tercapai, namun prosesnya dipaparkan sudah dipercepat dalam 48 jam terakhir dan menunjukkan kemajuan signifikan.
Menurut laporan BBC Sport, Clarets—julukan Burnley—mengajukan langkah agar klaim kompensasi dalam kontrak Bellamy dengan FAW dapat dipenuhi. Bellamy kini juga dipahami sedang menjalani pembicaraan kontraktual dengan klub Championship tersebut.
Percepatan pembicaraan
BBC Sport sebelumnya melaporkan pada 30 April bahwa Bellamy menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Parker setelah pemecatan. Pada fase awal, indikasi yang muncul menunjukkan Bellamy cenderung ingin bertahan bersama Wales, setidaknya untuk membimbing tim melalui European Championships level home nations pada 2028.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan Bellamy kini memberi pertimbangan serius untuk meninggalkan FAW dan terlibat dalam pembicaraan dengan Burnley. Kepindahan Bellamy ke Burnley juga berarti ia kembali ke Turf Moor untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya bekerja di sana.
Karier Bellamy di Wales dan kontraknya
Bellamy ditunjuk menjadi manajer Wales pada 2024. Dalam upaya lolos ke Piala Dunia 2026, Wales gagal meraihnya setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina lewat drama adu penalti di Cardiff.
Kontrak Bellamy semula direncanakan berlaku hingga 2028, termasuk turnamen European Championships yang digelar di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia. Dengan demikian, langkahnya menuju Burnley akan mengubah rencana awal terkait rentang tugas tersebut.
Sementara itu, jika Bellamy benar-benar mengambil peran di Burnley, ia kembali ke klub yang pernah ia kenal dari periode berbeda. Bellamy pernah bekerja sebagai asisten manajer di bawah Vincent Kompany saat Kompany menukangi Burnley sebelum kemudian pindah ke Bayern Munich. Setelah kepindahan Kompany ke Bundesliga, Bellamy sempat ditunjuk sebagai pelatih kepala sementara, tetapi ia pergi tak lama setelahnya.
Pertimbangan Bellamy dan kutipan
Dalam pernyataannya sebelum pertandingan Wales menghadapi Ghana yang berakhir 1-1 pada 2 Juni di Cardiff, Bellamy menyampaikan, “Everything’s in place, I get completely backed and it’s going to give me the opportunity in the next two years to improve again”.
Ia juga menambahkan, “Links? I understand it but I don’t look too far. I love what I have here. I’ve been offered that elsewhere as well, but I have this here already. Wales gave me this opportunity and one or two might not have because I was conscious I haven’t managed before. Wales have given me this opportunity and I’m really grateful for that”.
Bellamy kemudian menutup dengan nada ambisi yang tetap ia kendalikan pada momen yang ia rasakan, “I am ambitious, trust me. I want to earn loads and loads of money but there’s a time and now, at this present moment, it just doesn’t feel that time.”
Nama kandidat pengganti
Jika Bellamy akhirnya berpisah dengan Wales, Steve Cooper dan Rob Edwards disebut termasuk di antara kandidat yang mungkin mengambil alih posisi. Cooper, yang sempat melatih Nottingham Forest, Leicester City, dan Swansea City sebelum pekerjaannya berikutnya, disebut tidak sedang bekerja setelah meninggalkan Brondby di Denmark lebih awal tahun ini.
Adapun Rob Edwards, yang pernah menangani Wolves, disebut dipecat beberapa minggu setelah berakhirnya kampanye 2025-26. Kehadiran dua nama ini menandai bahwa Wales akan menghadapi pemilihan pelatih baru bila pembicaraan Bellamy dengan Burnley berujung pada keputusan yang berbeda.












