Hukum & Kriminal

Cartenz Selidiki KKB Bakusip, Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA dan Penembakan Pilot Nicholas F. Goselin

×

Cartenz Selidiki KKB Bakusip, Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA dan Penembakan Pilot Nicholas F. Goselin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Satgas Damai Cartez Dalami KKB Bakusip, Dalang Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot AMA

jurnalistik.co.id – JAYAPURA—Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz menyatakan telah mengidentifikasi pelaku pembakaran pesawat dan penembakan pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin. Pelaku tersebut diduga kuat berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip.

Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz, Kombes Pol I. G. G. Era Adinata, menyampaikan kesimpulan itu berdasarkan penyelidikan sementara. Ia mengatakan, kelompok tersebut merupakan entitas baru yang sedang diperiksa lebih lanjut oleh tim Ops Damai Cartenz.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip. Kelompok ini merupakan kelompok baru yang dipimpin oleh M. Mbalingga,” kata Era pada Jumat (3/7/2026) malam.

Era juga menegaskan bahwa KKB Bakusip tergolong kelompok baru, sehingga profil persenjataan dan rincian operasionalnya masih terus diidentifikasi. Menurutnya, penelusuran tetap berjalan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat dipetakan secara utuh.

Dalam penjelasannya, Era menyoroti bahwa motif penyerangan belum final. Ia menyatakan proses penyidikan masih berlangsung, termasuk untuk memahami konteks ancaman yang sempat disampaikan kelompok tersebut terkait aktivitas penerbangan di wilayah yang mereka klaim.

“Sebelumnya kelompok tersebut sempat menyampaikan ancaman terhadap aktivitas penerbangan yang masuk ke wilayah yang mereka klaim sebagai daerah operasi. Namun demikian, aparat menegaskan bahwa motif pasti penyerangan masih terus didalami melalui proses penyidikan yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Selain fokus pada motif, Satgas juga mendalami kemungkinan keterkaitan antara KKB Bakusip dan kelompok lain yang disebut dalam pengakuan pascakejadian. Era menyebut bahwa pihaknya tengah menelusuri hubungan Bakusip dengan kelompok Elkius Kobak, mengingat kedua kelompok tersebut sama-sama mengklaim bertanggung jawab.

“Selain itu, kami masih mendalami hubungan antara kelompok Bakusip dengan kelompok Elkius Kobak. Sebab, dua kelompok ini mengeklaim sebagai dalam pembakaran dan penembakan tersebut,” kata Era.

Era menjelaskan alur pengklaiman itu muncul berdekatan dengan waktu kejadian. Ia menyatakan bahwa setelah peristiwa terjadi, M. Mbalingga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kelompoknya bertanggung jawab, kemudian tidak lama setelahnya Elkius Kobak juga mengeluarkan pernyataan serupa.

“Sesaat setelah kejadian, M. Mbalingga mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Tidak lama kemudian, Elkius Kobak juga mengeluarkan pernyataan serupa,” ucap Kasatgas Gakkum.

Selain keterangan terkait pengakuan, Satgas juga memaparkan temuan dokumentasi yang menjadi bagian dari identifikasi pelaku. Era menyebut bahwa tim memperoleh dokumentasi berupa foto yang menunjukkan pelaku berdiri di atas pesawat PT AMA yang telah terbakar.

“Selain itu, kami memperoleh dokumentasi berupa foto pelaku yang berdiri di atas pesawat PT AMA yang telah terbakar. Berdasarkan identifikasi, pelaku tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga,” ungkapnya.

Dengan adanya dokumentasi dan hasil identifikasi tersebut, Satgas Damai Cartenz menyimpulkan dugaan keterlibatan KKB Bakusip dalam pembakaran pesawat dan penembakan pilot Captain Nicholas F. Goselin. Namun, Era tetap menekankan bahwa pendalaman tidak berhenti pada kesimpulan awal.

Menurutnya, penyelidikan terus dijalankan untuk memastikan detail keterlibatan, termasuk hubungan antar kelompok yang muncul dalam klaim tanggung jawab. Proses itu diharapkan dapat memperjelas apakah pengakuan yang berbeda tersebut menunjukkan persaingan, koordinasi, atau bentuk lain dari keterkaitan yang sedang diuji oleh penyidik.

Satgas juga menegaskan bahwa seluruh informasi yang dihimpun akan menjadi dasar dalam tahap berikutnya. Dengan begitu, penanganan perkara dapat berjalan berdasarkan rangkaian fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait motif dan struktur keterlibatan pihak-pihak yang diduga terhubung dengan peristiwa tersebut.

Di tengah proses pendalaman, Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan masih memetakan profil kelompok yang terlibat dan menguji konsistensi keterangan. Fokusnya diarahkan pada penguatan bukti serta memastikan tidak ada aspek penting yang terlewat dalam penyidikan yang saat ini masih berlangsung.