jurnalistik.co.id – Kendaraan elektrifikasi di Indonesia tidak hanya hadir dalam bentuk mobil hybrid, tetapi juga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang jumlah modelnya terus bertambah.
Mobil PHEV menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, seperti pada hybrid biasa (Hybrid Electric Vehicle/HEV). Namun, PHEV memiliki keunggulan karena baterainya bisa diisi ulang dari sumber listrik eksternal, sehingga fungsinya menyerupai mobil listrik murni.
Dengan karakter tersebut, mobil PHEV dapat menempuh perjalanan menggunakan tenaga listrik murni dalam jarak yang lebih jauh dibanding mobil hybrid konvensional. Setelah daya baterai habis, kendaraan akan kembali beroperasi dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, mengikuti pola kerja HEV pada umumnya.
Seiring bertambahnya pilihan model, harga mobil PHEV di Indonesia saat ini berada pada kisaran mulai Rp 400 jutaan hingga miliaran rupiah. Ragamnya mencakup segmen SUV keluarga hingga model premium.
Harga mobil PHEV per Juni 2026 (OTR Jakarta)
Untuk wilayah Jakarta per Juni 2026, berikut daftar harga yang tercantum untuk beberapa model PHEV. Dari Chery, Tiggo 8 CSH Comfort dibanderol Rp 449,9 juta, Tiggo 8 CSH Premium Rp 519,9 juta, Tiggo 8 CSH AWD Rp 569,9 juta, serta Tiggo 9 CSH AWD Rp 739,9 juta.
Pada lineup Wuling, Eksion PHEV CE dijual dengan harga Rp 449 juta, sedangkan Eksion PHEV EX Rp 499 juta. Untuk varian Darion, Darion PHEV CE dibanderol Rp 449 juta dan Darion PHEV EX Rp 499 juta. Selanjutnya, Geely Starray EM-i dijual dengan harga Rp 499 juta.
Di kelas lain, Jaecoo mencantumkan J7 SHS dengan harga Rp 509,9 juta. Sementara itu, Jaecoo J8 SHS Ardis dibanderol Rp 828 juta, dan Lepas L8 tercatat seharga Rp 589 juta.
Dari BYD, M6 DM Classic Standard dijual Rp 298 juta, M6 DM Dynamic Rp 318 juta, M6 DM Cross Advanced Rp 360 juta, dan M6 DM Cross Superior Rp 380 juta. Varian M6 DM Cross Superior Captain Seat dibanderol Rp 390 juta.
Untuk merek premium, Lexus NX 450h+ F Sport tercatat Rp 1,6 miliar, sedangkan Lexus RX 450h+ Luxury Rp 1,9 miliar. Volvo mencantumkan XC60 seharga Rp 1,65 miliar dan XC90 Rp 1,88 miliar. Adapun BMW XM berada pada rentang harga Rp 6,4 miliar hingga Rp 7,9 miliar.
Perlu dicatat, seluruh harga di atas merupakan on the road (OTR) Jakarta per Juni 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing pabrikan.
Keberadaan PHEV membuat pertimbangan penggunaan sehari-hari menjadi lebih fleksibel dibandingkan hybrid biasa. Karena baterai dapat memperoleh energi dari sumber listrik luar, konsumsi daya dapat disesuaikan dengan kebiasaan berkendara, sedangkan mesin bensin tetap berperan ketika baterai sudah tidak mencukupi.
Pada saat baterai mulai menurun, kendaraan kemudian mengandalkan skema gabungan mesin bensin dan motor listrik, sehingga tidak berhenti total pada satu mode saja. Dengan demikian, pola operasinya tetap mengikuti karakter hybrid, tetapi dengan kemampuan manajemen energi yang lebih mirip mobil listrik pada fase awal perjalanan.
Jika dilihat dari sisi harga, rentang yang dipaparkan menunjukkan adanya pilihan yang sangat beragam. Pada bagian bawah, BYD M6 DM sudah dicantumkan mulai Rp 298 juta, sementara pilihan di segmen premium melebar hingga Lexus, Volvo, dan BMW dengan angka yang jauh lebih tinggi, termasuk BMW XM yang mencapai Rp 7,9 miliar.
Bagi calon pembeli, daftar OTR Jakarta per Juni 2026 itu dapat menjadi acuan awal untuk membandingkan nilai tiap varian. Namun, karena angka dapat berubah mengikuti kebijakan pabrikan, pendekatan terbaik adalah menilai posisi harga relatif antar model pada periode tersebut, lalu menyesuaikan dengan kondisi penawaran terbaru di lapangan.












