Olahraga

Celtic Rekor Transfer untuk Striker Denmark Kasper Hogh dari Bodo/Glimt

×

Celtic Rekor Transfer untuk Striker Denmark Kasper Hogh dari Bodo/Glimt

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Celtic make Denmark striker Kasper Hogh their record signing

jurnalistik.co.id – Celtic resmi mendatangkan striker Denmark Kasper Hogh sebagai rekrutan dengan nilai termahal klub pada bursa transfer musim panas ini.

Pemain berusia 25 tahun itu datang dari Bodo/Glimt dengan biaya yang dilaporkan mencapai £11 juta, sekaligus mengubah peta persaingan lini depan sang juara bertahan Liga Skotlandia.

Nilai transfer dan kontrak empat tahun

Hogh menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, dengan opsi perpanjangan untuk satu musim tambahan. Ini membuat peran striker bertubuh dan gaya permainan yang dikenal agresif di kotak penalti menjadi investasi jangka panjang bagi Celtic.

Kedatangannya juga tercatat sebagai rekrutmen kedua Celtic pada musim panas ini, setelah sebelumnya klub mendatangkan Camilo Duran.

Dalam konteks dinamika skuad, langkah ini datang setelah Daizen Maeda dilepas ke Ipswich Town, yang membuka ruang untuk susunan ulang kekuatan serangan.

Reaksi Hogh setelah resmi gabung

Lewat wawancara dengan Celtic TV, Hogh menyampaikan rasa senangnya setelah melihat langsung jersey yang akan ia kenakan.

“I’m so happy,” katanya. “When I came into the room and saw the shirt, I was really excited.”

Ia juga mengaitkan kedatangannya dengan kedalaman sejarah klub, lalu menjelaskan proses obrolannya dengan orang-orang terdekat.

“The history of the club is so big. I spoke with some people and with my family about the club.” Lanjut Hogh, “The feeling they had, and the feeling I had in my stomach, was that this was a really good match.”

Soal karakter bermain, Hogh menegaskan keinginannya tampil sebagai penyerang yang fokus pada penyelesaian akhir, namun tetap punya kontribusi saat bertahan.

“I like to be in the box and score goals, but I also want to help my team-mates defensively and work hard for the team.” Ia menambahkan soal kesiapan kompetitif, “I’ve trained throughout the summer and I’ve already played league games in Norway, so I feel ready. I just want to get started and be thrown into the fire.”

Catatan gol yang membawa Hogh ke panggung besar

Hogh berangkat menuju Skotlandia membawa statistik produktivitas yang menjadi alasan utama Celtic berani mengunci transfer ini. Di Bodo/Glimt, ia mencetak 54 gol dari 103 penampilan.

Dari angka tersebut, lima golnya tercatat terjadi pada Liga Champions musim lalu, sebuah sinyal bahwa ia sudah terbiasa menghadapi ritme turnamen Eropa.

Pola konsistensi inilah yang kemudian membuat Hogh digambarkan sebagai striker yang berkembang dalam sistem yang matang dan terstruktur, terutama ketika menjalankan peran di area serang.

Perjalanan karier: dari klub lokal hingga panggung internasional

Karier Hogh berawal dari jalur akademi di klub asal Denmark, Randers. Setelah masa pembinaan, ia kemudian dijual ke Hobro yang berlaga di kasta kedua, menyusul periode yang sempat terganggu cedera.

Selanjutnya, ia sempat menjalani masa pinjaman di Valur, sebelum akhirnya melangkah ke AaB pada Januari 2022.

Setahun berselang, Hogh pindah ke Stabaek. Saat itu, klub telah promosi ke Eliteserien Norwegia, dan langkah tersebut menjadi titik balik karena performanya meningkat ketika diberi kepercayaan secara konsisten.

Ia mampu membuat kariernya melesat setelah pilihan pembelian dieksekusi hanya enam bulan setelah masa pinjaman berjalan. Pemicunya adalah torehan delapan gol dalam 14 laga.

Keputusan strategis berikutnya datang ketika ia menandatangani pra-kontrak dengan Bodo/Glimt untuk bergabung dengan rival sesama kompetitor kasta tertinggi pada Januari 2024.

Di Bodo/Glimt, Hogh langsung menjelma menjadi mesin gol. Ia menyelesaikan musim sebagai pencetak gol terbanyak dengan 12 gol saat tim mempertahankan gelar liga Norwegia.

Di Liga Europa, kontribusinya juga menonjol dengan tujuh gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak bersama ketika tim melaju hingga semifinal.

Pada 2025, Hogh kembali menjadi top skor tim dengan 17 gol. Namun, Bodo/Glimt harus puas menempati posisi kedua, selisih satu poin dari Viking.

Momen di Liga Champions bersama Bodo/Glimt

Awal musim kompetisi berikutnya, Hogh sempat mencuri perhatian di pentas Liga Champions. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Manchester City, lalu pekan berikutnya kembali membobol gawang lawan saat tim menang 2-1 atas Atletico Madrid.

Serangkaian hasil itu menegaskan bahwa Hogh mampu tampil di pertandingan yang intens dan menghadapi lawan dari level tertinggi Eropa.

Pengalaman bersama tim nasional Denmark

Di level nasional, Hogh dipanggil masuk ke skuat senior Denmark pada Maret. Ia melakukan debut sebagai pemain pengganti akhir dalam laga yang berakhir 4-0 atas North Macedonia.

Pada penampilan kedua, ia masuk sebagai pemain cadangan dan menyundul bola untuk menyamakan kedudukan dalam final play-off Piala Dunia melawan Republik Ceko, meski Denmark akhirnya kalah lewat adu penalti.

Ekspetasi ke Parkhead dan proyeksi peran Hogh

Masuknya Hogh ke Celtic juga tidak lepas dari suasana yang tengah melingkupi klub. Ketegangan yang diarahkan oleh pendukung Celtic kepada pihak hierarki disebut sudah mengarah pada situasi yang panas, meski di periode 2026-27 kompetisi resmi Celtic belum memulai pertandingan.

Upaya klub membentuk skuad dengan kesepakatan bernilai besar terlihat makin terasa setelah Maeda—pahlawan musim lalu—dipastikan pergi, sementara Kelechi Iheanacho dan Marcelo Saracchi dinyatakan tidak akan kembali ke Parkhead.

Di tengah pertanyaan soal strategi “kualitas lebih dulu” atau sekadar pengeluaran besar, Celtic sempat menghadapi persepsi bahwa mereka baru mendatangkan pemain dalam waktu yang terlalu singkat sebelum mempertahankan gelar.

Namun, kedatangan Camilo Duran dan Kasper Hogh dilaporkan datang dengan biaya total sekitar £15 juta, dan keduanya membawa pengalaman di kancah Liga Champions.

Duran, misalnya, dikatakan tampil baik di pramusim setelah mencetak lima dari 15 gol Qarabag pada musim terakhir di kompetisi klub utama Eropa.

Sementara Hogh, pada kompetisi yang sama bersama Bodo/Glimt, juga mencetak jumlah gol yang setara dan membantu tim menembus fase terakhir sebelum akhirnya bertemu lawan-lawan kuat.

Secara performa, Hogh rata-rata mencetak gol setiap dua laga bersama Bodo/Glimt, serta telah mencatat satu gol dalam empat caps bersama tim nasionalnya.

Dari data yang mendeskripsikan pergerakan dan sentuhan di pertandingan, Hogh diproyeksikan sebagai penyerang yang hidup di area penalti dan berkembang dalam skema kepelatihan yang rapi di bawah Kjetil Knutsen.

Dengan latar tersebut, tim pelatih Celtic berharap platform kesuksesan yang pernah hadir di klub asalnya bisa direplikasi di Skotlandia melalui penampilan Hogh sebagai bagian dari proyek musim 2026-27 yang masih berjalan.