Olahraga

Chelsea Bahas Transfer Jordan Henderson dari Brentford dan Danny Welbeck dari Brighton

×

Chelsea Bahas Transfer Jordan Henderson dari Brentford dan Danny Welbeck dari Brighton

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jordan Henderson & Danny Welbeck: Chelsea in talks for Brentford midfielder and Brighton forward

jurnalistik.co.id – Chelsea tengah membuka pembicaraan untuk mengamankan dua pemain berpengalaman: gelandang Brentford Jordan Henderson dan penyerang Brighton Danny Welbeck. Negosiasi ini disebut sedang berjalan, dengan Chelsea memandang keduanya sebagai tambahan yang bisa memperkuat kedalaman skuad.

Henderson, pemain internasional Inggris berusia 36 tahun, masih menyisakan kontrak satu tahun bersama Brentford. Namun, pihak Brentford disebut bersedia melepasnya dengan skema transfer gratis.

Sementara itu, Welbeck yang berusia 35 tahun juga masuk dalam radar Chelsea. Penyerang asal Inggris tersebut disebut antusias untuk merapat ke Stamford Bridge, dan ada kepercayaan dari kubu Chelsea bahwa kesepakatan dapat dituntaskan.

Di balik langkah ini, Chelsea dikaitkan dengan kebutuhan akan sosok yang memiliki pengalaman yang lebih matang. Dalam konteks perubahan strategi perekrutan, pemilik Chelsea Behdad Eghbali pernah menyampaikan pada April bahwa model penandatanganan pemain muda membutuhkan “tweaking” untuk penyesuaian yang lebih pas.

Welbeck mencatat musim yang produktif bersama Brighton. Ia membukukan 13 gol liga dari 37 pertandingan pada kampanye terakhir, sehingga total koleksi golnya untuk klub itu menjadi 51 gol dalam 201 penampilan sejak bergabung dari Watford pada 2020.

Pada sisi kontrak, Brighton memilih untuk tidak memberikan komentar terkait perkembangan negosiasi ini. Welbeck sendiri meneken perpanjangan kontrak berdurasi 12 bulan pada Maret, dengan kesepakatan yang berlaku hingga akhir musim 2026-27.

Untuk Henderson, catatan penampilan juga dinilai menjadi bahan pertimbangan. Ia tampil sebanyak 34 kali di semua kompetisi bersama Brentford pada musim lalu setelah bergabung dari Ajax.

Perjalanan Henderson bersama timnas Inggris juga sempat mendapat sorotan. Ia hanya tampil sekali sebagai pemain pengganti pada Piala Dunia, sebelum akhirnya mengalami cedera lengan yang terjadi ketika ia terjatuh usai merayakan kemenangan Inggris atas Meksiko pada babak 16 besar.

“Keberanian” Chelsea pada pasar transfer musim ini

Pergerakan Chelsea juga terjadi di tengah dinamika masa depan beberapa pemain depan mereka. Joao Pedro disebut dipandang sebagai opsi utama di lini serang Chelsea, sementara beberapa nama lain memiliki situasi yang belum benar-benar pasti.

Di daftar pemain yang tengah dipertimbangkan adalah Liam Delap, Emmanuel Emegha, Marc Guiu, dan Nicolas Jackson. Guiu diketahui berpeluang dilepas baik lewat transfer permanen maupun skema pinjaman, dengan nilai yang diperkirakan sekitar 25 juta poundsterling oleh Chelsea.

Adapun Jackson, yang kembali setelah menyelesaikan masa pinjaman di Bayern Munich, sempat diprediksi akan bertahan di Stamford Bridge. Namun, ia juga disebut terbuka untuk hengkang menyusul ketertarikan Aston Villa.

Delap menarik perhatian karena posisinya di bawah pelatih baru Xabi Alonso. Pemain berusia 20 tahun itu sebelumnya ingin memantapkan peran di skuad setelah direkrut setahun lalu dengan nilai 30 juta poundsterling dari Ipswich, tetapi ia kini dinilai semakin mungkin untuk pergi.

Situasi Emegha juga disebut masih menyisakan tanda tanya. Meski baru bergabung dari Strasbourg, klub yang berada di bawah grup kepemilikan yang sama, masa depannya di Chelsea belum dipastikan sepenuhnya.

Di saat yang sama, Chelsea sudah melakukan beberapa investasi musim panas ini. Klub mengumumkan kedatangan Morgan Rogers dengan rekor nilai klub 117 juta poundsterling, serta Marco Palestra sebagai pemain bek sayap. Chelsea juga tengah mendekati kesepakatan untuk bek tengah Maxence Lacroix.

Dari sudut pandang analitis, kedatangan Henderson dan Welbeck dipandang sebagai bagian lain dari pergeseran pendekatan Chelsea. Langkah tersebut juga disebut mengikuti upaya klub sebelumnya untuk mendatangkan Granit Xhaka dari Sunderland, yang saat itu berusia 33 tahun, tetapi Sunderland menolak untuk melepas sang kapten asal Swiss.

Rogers sendiri dinilai selaras dengan preferensi Chelsea untuk mendatangkan pemain yang lebih muda. Meski demikian, Rogers tetap membawa pengalaman penting di Liga Premier, sehingga memberi keseimbangan antara usia dan kualitas yang sudah teruji.

Berkaitan dengan tambahan pengalaman, Chelsea juga disebut diharapkan menyelesaikan transfer Lacroix dari Crystal Palace dengan nilai 52 juta poundsterling. Lacroix yang berusia 26 tahun dinilai akan menambah kapasitas skuad dengan karakter yang siap bersaing di level Liga Premier.

Welbeck berpotensi jadi “tulang punggung” di ruang ganti

Meski demikian, kedatangan Welbeck dapat memunculkan konsekuensi pada susunan opsi lini depan Chelsea. Dengan tidak terlibat dalam kompetisi Eropa pada musim ini, Chelsea akan memiliki banyak pilihan penyerang, dan hal itu berpotensi menekan menit bermain beberapa nama lain.

Di usianya saat ini, Welbeck mungkin nyaman menjalankan peran cadangan serta memberikan penutup saat Joao Pedro membutuhkan dukungan. Namun, perpindahan ini bisa menjadi kabar yang kurang baik untuk beberapa penyerang lain yang sebelumnya memiliki harapan untuk berkembang di bawah Alonso.

Jackson disebut masih terbuka untuk pergi, sementara Delap dan Emegha sama-sama ingin membangun peran mereka lebih kuat di tim. Terlepas dari itu, Chelsea tetap dikaitkan dengan upaya yang ingin mereka capai: menghadirkan pengalaman dan karakter kuat untuk menjawab kekurangan yang turut berkontribusi pada finis klub di peringkat 10 Liga Premier musim lalu.

Penilaian lain datang dari Simon Stone yang menyoroti alasan Brighton meyakini bahwa Welbeck seharusnya masuk skuad Inggris sebagai opsi cadangan pada Piala Dunia. Menurut catatan tersebut, usia Welbeck bukan faktor utama—performa dan kontribusinya menjadi pertimbangan yang lebih besar.

Welbeck disebut tampil di 37 dari 38 pertandingan Liga Premier bersama Brighton musim lalu. Ia juga menorehkan 13 gol yang menempatkannya pada posisi yang sama untuk peringkat kesembilan daftar top skor, hanya kalah oleh tiga pemain asal Inggris yang mencetak lebih banyak gol.

Selain angka, gaya mainnya juga disebut berperan dalam kontribusi keseluruhan: kemampuannya menahan bola, mengundang rekan setim untuk masuk ke permainan, serta membantu memberi waktu berharga bagi pertahanan.

Stone juga menekankan aspek lain yang tidak selalu terlihat di statistik. Welbeck disebut menjadi sosok yang mendorong standar, membuat tuntutan kepada rekan satu tim, dan menawarkan teladan yang bisa dipelajari pemain muda. Dalam riwayatnya, Manchester United sempat berupaya membawa Welbeck kembali ke Old Trafford, tetapi upaya tersebut tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Bagi Chelsea, langkah ini bisa berujung menjadi salah satu kejutan transfer musim panas. Jika keduanya benar-benar merapat, Henderson dan Welbeck akan menjadi sinyal tambahan bahwa Chelsea sedang mengubah komposisi skuadnya dengan menambah pengalaman dari pemain yang sudah terbukti di Liga Premier.