jurnalistik.co.id – Cristiano Ronaldo mencatatkan penampilan Piala Dunia ke-6 bersama Portugal pada laga Grup K melawan Republik Demokratik Kongo. Momen itu terjadi saat Portugal bertanding di Stadion Houston pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, yang sekaligus menjadi laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Dengan tampil pada pertandingan tersebut, Ronaldo menyamai rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026. Rekor yang dimaksud merujuk pada catatan sama-sama tampil di enam edisi Piala Dunia secara berurutan, yakni pada 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Selain menyamai Messi, Ronaldo juga ikut menyamai pencapaian kiper Meksiko Guillermo Ochoa yang juga berpartisipasi pada Piala Dunia keenamnya. Dalam teks sumber disebutkan bahwa Ochoa sejauh ini belum ditampilkan, sehingga Ronaldo menjadi salah satu figur yang menegaskan daftar pemain dengan partisipasi Piala Dunia yang panjang.
Dalam perjalanan kariernya, penampilan Ronaldo di Piala Dunia 2026 membuat catatan keterlibatan turnamen dunia pada rentang tahun yang panjang semakin menonjol. Laga Portugal vs RD Kongo menjadi panggung yang mengunci angka “keenam” tersebut, tepat ketika turnamen memasuki fase awal Grup K.
Messi Lebih Dulu Mencatat Penampilan Keenam
Penampilan Lionel Messi pada laga Argentina vs Aljazair di Grup J menandai penampilannya di Piala Dunia keenam. Pada pertandingan itu, Messi tampil gemilang dan mampu menciptakan hattrick ke gawang Luca Zidane.
Messi tampil selama 80 menit dan mencatat tiga gol pada menit ke-17, menit ke-60, dan menit ke-76. Kontribusi tersebut membuat Messi terpilih menjadi man of the match dalam laga yang menjadi penanda awal bagi Messi untuk mengunci penampilan keenamnya.
Berdasarkan teks sumber, gol-gol yang dicetak Messi juga membuatnya memecahkan sejumlah rekor lain. Messi disebut melampaui statistik Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.
Dari hasil tersebut, Messi memuncaki daftar top skor sementara Piala Dunia 2026. Ia disebut melampaui Kylian Mbappe dan Erling Haaland dalam persaingan pencetak gol terbanyak saat turnamen masih berjalan.
Portugal Imbang 1-1 pada Babak Pertama
Pada pertandingan Portugal vs RD Kongo, laga untuk sementara berakhir imbang 1-1 pada babak pertama saat artikel ini dibuat. Ronaldo disebut tampil sejak awal laga, namun ia kesulitan keluar dari tekanan ketat para pemain belakang RD Kongo.
Portugal mampu membuka keunggulan pada menit ke-6. Gol tersebut lahir lewat sundulan Joao Neves yang gagal diantisipasi oleh Lionel Mpasi.
Setelah tertinggal satu gol, Chancel Mbemba dan rekan-rekannya berupaya meningkatkan intensitas serangan. Upaya itu dilakukan dengan menerapkan permainan yang lebih terbuka, seiring usaha menyamakan kedudukan hingga babak pertama berakhir imbang 1-1.
Rangkaian catatan dari Ronaldo dan Messi, yang sama-sama mengunci penampilan Piala Dunia keenam di Piala Dunia 2026, menjadi salah satu sorotan utama dari fase awal turnamen. Di satu sisi, Ronaldo mengunci rekor melalui laga Portugal vs RD Kongo; di sisi lain, Messi mencatatkan babak berpengaruh ketika Argentina menghadapi Aljazair.
Dengan demikian, penampilan Ronaldo pada laga Grup K menjadi penyamai jejak Messi dalam catatan partisipasi enam edisi Piala Dunia secara beruntun. Sementara itu, rangkaian gol hattrick Messi, kemenangan dan penanda rekor di laga Argentina vs Aljazair, turut memastikan catatan tersebut muncul lebih dulu sebelum kemudian disamai pada laga Grup K.
Catatan penampilan beruntun Ronaldo di enam edisi Piala Dunia turut menonjolkan konsistensi jangka panjangnya. Karena pertandingan yang mempertemukannya dengan RD Kongo berlangsung sebagai laga pembuka Grup K, momen tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa fase awal turnamen langsung menghadirkan pencapaian personal yang besar.
Sementara itu, pada laga Argentina vs Aljazair, uraian sumber menempatkan kontribusi Messi sebagai faktor yang mengunci jalannya pertandingan sejak tahap penting laga Grup J. Dengan hattrick yang ia cetak dan status man of the match, Messi kemudian disebut memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026, dengan catatan bahwa ia melampaui Mbappe dan Haaland saat kompetisi masih berjalan.












