jurnalistik.co.id – Mantan finalis X Factor, Gabrielle Carrington, menyangkal tuduhan pembunuhan atas kematian Klaudia Zakrzewska di pusat London. Dalam sidang di Old Bailey, ia menolak dakwaan setelah diduga menjalankan mobilnya menabrak korban di luar klub Inca, Soho, pada 19 April.
Carrington, yang berasal dari Manchester, hadir melalui tautan video dari penjara Bronzefield. Ia menyampaikan penyangkalan terhadap dakwaan tersebut saat menjalani proses di pengadilan.
Menurut keterangan dalam persidangan, Carrington diduga menabrak Zakrzewska di Argyll Street, Soho, sekitar pukul 04:30 BST pada 19 April. Jaksa menilai insiden itu terjadi setelah korban berada di area sekitar tempat hiburan tersebut.
Pengadilan menyatakan bahwa Carrington awalnya didakwa atas upaya pembunuhan. Dakwaan kemudian diubah menjadi pembunuhan setelah Zakrzewska meninggal akibat luka yang ia alami enam hari setelah kejadian.
Dalam persidangan, Carrington juga menolak tuduhan kedua terkait pemberian cedera serius dengan maksud tertentu kepada petugas keamanan, Anoush Chyche. Ia tidak mengakui muatan tersebut ketika dakwaan dibacakan.
Meski demikian, untuk dakwaan ketiga mengenai mengemudi dengan kadar alkohol berlebih, Carrington tidak diminta memasukkan pengakuan. Artinya, proses pengakuan plea pada poin tersebut tidak dilakukan pada tahap sidang ini.
Keluarga korban terlihat menahan emosi ketika dakwaan dibacakan dan Carrington membaca penilaiannya. Sejumlah anggota keluarga tampak menggelengkan kepala selama momen pembacaan pleas.
Hakim Sarah Whitehouse KC memastikan persidangan akan dilangsungkan di pengadilan yang sama. Jadwal sidang trial ditetapkan mulai 5 Januari, sebagaimana dikonfirmasi dalam sidang.
Sepanjang persidangan berlangsung, Carrington terlihat menunjukkan kesedihan. Ia tampak menyeka air mata berulang kali saat mengikuti persidangan melalui video link.
Setelah sesi berjalan, Carrington kemudian ditempatkan dalam tahanan. Penempatan tersebut mengikuti rangkaian prosedur yang ditetapkan setelah pembacaan dakwaan.
Berita Terkait
Di dalam persidangan, Jaksa menguraikan kronologi yang diduga berawal dari kedatangan Carrington di Argyll Street dengan mobilnya. Saat ia keluar dari kendaraan, Carrington disebut terlibat pertengkaran dengan seorang pria.
Konflik yang diduga sempat terjadi di awal itu kemudian membesar setelah lebih banyak orang terlibat. Situasi akhirnya mendorong pihak keamanan untuk melakukan intervensi.
Menurut uraian yang disampaikan, Carrington lalu kembali masuk ke dalam mobil dan beranjak pergi. Kendaraan disebut bergerak dengan cara yang tajam, termasuk menanjak naik ke trotoar.
Dalam dakwaan, kendaraan tersebut diduga menabrak Zakrzewska yang berada di area tersebut. Setelah itu, mobil kembali bergerak dan diduga juga menghantam Chyche yang disebut sedang berada di trotoar.
Jaksa juga menyatakan bahwa saat kendaraan bergerak mundur, Zakrzewska terlihat tergeletak di bawah mobil. Zakrzewska kemudian disebut meninggal belakangan di rumah sakit, sementara Chyche mengalami cedera serius.
Untuk Chyche, persidangan menyebut ia berusia di atas 50 tahun. Ia dikatakan menderita cedera yang berdampak besar, dengan frasa yang disebut dalam persidangan yakni “life-changing injuries”.
Di luar aspek perkara, persidangan turut menyinggung latar belakang Carrington sebagai figur media sosial. Carrington disebut memiliki lebih dari 365.000 pengikut di Instagram dengan akun bernama RIELLEUK.
Ia juga pernah tampil hingga tahap final live pada X Factor pada 2013. Saat itu, ia menjadi salah satu dari tiga anggota grup Miss Dynamix yang melaju ke panggung tersebut.
Dalam sidang, Carrington digambarkan sebagai influencer yang melakukan perjalanan rutin ke Uni Emirat Arab. Karakterisasi tersebut muncul sebagai bagian dari gambaran profil yang disampaikan dalam konteks persidangan.
Sementara itu, Zakrzewska disebut berusia di usia 30-an dan dikenal sebagai influencer di TikTok serta Instagram dengan nama Klaudiaglam. Persidangan menyebut Zakrzewska memiliki lebih dari 270.000 pengikut di Instagram.
Kasus ini kini memasuki tahapan persidangan penuh, setelah Carrington secara tegas membantah dakwaan yang menjeratnya. Dengan penetapan tanggal trial pada 5 Januari, pengadilan akan menilai seluruh keterangan dan bukti yang diajukan untuk menentukan proses hukum selanjutnya.












