Internasional

Cuaca Inggris Pekan Ini Lebih Sejuk: Suhu Turun, Ada Hujan, Tapi Lega Bisa Singkat

×

Cuaca Inggris Pekan Ini Lebih Sejuk: Suhu Turun, Ada Hujan, Tapi Lega Bisa Singkat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: UK weather: Temperatures to fall but relief from the heat may be short-lived

jurnalistik.co.id – Inggris memasuki periode yang terasa lebih sejuk setelah rangkaian panas ekstrem yang sempat memecahkan rekor pada bulan Juni. Namun, jeda yang datang dari angin laut Atlantik ini diprediksi tidak akan berlangsung lama.

Dalam beberapa hari terakhir, rekor cuaca panas baru tercatat berturut-turut dalam tiga hari sekaligus. Puncaknya terjadi pada 37,3C di Santon Downham, Suffolk, yang mematahkan rekor sebelumnya untuk Juni sebesar 35,6C yang ditetapkan pada 1976.

Minggu ini, kondisi berubah karena cuaca mulai “bergelombang” dari Atlantik. Angin barat daya membawa udara yang lebih dingin sekaligus menurunkan kelembapan, sehingga suhu berangsur turun dan sebagian wilayah mendapat kesempatan hujan.

Senin–Kamis: peluang hujan bergantung wilayah

Tekanan tinggi yang sebelumnya menjadi pemicu panas menyengat telah bergeser ke Eropa Timur. Akibatnya, wilayah barat mendapat peluang penurunan suhu, sementara angin barat daya dari Atlantik mulai mendominasi.

Pada Senin, sebagian besar tempat diperkirakan relatif kering dengan jeda cerah. Suhu tertinggi berada di area Midlands dan Inggris bagian timur, sekitar 24 hingga 25C, terasa lebih nyaman dibanding pekan sebelumnya.

Pada Selasa, area tekanan rendah diperkirakan mulai menghadirkan hujan gerimis hingga periode hujan yang lebih panjang. Hujan terutama lebih mungkin terjadi di bagian utara dan barat, dengan kemungkinan sebagian hujan turun deras serta disertai aktivitas petir.

Kemudian, tekanan rendah kedua diperkirakan datang dari Atlantik pada Rabu. Ketika sistem ini bergerak lebih jauh ke utara, peluang hujan serta angin yang lebih kuat lebih tinggi di Irlandia Utara dibandingkan di Skotlandia.

Menjelang malam Rabu, tekanan rendah diperkirakan bergerak menjauh menuju Skandinavia. Pada Kamis, cuaca diharapkan lebih kering setelah hujan lokal yang sempat berangin di pagi hari di Skotlandia mereda.

Sepanjang minggu, tekanan lebih tinggi diperkirakan berada di wilayah selatan. Karena itu, Inggris bagian tenggara berpotensi menjadi area yang lebih sedikit mendapat hujan, bahkan bisa sepenuhnya kering pada minggu pertama di Wimbledon.

Suhu tertinggi pekan ini juga cenderung terkonsentrasi di Inggris bagian tenggara, berkisar 25 hingga 26C. Meski angka tersebut tetap berada di atas rata-rata untuk periode ini, kondisi tetap berbeda jauh dari rasa panas dan lembap yang melanda beberapa hari terakhir.

Mendekati akhir pekan: sinyal panas berpotensi muncul lagi

Di ujung pekan, peluang panas kembali menguat karena tekanan tinggi dari arah Azores berpotensi meluas dan “menetap” di atas Inggris serta sebagian Eropa Barat. Dari akhir pekan hingga awal minggu berikutnya, pola seperti itu dapat memunculkan kenaikan suhu secara cepat disertai lebih banyak sinar matahari.

Meski masih terlalu dini untuk memastikan, ada kemungkinan ambang “heatwave” dapat kembali tercapai di Inggris bagian tenggara pada awal Juli. Beberapa model juga mengisyaratkan pola cuaca yang mirip dengan heatwave pemecah rekor pada Juni, dengan proyeksi suhu ekstrem hingga 35C.

Pada saat yang sama, penting dicatat bahwa heatwave di Inggris cenderung menjadi lebih intens dan lebih sering akibat perubahan iklim yang dipengaruhi aktivitas manusia. Prediksi jangka panjang juga menunjukkan bahwa periode panas dengan lonjakan yang cukup menonjol tetap berpotensi terjadi pada Juli dan Agustus.

Dengan demikian, pekan ini dapat dimaknai sebagai masa jeda dari panas ekstrem, meski hujan yang datang tidak merata ke seluruh wilayah. Bagi masyarakat, yang perlu dicermati adalah perubahan arah cuaca menuju akhir pekan, karena peluang pemanasan kembali masih terbuka lebar.