Hukum & Kriminal

Dua Remaja Tewas di Selokan Mustikajaya Bekasi, Diduga Terlibat Tawuran

×

Dua Remaja Tewas di Selokan Mustikajaya Bekasi, Diduga Terlibat Tawuran

Sebarkan artikel ini
Pemuda yang Tewas di Selokan Bekasi Diduga Terlibat Tawuran News 20 Juni 2026
Ilustrasi: Pemuda yang Tewas di Selokan Bekasi Diduga Terlibat Tawuran

jurnalistik.co.id – Dua pemuda ditemukan tewas di selokan di Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (20/6/2026). Peristiwa itu diduga berkaitan dengan aksi tawuran.

Kedua korban berinisial D (17) dan K (19). Keduanya ditemukan di lokasi kejadian, sementara seorang korban lain berinisial MIA (18) selamat dan sempat dimintai keterangan oleh warga setelah ditemukan dalam kondisi terluka.

Dugaan keterkaitan dengan tawuran muncul dari keterangan korban yang selamat. Petugas keamanan di sekitar lokasi, Rian (36), mengatakan MIA menyebut kejadian tersebut sebagai tawuran.

Rian menyampaikan, “Ya itu, tawuran. Korban yang selamat juga bilangnya itu (tawuran),” saat ditemui di lokasi kejadian pada Sabtu (20/6/2026).

Menurut Rian, informasi tersebut juga didukung penelusuran dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di tempatnya bekerja. Berdasarkan rekaman itu, ketiga korban diketahui berboncengan menggunakan satu sepeda motor sebelum insiden terjadi.

Rian menjelaskan sepeda motor yang ditumpangi korban diduga sempat menabrak trotoar atau masuk ke dalam selokan hingga membuat mereka terjatuh. Ia menggambarkan perubahan situasi di lokasi terlihat dari CCTV.

Rian mengatakan, “Kalau dilihat dari CCTV, motornya sempat kayak loncat dulu gitu, terus jatuh lagi, nyeburnya ke got,”. Ia menambahkan bahwa setelah kejadian, bekas cipratan air dari selokan masih terlihat di badan jalan.

Setelah para korban terjatuh, menurut Rian, kejadian berlanjut dengan serangan dari sekelompok orang. “Setelah jatuh kemudian ada penyerangan,” ujarnya.

Rian menyebut dari rekaman CCTV terlihat rombongan yang diduga terlibat penyerangan berjumlah sekitar enam sepeda motor. Ia juga mengatakan sepeda motor milik para korban diduga dibawa kabur oleh rombongan tersebut setelah insiden.

Ia menuturkan, “Kalau dari CCTV yang saya lihat, yang melakukan penyerangan sekitar enam motor. Terus motor korbannya juga dibawa,”.

Peristiwa itu terjadi pada rentang waktu sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB. Rian menjelaskan kondisi sekitar lokasi saat kejadian masih gelap dan suasananya sepi.

Rian menambahkan, “Kondisi di sini memang gelap karena masih agak malam. Jam segitu juga memang sepi,”. Pengamatannya di lokasi menyebut korban yang selamat mengalami luka di bagian perut.

Hingga saat informasi dihimpun, insiden tersebut masih berangkat dari keterangan korban selamat serta pengamatan dari rekaman CCTV. Dugaan tawuran menjadi kesimpulan sementara karena adanya pernyataan langsung dari MIA dan pola kejadian yang terlihat pada rekaman, mulai dari perjalanan satu sepeda motor, terjatuh, hingga serangan menggunakan beberapa sepeda motor.

Dengan adanya keterlibatan sejumlah sepeda motor dalam penyerangan sebagaimana tampak di CCTV, serta dugaan sepeda motor korban ikut dibawa pergi, insiden di selokan Jalan Raya Mustikajaya itu menjadi perhatian warga sekitar. Proses pendalaman selanjutnya diharapkan dapat menegaskan pihak-pihak yang terlibat serta kronologi lengkap kejadian.

Kasus ini bermula ketika ketiga korban berboncengan di satu sepeda motor sebelum terjatuh di area selokan. Setelah itu, sesuai keterangan Rian dari rekaman CCTV, para korban dihampiri dan terjadi penyerangan yang melibatkan sekitar enam sepeda motor, sementara sepeda motor para korban diduga turut dibawa kabur.

Bagi warga setempat, rentang waktu dini hari dan kondisi lokasi yang minim pencahayaan membuat kejadian berlangsung cepat. Namun, rekaman CCTV yang dapat ditinjau memberikan gambaran urutan kejadian yang dipakai untuk mendukung dugaan bahwa peristiwa tersebut berhubungan dengan tawuran.

Menurut penuturan Rian, sebelum insiden utama terjadi, ketiga korban sempat terlihat bepergian dengan satu sepeda motor dan kondisi di titik kejadian berubah setelah kendaraan tersebut mengalami insiden di dekat selokan. Setelah mereka terjatuh, situasi berkembang cepat hingga serangan berikutnya melibatkan beberapa sepeda motor sebagaimana terekam pada CCTV.

Rian juga menegaskan bahwa dugaan tawuran tidak hanya mengandalkan pengamatan visual, melainkan selaras dengan keterangan korban yang selamat. Dalam penelusuran di lokasi, MIA disebut mengalami luka di bagian perut dan menyampaikan bahwa kejadian yang dialaminya berkaitan dengan tawuran, sehingga menjadi dasar awal penyimpulan kronologi.

Berdasarkan rentang waktu sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB, suasana yang masih gelap dan sepi turut memengaruhi dinamika di lokasi. Warga pun menaruh perhatian karena keterlibatan sejumlah sepeda motor terlihat jelas, termasuk dugaan sepeda motor para korban ikut dibawa pergi, sementara pendalaman lanjutan diharapkan mampu memperjelas pihak yang terlibat dan urutan peristiwa secara lebih utuh.