Hukum & Kriminal

Polisi Bekasi Mengantongi Identitas Dua Pencuri Motor yang Viral

×

Polisi Bekasi Mengantongi Identitas Dua Pencuri Motor yang Viral

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polisi Kantongi Identitas Dua Pencuri Motor di Bekasi

jurnalistik.co.id – Polisi di Kota Bekasi telah mengantongi identitas dua terduga pencuri motor yang sempat viral di media sosial. Sepeda motor Honda Beat milik korban telah ditemukan dan dikembalikan, sementara proses pengejaran masih berlangsung.

Kasus ini mencuat setelah unggahan akun Instagram @violaptriii_ menarik perhatian publik. Menurut kepolisian, penyidik sudah mengidentifikasi kedua pelaku dan kini fokus pada pelacakan di lapangan.

Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya menyampaikan bahwa dua tersangka masih berada dalam tahap pengejaran. Ia menegaskan identitas keduanya sudah diketahui.

“Saat ini dua pelaku masih dalam tahap pengejaran, tapi sekarang sudah dikantongi identitasnya,” ujar Bintang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (4/8/2026).

Dalam keterangannya, Bintang juga menyebut sepeda motor korban sudah dapat diamankan. Sepeda motor Honda Beat tersebut dilaporkan telah ditemukan dan kemudian dikembalikan kepada pemiliknya.

“Penyelidikan masih terus berjalan,” kata dia, menekankan bahwa pengungkapan kasus akan dilanjutkan untuk memastikan peran masing-masing terduga pelaku secara utuh.

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Medan Satria AKP Isack Erixon menjelaskan rangkaian kejadian berawal dari pencurian pada akhir Juli lalu. Ia memaparkan, motor korban diambil di kawasan pinggir Kali, depan Pergudangan Logos, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Selasa (28/7/2026) malam.

Keesokan harinya, korban bersama keluarga berupaya melengkapi informasi dengan mencari rekaman kamera pengawas (CCTV). Korban turun bersama ibu, adik perempuan, serta seorang rekannya untuk menelusuri bukti dari rekaman tersebut.

Isack mengatakan, dari CCTV korban mengaku mengenali sosok yang diduga pelaku. Menurut dia, kedekatan itu muncul karena korban dan pelaku ternyata sama-sama bekerja di tempat yang sama.

“Antara korban dan pelaku ini rupanya saling kenal karena mereka satu kerjaan, jadi dia (korban) tahu orangnya,” ujar Isack.

Berdasarkan penelusuran berikutnya, korban kemudian mendatangi lokasi yang berkaitan dengan terduga pelaku. Pada Kamis (30/7/2026), korban bersama keluarganya datang ke tempat kos terduga pelaku untuk meminta klarifikasi.

Namun, terduga pelaku membantah tuduhan tersebut. Setelah itu, ia disebut menghubungi seorang rekan, yang lantas menyarankan agar persoalan diselesaikan melalui jalur tertentu.

Isack menerangkan, rekan terduga pelaku menyarankan agar kasus ditangani di rumah Ketua RT setempat. Arahan itu kemudian menjadi bagian dari upaya keluarga korban memahami situasi sebelum proses penyidikan semakin mengarah.

Di sisi lain, penyelidikan yang dilakukan polisi turut mengarah pada pengungkapan modus pencurian dan bagaimana motor dipindahkan. Isack menyebut polisi akhirnya menemukan Honda Beat milik korban di rumah mertua terduga pelaku kedua.

Ia menjelaskan cara kerja yang digunakan para pelaku. Menurut Isack, motor diambil dengan cara merusak bagian setang terlebih dahulu, lalu dibawa, sebelum akhirnya diserahkan atau ikut “diatur” bersama terduga pelaku kedua.

“Jadi modusnya motor dipatahkan setangnya, kemudian dibawa jalan, terus disetut sama terduga pelaku kedua. Jadi motornya ini disimpan sama terduga pelaku kedua di rumah mertuanya,” kata Isack.

Dengan temuan tersebut, polisi menyatakan motor yang sempat hilang sudah berada di pihak mereka untuk proses pemeriksaan lanjutan. Sepeda motor Honda Beat kemudian dikembalikan kepada pemiliknya setelah rangkaian pengecekan dilakukan.

Saat ini, polisi masih mengejar kedua terduga pelaku. Meski identitasnya sudah dikantongi dan barang bukti utama sudah ditemukan, proses pembuktian akan terus dilakukan untuk menuntaskan keterkaitan keduanya dalam kasus ini.

Selain melacak keberadaan para tersangka, polisi juga berupaya mengumpulkan informasi pendukung agar penyidik dapat menjelaskan secara rinci peran masing-masing. Bintang menegaskan penyelidikan tetap berjalan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kasus tersebut.

“Penyelidikan masih terus berjalan,” ulang Isack dan Bintang menekankan arah proses penyidikan yang belum selesai.

Sementara itu, bagi korban, kembalinya Honda Beat memberi kepastian bahwa motor yang hilang bisa dipulihkan. Meski demikian, keluarga korban tetap menunggu hasil lanjutan agar proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan sesuai ketentuan.