Olahraga

Fabio Capello Ungkap Alasan Ronaldo Nazario Keluar dari Real Madrid pada Januari 2007

1
×

Fabio Capello Ungkap Alasan Ronaldo Nazario Keluar dari Real Madrid pada Januari 2007

Sebarkan artikel ini
Fabio Capello Beberkan Alasan Ronaldo Tinggalkan Real Madrid Bola 7 Juni 2026
Ilustrasi: Fabio Capello Beberkan Alasan Ronaldo Tinggalkan Real Madrid

jurnalistik.co.id – Fabio Capello membahas keputusan yang membuat Ronaldo Nazario meninggalkan Real Madrid pada Januari 2007. Dalam pemaparannya, mantan pelatih kenamaan itu menekankan bahwa persoalan disiplin menjadi pertimbangan utama di balik langkah tegas tersebut.

Capello mengungkapkan bahwa meski ia mengakui talenta fenomenal Ronaldo, ia tetap tidak menjadikan kemampuan di lapangan sebagai satu-satunya standar dalam skuadnya. Menurut Capello, keretakan hubungan mereka muncul karena masalah gaya hidup di luar lapangan yang ia anggap tidak bisa dibiarkan berlanjut.

Pengakuan itu disampaikan Capello dalam acara Milano Football Week. Di kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa kualitas Ronaldo tidak ia lihat pada pemain lain yang pernah ia latih selama karier kepelatihannya.

Capello menyatakan, “Tanpa ragu, Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah saya latih,” kata Capello dikutip dari Football Italia. Dalam lanjutan penjelasannya, ia menambahkan, “Memang, dia tidak suka berkorban atau berlatih, tetapi dia memiliki kualitas yang tidak saya lihat pada pemain lain, benar-benar unik.”

Sejalan dengan itu, Capello menempatkan disiplin sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar. Ia menggambarkan bahwa meski Ronaldo merupakan sosok yang dikagumi, Capello merasa perlu mengambil langkah drastis agar profesionalisme tim tetap terjaga.

Dalam narasi yang ia sampaikan, keputusan untuk menyingkirkan “Il Fenomeno” dari skuad Los Blancos saat itu menjadi salah satu topik paling hangat dalam bursa transfer musim dingin 2007. Langkah tersebut, pada akhirnya, memuluskan jalan Ronaldo menuju klub berikutnya.

Capello menjelaskan bahwa ketegasan sang manajer dalam menerapkan standar disiplin yang tinggi menjadi alasan mengapa ia tidak bisa membiarkan perilaku bintang tersebut terus berlanjut. Dengan pertimbangan yang ia sebut sebagai bentuk penjagaan profesionalisme tim, Ronaldo lalu diarahkan untuk melanjutkan kariernya di tempat lain.

Pepindahan Ronaldo tersebut juga berkaitan dengan kepulangan ke San Siro. Di periode itu, kepindahan sang striker ke AC Milan terjadi ketika klub tersebut berada di bawah kepemilikan Silvio Berlusconi.

Melalui keputusan yang diambil pada Januari 2007, Ronaldo mendapatkan babak baru setelah sebelumnya memiliki memori panjang bersama rival sekota Rossoneri, Inter Milan. Dalam konteks tersebut, langkah Ronaldo ke AC Milan menjadi kelanjutan dari rangkaian perpindahan yang sempat menjadi sorotan di bursa transfer.

Setelah resmi bergabung, Ronaldo sempat tampil bersama klub barunya tersebut dalam 20 pertandingan kompetitif. Dalam rentang waktu itu, ia mencatatkan sembilan gol serta lima assist.

Capello juga menyinggung sisi lain dari kebiasaan yang ia nilai tidak sesuai dengan standar latihan yang ia terapkan. Ia menyebut bahwa Ronaldo kurang menggemari sesi latihan keras dan cenderung tidak terlalu menyukai pengorbanan di lapangan, sehingga sulit untuk menyelaraskan kebutuhan tim dengan pola yang dijalani pemain.

Meski begitu, Capello tetap memberikan penilaian tinggi pada kemampuan Ronaldo. Ia menggambarkan bahwa kualitas yang dimiliki Ronaldo berbeda dan unik, bahkan menurutnya tidak dapat disandingkan dengan pemain-pemain lain yang pernah ia latih.

Setelah masa kiprahnya di Eropa berlanjut, perjalanan Ronaldo akhirnya membawa dirinya kembali ke tanah kelahirannya, Brasil. Ia memperkuat Corinthians sebelum kemudian memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola profesional pada Februari 2011.

Dengan demikian, penjelasan Capello menghadirkan benang merah antara bakat dan standar profesional yang ia terapkan. Keputusan mendesak pada Januari 2007 tersebut digambarkan sebagai upaya menjaga disiplin tim, sekaligus menjadi titik yang memfasilitasi perpindahan Ronaldo ke AC Milan.