Otomotif

GR Garage Auto2000 Racing Team Mengumumkan 4 Pebalap untuk Musim Ini

0
×

GR Garage Auto2000 Racing Team Mengumumkan 4 Pebalap untuk Musim Ini

Sebarkan artikel ini
GR Garage Auto2000 Racing Team Umumkan 4 Pebalap Musim Ini Otomotif 5 Juni 2026
Ilustrasi: GR Garage Auto2000 Racing Team Umumkan 4 Pebalap Musim Ini

jurnalistik.co.id – GR Garage Auto2000 Racing Team (GRT) kembali berlaga pada Kejurnas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 dan Agya One Make Race (OMR) 2026. Seluruh seri Kejurnas tahun ini akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026.

Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Auto2000, menyampaikan bahwa keikutsertaan tim GRT menjadi bagian dari upaya pengembangan ekosistem motorsport Indonesia. Anton juga menekankan pentingnya proses yang mendukung performa tim, termasuk ketelitian dan kecepatan mengambil keputusan di lintasan.

“Komitmen Auto2000 untuk bisa berinovasi dalam memberikan layanan terbaik kepada AutoFamily. Di dunia motorsport kita belajar pentingnya presisi, kecepatan pengambilan keputusan, kolaborasi tim, dan inovasi teknologi,” ujar Anton di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Anton menyebut target GRT musim ini adalah memberikan dukungan maksimal kepada para pembalap yang membawa nama Auto2000. Tim juga berupaya mempertahankan gelar juara yang diraih pada musim sebelumnya.

“Targetnya adalah memberikan dukungan maksimal kepada para pembalap yang membawa nama Auto2000 dan mempertahankan gelar juara tahun lalu,” demikian Anton dalam rilis yang sama. Pada tahun lalu, Auto2000 memperoleh hasil positif dengan total 21 podium pada ITCR1200 dan Agya OMR.

Auto2000 juga mengantongi predikat tim terbaik ketiga di belakang tim pabrikan. Pencapaian tersebut menjadi acuan bagi tim dalam menyusun persiapan menghadapi musim Kejurnas 2026.

Yagimin, Chief Marketing Auto2000, mengatakan tahun ini persiapan tim sudah lebih baik dibanding periode sebelumnya. Ia menyebut proses tersebut berfungsi sebagai tempat pengasahan kemampuan dalam pengembangan mobil performa tinggi.

“Ini menjadi laboratorium Auto2000 dalam menempa skill mekanik untuk mengembangkan mobil performa tinggi, untuk bersaing dengan mekanik profesional lain di seluruh Indonesia,” kata Yagimin.

GRT sendiri resmi berdiri pada Mei 2025. Tim balap ini merupakan tim non pabrikan di bawah kendali GR Garage by Auto2000.

Dalam pembentukan kendaraan, GRT membangun Toyota Agya dengan dukungan dari prinsipal PT Toyota Astra Motor, TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI), serta Toyota Customizing & Development (TCD). Dukungan tersebut menjadi dasar dalam proses modifikasi agar mobil tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Dalam proses modifikasi, tim menyatakan tidak mengalami banyak kesulitan agar hasilnya maksimal dan sesuai regulasi. Dengan mengandalkan spesifikasi standar pabrikan, engineer Auto2000 melakukan tuning untuk meningkatkan level of competitiveness Agya.

Memasuki musim ini, GRT menggandeng empat pebalap profesional. Keempat pebalap tersebut adalah Romy Tahrizi, Aris F Harvenda, Leo Bagas, dan Ferry Saputra.

Kolaborasi antara tim, dukungan prinsipal, serta susunan pebalap menjadi fondasi persiapan GRT menghadapi rangkaian ITCR 1200 dan Agya OMR 2026 di Mandalika. Melalui pendekatan yang menekankan presisi, kerja sama tim, dan inovasi teknologi, GRT menargetkan dukungan penuh bagi para pembalap yang membawa nama Auto2000.

Pada musim 2026, GRT memposisikan keterlibatannya sebagai bagian dari kesinambungan kerja yang terukur, mulai dari perancangan hingga pelaksanaan di akhir pekan balap. Tim menekankan bahwa setiap tahap persiapan diarahkan agar mobil siap menghadapi karakter Sirkuit Mandalika, sekaligus tetap berada dalam koridor regulasi yang ditetapkan untuk ITCR 1200 dan Agya OMR.

Dari sisi teknis, pendekatan yang dipilih adalah mengoptimalkan dasar spesifikasi standar pabrikan melalui penyetelan yang lebih presisi. Dengan cara itu, tuning diarahkan untuk menaikkan daya saing Agya tanpa meninggalkan prinsip kepatuhan aturan, sekaligus menjaga konsistensi performa saat pengujian maupun balapan berlangsung.

Untuk menguatkan kesiapan tim, jajaran manajemen juga menyoroti peran kolaborasi lintas fungsi. Melalui kerja tim dan ekosistem yang dibangun Auto2000, GRT memanfaatkan momen kompetisi sebagai ruang pembelajaran, termasuk pengasahan kemampuan mekanik dan penyelarasan pengambilan keputusan di lintasan. Susunan pebalap yang ada diharapkan menjadi penguat strategi tersebut dalam mengejar target dukungan maksimal bagi pembalap Auto2000.