Otomotif

Harga BYD M6 DM, Usik Segmen PHEV dan Hybrid; Mulai Rp 298 Juta

×

Harga BYD M6 DM, Usik Segmen PHEV dan Hybrid; Mulai Rp 298 Juta

Sebarkan artikel ini
Harga BYD M6 DM, Usik Segmen PHEV dan Hybrid Otomotif 18 Juni 2026
Ilustrasi: Harga BYD M6 DM, Usik Segmen PHEV dan Hybrid

jurnalistik.co.id – JAKARTA—Kehadiran BYD M6 DM (Dual Mode) tidak sekadar menambah pilihan baru di pasar elektrifikasi, tetapi juga memperketat persaingan di segmen hybrid, khususnya untuk pasar keluarga yang mencari kendaraan 7-seater.

Mobil ini dipasarkan sebagai plug-in hybrid (PHEV) dengan harga mulai Rp 298 juta. Dengan statusnya sebagai PHEV termurah dalam daftar harga on the road (OTR) Jakarta yang dirangkum pada Juni 2026, BYD M6 DM diproyeksikan mampu memberi tekanan pada kompetitor di kelas PHEV, sekaligus mengincar konsumen yang sebelumnya mempertimbangkan pilihan hybrid.

Dampak persaingannya tidak hanya terbatas pada model-model PHEV. BYD M6 DM juga berpotensi menyasar mobil hybrid hingga kendaraan konvensional yang bermain di format 7-seater, baik varian MPV maupun SUV.

Jika dilihat dari jangkauan sasarannya, BYD M6 DM disebut berpotensi mengganggu Wuling Darion dan Eksion PHEV, serta tidak menutup kemungkinan menargetkan alternatif hybrid dari beberapa merek lain. Model yang disebut berpotensi terdampak mencakup Toyota Veloz Hybrid, Zenix Hybrid, Ertiga dan XL7 Hybrid, bahkan hingga Honda Step WGN serta Nissan Serena e-Power.

Pendekatan BYD pada M6 DM juga menempatkan teknologi sebagai bagian dari nilai tawar. Daya tariknya dipusatkan pada teknologi Dual Mode (DM) yang diklaim tidak hanya mengikuti tren, tetapi menjadi upaya memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia sekaligus berfungsi sebagai jembatan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Dual Mode dan cara kerja

Pada dasarnya, teknologi DM dikembangkan melalui pendekatan EV-oriented. Artinya, pengalaman berkendara ditempatkan agar terasa seperti kendaraan listrik sebagai prioritas utama. Dengan sistem ini, motor listrik disebut menjadi sumber tenaga utama ketika mobil digunakan.

Konsepnya adalah kendaraan dapat melaju dengan tenaga listrik terlebih dahulu. Ketika kebutuhan penggunaan meningkat atau kondisi baterai mulai berubah, mesin bensin mengambil peran sebagai pendukung untuk memastikan mobil tetap bisa melaju dan memberikan tenaga yang dibutuhkan.

Dalam penjelasan teknis yang disampaikan, mesin bensin berkapasitas 1.500 cc bekerja saat diperlukan, misalnya ketika kapasitas baterai mulai menurun atau saat membutuhkan tenaga ekstra untuk menambah kecepatan.

Dengan karakter kerja seperti itu, BYD memposisikan DM sebagai mekanisme yang menjaga fase penggunaan berbasis listrik, sambil menyediakan dukungan mesin bensin di momen-momen tertentu. Dari sisi transisi, klaim yang disampaikan adalah DM menjadi penghubung menuju penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Harga BYD M6 DM dan pembanding hybrid/PHEV per Juni 2026

Bagi yang penasaran dengan harga mobil hybrid saat ini, berikut daftar lengkapnya per Juni 2026 untuk OTR Jakarta. Pada jajaran BYD M6 DM, tipe Cross mencantumkan beberapa varian, yaitu Superior Captain dengan harga Rp 390.000.000, Superior seharga Rp 380.000.000, serta Advanced dengan harga Rp 360.000.000.

Sementara untuk varian M6 DM Classic, Dynamic dibanderol Rp 318.000.000 dan Standard ditetapkan dengan harga Rp 298.000.000. Dengan angka Rp 298.000.000 tersebut, M6 DM Standard menjadi titik harga yang menonjol dalam daftar PHEV yang dirujuk untuk periode Juni 2026.

Untuk pembanding dari Wuling, Eksion PHEV CE tercatat Rp 449.000.000, sedangkan Eksion PHEV EX berada di harga Rp 499.000.000. Di kategori yang sama, Cortez Darion PHEC EX dicantumkan Rp 499.000.000, sementara Cortez Darion PHEV CE disebut Rp 449.000.000.

Masih dalam daftar pembanding hybrid, Almaz Hybrid tercantum Rp 479.000.000, dan Almaz RS Pro Hybrid berada di harga Rp 445.000.000. Rincian harga ini menjadi konteks untuk melihat posisi BYD M6 DM ketika kompetitor menggunakan skema hybrid atau PHEV dengan rentang harga yang berbeda-beda.

Secara keseluruhan, kehadiran BYD M6 DM dengan harga mulai Rp 298 juta dan implementasi teknologi Dual Mode menempatkan model ini sebagai kandidat kuat yang dapat memengaruhi pertimbangan konsumen. Tidak hanya menantang segmen PHEV, M6 DM juga berpotensi mengarah pada pasar hybrid 7-seater yang selama ini menjadi ruang kompetisi untuk berbagai MPV dan SUV.