Hukum & Kriminal

Alan MacPherson (83) divonis 4 tahun penjara setelah lebih dari 2 juta gambar pelecehan seksual anak di Skotlandia disebut “exceptional”

×

Alan MacPherson (83) divonis 4 tahun penjara setelah lebih dari 2 juta gambar pelecehan seksual anak di Skotlandia disebut “exceptional”

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pensioner with 'largest hoard' of child abuse images found in Scotland jailed

jurnalistik.co.id – Alan MacPherson, pria pensiunan berusia 83 tahun dari Stenhousemuir, Skotlandia, dijatuhi hukuman penjara empat tahun. Putusan itu menyusul temuan polisi pada penggerebekan tahun 2025 yang mengungkap kepemilikan materi pelecehan seksual anak dalam jumlah sangat besar di sejumlah perangkat elektronik.

MacPherson dinyatakan memiliki lebih dari dua juta gambar yang dikaitkan dengan pelecehan seksual anak. Dari jumlah tersebut, lebih dari 805.000 gambar diidentifikasi menggambarkan pelecehan seksual anak, dengan sebagian besar masuk dalam kategori yang paling serius.

Dalam persidangan di Falkirk Sheriff Court, hakim Sheriff Mayram Labaki menilai besarnya koleksi MacPherson sebagai sesuatu yang “exceptional”. Menurut Labaki, skala tersebut membuat sebagian besar materi tidak sempat diperiksa dan dikategorikan secara forensik.

Vonis empat tahun dan pernyataan hakim

Hakim Labaki menyampaikan bahwa kuantitas gambar begitu besar hingga “a substantial proportion could not be examined and categorised by forensic examiners.” Ia juga menegaskan prinsip bahwa “Every image records the abuse or exploitation of a child. The possession and circulation of such material perpetuates that abuse.”

MacPherson kemudian dijatuhi pengawasan selama tiga tahun setelah masa tahanan selesai. Setelah itu, ia juga ditempatkan dalam daftar pelaku kejahatan seksual (sex offenders register) untuk seumur hidup.

Dari keterangan yang terungkap di pengadilan, MacPherson sebelumnya mengakui telah mengunduh materi tersebut selama periode 14 tahun. Ia juga mendapat penegasan bahwa sikapnya terhadap tindakannya tidak menunjukkan penyesalan yang memadai.

Labaki menambahkan penilaian yang lebih tegas: “Your views towards your offending and your victims are unconscionable.” Ia merujuk pada bagian-bagian dalam laporan pekerja sosial tempat MacPherson menyatakan bahwa anak-anak tersebut bukan hanya “consenting”, melainkan “willing participants”. Hakim juga menilai, “Your attitude is unremorseful”.

Fakta temuan polisi dan cara materi disebarkan

Persidangan menyebut polisi menyita sembilan perangkat, meliputi komputer, ponsel, kamera digital, sebuah USB stick, serta perangkat penyimpanan eksternal. Materi pelecehan anak ditemukan pada seluruh perangkat tersebut, dan lima di antaranya menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Pengadilan juga mendengar bahwa pada salah satu perangkat, hampir 1,4 juta gambar masih belum diberi penilaian (ungraded), karena cakupan koleksinya terlalu luas untuk ditangani dalam proses kategorisasi yang dilakukan.

MacPherson ditangkap setelah polisi mengidentifikasi bahwa alamat IP miliknya digunakan untuk mendistribusikan materi pelecehan seksual anak. Dalam penjelasan jaksa, Rachel Wallace menyebut bahwa pada Juli 2025 MacPherson memposting sejumlah gambar eksploitasi seksual anak—yang diklasifikasikan sebagai kategori paling serius—dalam percakapan daring dengan petugas polisi yang menyamar.

Wallace menjelaskan bahwa meski MacPherson memakai aplikasi pesan yang dirancang untuk anonim, polisi tetap mampu menelusuri pesan tersebut hingga ke rumahnya. Korban dalam materi yang dimaksud adalah perempuan, sebagian besar berusia antara sembilan dan 15 tahun, dan setidaknya satu di antaranya kemungkinan berusia tujuh tahun.

Jaksa Wallace menyatakan, “Police have advised us this is quite possibly the largest collection of child sexual abuse material ever seen by Police Scotland.” Ia juga menegaskan bahwa informasi ini menjadi bagian dari penilaian menyeluruh pihak penegak hukum terhadap skala perkara.

Pembelaan dan keterangan dari kuasa hukum

Di pihak pembelaan, solicitor advocate Stephen Biggam menyampaikan sejumlah faktor yang ia ajukan sebagai pertimbangan. Ia menyebut MacPherson “would ‘steadily lose his eyesight’” karena macular degeneration. Biggam juga mengatakan, “The court might take the view that will eliminate or significantly mitigate any risk going forward.”

Biggam menambahkan bahwa saat MacPherson dalam tahanan, istrinya mengajukan berkas perceraian. Ia juga menyampaikan bahwa “It’s been made plain to him that his wife, his son, and 99% of people in general, want nothing more to do with him.”

Dengan rangkaian fakta tentang besarnya koleksi, kategori gambar yang teridentifikasi, proses pemeriksaan yang tidak sepenuhnya selesai akibat skala, serta temuan terkait pendistribusian melalui alamat IP, putusan empat tahun dijatuhkan sebagai respons hukum atas tindak pidana yang terbukti.