jurnalistik.co.id – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Gorontalo menggelar patroli dialogis di wilayah pesisir sebagai ruang komunikasi langsung dengan warga nelayan. Kegiatan ini diarahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus menampung masukan dari lapangan.
Patroli dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 15.00 WITA. Personel Dit Polairud menyambangi masyarakat di pesisir Desa Modelomo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam pelaksanaan, petugas berdialog langsung dengan sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan pesisir. Percakapan dipusatkan pada penyampaian pesan kamtibmas dan upaya penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat.
Selain menyampaikan arahan, petugas juga memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta persoalan yang mereka hadapi dalam rutinitas sehari-hari. Masukan tersebut kemudian dijadikan bahan untuk koordinasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan instansi terkait.
Salah satu keluhan yang mengemuka berasal dari warga Desa Modelomo terkait ketersediaan air bersih. Warga menilai distribusi air yang seharusnya tersedia sesuai jadwal, kerap tidak tersalurkan sebagaimana mestinya.
Menurut keterangan warga, distribusi air dijadwalkan satu kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa. Namun dalam praktiknya, jadwal tersebut sering tidak berjalan secara konsisten, sehingga kebutuhan warga tidak terpenuhi tepat waktu.
Warga berharap adanya perbaikan pelayanan agar distribusi air bersih dapat berjalan rutin dan sesuai kepastian jadwal. Mereka juga meminta adanya langkah nyata untuk memastikan ketersediaan air menjadi lebih teratur dalam jangka panjang.
Di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan harapan dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk pembangunan sumur bor sebagai alternatif sumber air bersih. Upaya tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga pesisir.
Berita Terkait
- Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang sampaikan pesan kamtibmas lewat Jumat Keliling, ajak warga jaga kerukunan
- Dansat Brimob Polda Gorontalo Tekankan Jaga Kesehatan dan Disiplin Personel Saat Apel Pagi
- Hari Kesembilan Operasi Patuh Otanaha 2026, Kabag Ops Ditlantas Polda Gorontalo Tegur Kendaraan ODOL
Menanggapi aspirasi tersebut, Dit Polairud Polda Gorontalo menyatakan akan menampung serta meneruskan keluhan warga kepada instansi terkait. Penyampaian itu dilakukan agar menjadi bahan koordinasi dan pertimbangan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Patroli dialogis dipimpin oleh IPDA Rahmat Akbar, S.H., selaku Panit Sipatwalairud Subdit Patroliairud Dit Polairud Polda Gorontalo. Kegiatan juga melibatkan personel patroli dialogis serta anggota KPC XXIX-2008/Kota Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai informasi yang dianggap penting, termasuk kondisi yang memerlukan perhatian dari pihak terkait. Langkah ini sekaligus memperkuat peran masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi mengenai situasi kamtibmas.
Direktur Polairud Polda Gorontalo, KBP Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir melalui komunikasi, pembinaan, dan penyerapan aspirasi. Pendekatan dialogis dinilai dapat mempererat hubungan Polri dan warga serta membantu mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan koordinasi.
Dengan pola patroli yang menekankan percakapan langsung, petugas diharapkan tidak hanya melakukan kontrol keamanan, tetapi juga membangun kedekatan yang bermanfaat bagi pemecahan masalah di masyarakat. Warga pun diminta berperan aktif menjaga kamtibmas serta menyampaikan keluhan maupun informasi yang relevan.
Kegiatan patroli dialogis ini menjadi bentuk hadirnya aparat kepolisian di tengah komunitas pesisir, sekaligus menjadi saluran aspirasi bagi warga Desa Modelomo. Melalui upaya tersebut, keluhan terkait air bersih diharapkan dapat memperoleh perhatian melalui proses koordinasi yang tepat, sesuai tugas dan fungsi masing-masing pihak.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas menekankan pentingnya komunikasi dua arah agar warga dapat menyampaikan kebutuhan maupun kendala yang mereka rasakan di pesisir. Setiap masukan diarahkan agar dapat dipetakan sebagai kebutuhan yang memerlukan koordinasi.
Untuk keluhan terkait layanan air bersih, warga menyampaikan bahwa keteraturan jadwal menjadi aspek utama yang mereka harapkan. Mereka berharap informasi mengenai waktu distribusi dapat dipastikan berjalan konsisten, sehingga aktivitas warga tidak terganggu.
Dit Polairud juga mengingatkan agar masyarakat terus berperan menjaga situasi kamtibmas melalui penyampaian informasi yang relevan. Aspirasi yang telah disampaikan di lokasi diharapkan menjadi bahan rujukan dalam proses tindak lanjut sesuai mekanisme instansi terkait.












