Hukum & Kriminal

Jamin Keamanan Malam, Tim Patroli Perintis Dit Samapta Polda Gorontalo Dipimpin Ipda Ismail Dai SH Sasar Titik Rawan dan Tempat Hiburan (Minggu 25/10/2026)

×

Jamin Keamanan Malam, Tim Patroli Perintis Dit Samapta Polda Gorontalo Dipimpin Ipda Ismail Dai SH Sasar Titik Rawan dan Tempat Hiburan (Minggu 25/10/2026)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jamin Keamanan Warga di Malam Hari, Tim Patroli Perintis Dit Samapta Polda Gorontalo Sasar Titik Rawan dan Tempat Hiburan

jurnalistik.co.id – Direktorat Samapta Polda Gorontalo melalui Tim Patroli Perintis Presisi (3P) menggelar operasi cipta kondisi untuk menekan potensi tindak kejahatan jalanan, peredaran minuman keras, penyalahgunaan obat terlarang, hingga penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Gorontalo, pada Minggu 25/10/2026.

Operasi tersebut dijalankan sebagai langkah preventif dengan pendekatan patroli di titik-titik yang dinilai rawan, sekaligus untuk memastikan situasi tetap tertib ketika warga beristirahat di malam hari.

Patroli perintis ini dipimpin Ipda Ismail Dai, S.H., dengan melibatkan 16 personel yang menyisir sejumlah warung, fasilitas penginapan, serta tempat hiburan malam.

Operasi cipta kondisi di Telaga Biru

Pada pelaksanaan penyisiran, petugas memeriksa kios kelontong serta fasilitas penginapan dan hotel yang berada di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Selain melakukan pemeriksaan, tim juga menyampaikan imbauan kepada pihak pengelola agar lebih selektif menerima tamu guna mencegah praktik asusila.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban lingkungan, agar aktivitas warga tetap berjalan dengan aman dan terhindar dari hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.

Temuan di tempat hiburan malam

Setelah pemeriksaan di area hunian dan usaha, kegiatan berlanjut ke lokasi hiburan malam yang terpantau berpotensi menjadi tempat berkumpulnya tindakan menyimpang.

Di salah satu bilik karaoke, petugas menemukan enam remaja berstatus pelajar sedang mengonsumsi minuman keras serta menghirup lem.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyitaan barang bukti, yakni sisa miras, cerek oplosan, serta kaleng lem kuning terbuka.

Seluruh remaja yang diamankan beserta barang bukti selanjutnya dibawa untuk diproses sesuai prosedur penanganan perkara.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tindakan pengamanan dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus penegakan yang menargetkan perilaku yang berisiko mendorong gangguan keamanan dan ketertiban.

Komitmen jaga kamtibmas malam hingga dini hari

Ipda Ismail Dai, S.H. menegaskan patroli perintis diselenggarakan sebagai wujud nyata dalam menjalankan arahan dan perintah pimpinan demi menjaga stabilitas kamtibmas secara berkesinambungan.

“Kehadiran personel Dit Samapta Polda Gorontalo di lapangan pada malam hingga dini hari merupakan komitmen kami dalam menjalankan perintah pimpinan. Kami hadir untuk membuat masyarakat merasa tenang dan benar-benar yakin bahwa keamanan lingkungan mereka selalu terjaga, sekaligus membentengi generasi penerus dari bahaya pergaulan bebas dan zat adiktif,” tegasnya.

Menurut penegasan tersebut, keberadaan personel di lapangan bukan hanya bertujuan menjaga rasa aman warga, tetapi juga untuk membentengi generasi penerus dari bahaya pergaulan bebas dan zat adiktif.

Dengan pola patroli yang menyasar tempat-tempat berpotensi menimbulkan kerawanan, tim berharap masyarakat dapat beristirahat dengan lebih tenang karena keamanan lingkungan tetap diawasi.

Penyerahan ke Tipiring dan koordinasi lanjutan

Usai proses pengamanan, seluruh remaja yang diamankan bersama barang bukti diserahkan kepada Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Dit Samapta Polda Gorontalo.

Penyerahan itu dilakukan agar para pelajar dapat menjalani proses pembinaan lanjutan, sekaligus koordinasi dengan pihak keluarga serta pihak sekolah.

Melalui tahapan pembinaan dan koordinasi tersebut, diharapkan ada upaya perbaikan dan pendampingan yang tepat untuk mencegah pengulangan tindakan serupa.

Secara keseluruhan, stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Gorontalo tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Kondisi tersebut turut didukung oleh tingginya apresiasi warga terhadap kesiapsiagaan jajaran kepolisian yang terus hadir menjaga ketenteraman lingkungan permukiman.

Tim Patroli Perintis Presisi (3P) juga menekankan bahwa sasaran operasi tidak hanya pada pemeriksaan fisik, melainkan pada upaya mengurangi ruang gerak perilaku yang berpotensi memicu keresahan di tengah warga. Dengan pemeriksaan berlapis di sejumlah lokasi, petugas berupaya memastikan tidak ada aktivitas yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Dalam proses pengamanan di lokasi hiburan malam, langkah penyitaan dilakukan terhadap barang-barang yang berkaitan dengan aktivitas berisiko, sehingga dapat menjadi dasar penanganan lebih lanjut. Seluruh pihak yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa untuk menjalani proses sesuai prosedur, sebagai bentuk tindakan preventif sekaligus penegakan di lapangan.

Upaya tersebut selaras dengan penegasan pimpinan bahwa patroli di malam hingga dini hari merupakan bagian dari komitmen menjaga ketenteraman lingkungan. Melalui penindakan yang berfokus pada pembinaan, diharapkan pengaruh pergaulan bebas dan zat adiktif tidak berlanjut, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.