jurnalistik.co.id – Inggris meluncurkan langkah baru untuk menindak pelat nomor ilegal dengan mengonsolidasikan koordinasi kepolisian lintas wilayah dan memanfaatkan teknologi pendeteksi khusus. Inisiatif ini ditujukan untuk mengganggu pergerakan pelaku kriminal terorganisir sekaligus mencegah pengendara mengakali sistem penegakan aturan lalu lintas.
Menurut pemerintah, penertiban terpusat akan memusatkan data dan informasi dari sejumlah kepolisian di seluruh Inggris guna menargetkan kejahatan yang memanfaatkan pelat nomor tidak sah. Langkah tersebut juga dirancang untuk memperkuat kolaborasi antar-forsa serta mempercepat respons terhadap pelanggaran yang selama ini sulit ditelusuri.
Komando yang dibentuk disebut National Roads Policing Coordination Centre (NRPCC). Melalui pusat koordinasi ini, kerja sama antar pasukan diharapkan menjadi lebih terarah, didukung pula oleh teknologi baru yang memperluas kemampuan deteksi pada situasi tertentu.
Teknologi yang disebutkan termasuk penggunaan “specialist goggles” yang dapat membantu menangkap pelat nomor yang telah dibuat tidak terbaca oleh kamera. Dengan kemampuan tersebut, kendaraan yang berupaya menyulitkan pengenalan pelat dapat lebih mudah diidentifikasi saat berada dalam pengawasan.
Departemen Transportasi (DfT) menyebut pelat nomor ilegal kerap dipakai oleh kelompok kriminal terorganisir untuk mendukung berbagai operasi, seperti memindahkan barang hasil kejahatan. Di saat yang sama, pelat yang dimanipulasi juga digunakan untuk menghindari berbagai sanksi, termasuk denda akibat pelanggaran batas kecepatan, parkir, serta ketentuan Clean Air Zone.
DfT juga menegaskan bahwa pengendara yang menampilkan pelat nomor secara tidak benar atau membiarkan pelat tidak dipasang dapat dikenai denda hingga ÂŁ1,000. Ini mencakup situasi ketika pelat tidak sesuai ketentuan maupun ketika kendaraan beroperasi tanpa pelat yang seharusnya terpasang.
Pola pelat nomor ilegal, menurut keterangan yang sama, dapat muncul dalam beberapa bentuk. Salah satunya adalah cloned plates, yaitu pelat yang meniru registrasi kendaraan yang sah dengan menyalin identitas nomor tersebut.
Berita Terkait
Bentuk lain adalah ghost plates, yakni pelat yang dilengkapi film transparan sehingga menjadi tidak terdeteksi oleh kamera. Dalam skenario ini, kendaraan yang berusaha “menghilang” dari sistem pengenalan pelat nomor menjadi lebih sulit dilacak ketika dicuri atau ketika dikaitkan dengan tindak kejahatan.
Koordinasi lebih rapat dan penegakan yang lebih cepat
Menteri Kepolisian dan Kriminal, Sarah Jones, menyampaikan bahwa praktik pelat nomor ilegal bukanlah pelanggaran tanpa dampak. Ia mengutip: “Illegal number plates are not a victimless offence. “They are used by criminals to avoid detection, move illegal goods and stay one step ahead of law enforcement.”
Jones menambahkan bahwa penggabungan kekuatan antar-forsa serta pemanfaatan teknologi yang lebih baik akan membantu tim baru menelusuri pelaku lebih cepat. Tujuannya adalah menghentikan operasi yang dijalankan oleh jaringan yang memanfaatkan celah dari penegakan berbasis data dan pemantauan kamera.
Ch Supt Marc Clothier selaku deputy national co-ordinator untuk NRPCC juga memaparkan penilaian dari operasi “ghost plates”. Ia mengatakan: “The police forces involved in our ghost plates operation have shown how effective a targeted and intelligence-led approach is in tackling offenders as well as educating and supporting drivers in ensuring their number plates are compliant.”
Clothier menekankan bahwa pendekatan yang ditargetkan dan berbasis intelijen tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga melibatkan edukasi serta dukungan kepada pengendara agar pelat nomor mereka tetap patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penindakan, melainkan juga pada pencegahan melalui pemahaman kepatuhan.
Secara keseluruhan, NRPPCC diposisikan sebagai upaya penertiban terkoordinasi di seluruh Inggris yang menggabungkan informasi antar pihak dan memperkuat kemampuan deteksi di lapangan. Melalui kombinasi kerja sama dan perangkat pendeteksi, pemerintah berharap penegakan terhadap pelat nomor ilegal menjadi lebih konsisten dan lebih sulit diakali oleh pelaku.












