jurnalistik.co.id – Ratusan anggota komunitas berkumpul dalam acara peringatan di sinagoge Heaton Park, Manchester, yang dihadiri sekitar 800 orang. Acara peringatan ini ditujukan bagi para korban maupun penyintas serangan terhadap rumah ibadah tersebut.
Di antara yang hadir adalah Kepala Rabi (Chief Rabbi) Ephraim Mirvis dan Angela Rayner, yang berkedudukan sebagai communities secretary. Mereka hadir hampir setahun setelah insiden di Heaton Park.
Serangan terjadi pada 2 Oktober 2025. Melvin Cravitz dan Adrian Daulby menjadi korban jiwa, sementara tiga orang lainnya mengalami luka, yaitu Andrew Franks, Bernard Agyemang, dan Yoni Finlay.
Petang itu, layanan peringatan dimulai di sinagoge pada pukul 20:00 BST. Para keluarga yang ditinggalkan dan sejumlah penyintas turut tampil sebagai pembicara dalam rangkaian acara peringatan.
Rasa aman yang menurun
Dalam penyampaian sebelum acara dimulai, Rabbi Daniel Walker menyatakan bahwa komunitas Yahudi kini merasa kurang aman dibandingkan saat-saat setelah serangan. Ia menilai meningkatnya antisemitisme, yang disertai ketiadaan tindakan untuk “deal with core problems”, membuat banyak anggota Jemaat Ibrani Heaton Park—dan lebih luas lagi, warga Yahudi di Inggris—merasa semakin rentan.
Dua kursi dibiarkan kosong selama layanan berlangsung. Kursi tersebut diberi nama Melvin Cravitz dan Adrian Daulby sebagai penanda kepergian mereka.
Pesan Raja Charles dan seruan untuk ketahanan
King Charles menyampaikan pesan yang dibacakan pada awal layanan. Ia mengatakan bahwa dirinya dan sang istri menyertakan semua pihak yang kehidupannya terganggu secara tragis oleh hari yang mengerikan itu dalam doa dan pikiran mereka.
Charles juga menekankan bahwa meski bulan-bulan telah berlalu, rasa keterkejutan dan dukacita masih terasa sama kuat. Ia menyatakan ingatan tentang Adrian Daulby dan Melvin Cravitz, serta tentang mereka yang terluka, tetap “terutama” hidup dalam benaknya.
Berita Terkait
Dalam penutup pesannya, King Charles menyatakan bahwa kebencian tak akan pernah menang atas kemanusiaan bersama. Pernyataan itu selaras dengan tema ketahanan yang ingin diangkat dalam peringatan tersebut.
Raphi Bloom, ketua Yom Kippur Commemoration, mengatakan layanan tersebut bukan hanya tentang mengenang, tetapi juga tentang ketahanan dan menghormati Melvin serta Adrian agar kehidupan Yahudi terus berkembang. Ia menegaskan bahwa luka masih ada, namun semangat tetap bertahan, dan mereka menyampaikan pesan sederhana bahwa tak akan gentar oleh kebencian ataupun diintimidasi untuk pergi dari “tempat yang telah kami sebut rumah selama lebih dari dua abad”.
Bloom menambahkan bahwa sebagai komunitas Yahudi, mereka akan berdiri tegak, bersatu, bangga, dan kuat.
Penyintas yang ikut berbicara
Yoni Finlay juga dijadwalkan berbicara dalam layanan itu. Ia mengalami luka ketika tertembak peluru polisi yang tersasar saat membantu membentengi pintu-pintu selama serangan.
Dalam wawancara sebelumnya dengan BBC Radio 4’s Today, ia menyampaikan bahwa sekitar setahun setelah peristiwa tersebut, ia tidak melihat kondisi terasa lebih aman. Ia mengatakan orang-orang Yahudi kini hidup di balik gerbang yang semakin menambah lapisan keamanan.
Finlay menuturkan bahwa warga Yahudi harus menyembunyikan identitas mereka. Ia bahkan menyebut anaknya, yang saat itu kuliah, pernah menerima ancaman kematian.
Pembicara lain dalam acara peringatan termasuk Alan Levy, yang membantu membentengi pintu terhadap pelaku serangan. Hadir pula Chief Constable Sir Stephen Watson dari Greater Manchester Police.
Meskipun peringatan setahun pertama serangan Heaton Park baru jatuh pada bulan Oktober, komunitas Yahudi memilih menandainya berdasarkan perayaan keagamaan. Serangan terjadi pada Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi, yang pada tahun ini jatuh pada September.
Rabbi Walker menjelaskan layanan ini digelar karena komunitas juga ingin mengadakan peringatan publik sebelum Jewish High Holy Days. Tujuannya agar mereka yang terdampak dikenang oleh masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi seruan agar perubahan terjadi dalam kehidupan sosial.












