Bisnis & Ekonomi

IHSG Tutup 4 Agustus 2026 Menguat 85 Poin ke 6.319,12, INDY Puncaki Top Gainers

×

IHSG Tutup 4 Agustus 2026 Menguat 85 Poin ke 6.319,12, INDY Puncaki Top Gainers

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: IHSG Ditutup 4 Agustus 2026 Naik 85 Poin ke 6.319,12, INDY Top Gainers

jurnalistik.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 4 Agustus 2026, ditutup menguat. Pergerakan indeks naik 85,12 poin atau 1,37 persen ke level 6.319,61.

Kenaikan IHSG tersebut tercatat berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses melalui Stockbit. Di sepanjang sesi perdagangan, mayoritas indeks sektoral bergerak positif.

Dari sisi sektor, penguatan terdalam terjadi pada sektor Properti & Real Estat yang naik 3,68 persen. Setelah itu, sektor transportasi menguat 1,58 persen, disusul sektor barang baku yang naik 1,13 persen, serta infrastruktur dan energi yang sama-sama bertambah.

Rincian kenaikan sektor juga mencantumkan infrastruktur menguat 0,77 persen dan energi naik 0,60 persen. Pada bagian lain laporan yang sama juga disebutkan infrastruktur menguat 0,62 persen, energi 0,65 persen, transportasi 0,52 persen, dan keuangan 0,18 persen.

Aktivitas saham yang bergerak turut memperlihatkan kecenderungan positif. Tercatat 339 saham naik, 224 saham turun, dan 170 saham stagnan pada penutupan perdagangan hari itu.

Perputaran perdagangan di BEI juga menunjukkan volume yang besar. Total volume mencapai 32,96 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,75 triliun.

Di jajaran LQ45, PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi pemuncak top gainers. Saham ini naik 7,7 persen dan ditutup pada harga Rp 2.520.

Selain INDY, beberapa saham lain juga menguat di daftar peraih kenaikan terbesar. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 7,0 persen ke Rp 2.910, sementara PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 7,00 persen ke Rp 1.605.

Di sisi lain, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) tercatat sebagai pemuncak top losers di LQ45. Harga MAPI turun 6,1 persen ke Rp 1.760, disusul PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) yang melemah 1,6 persen ke Rp 615.

Pelemahan juga dialami PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang turun 0,8 persen menjadi Rp 2.510. Dengan demikian, komposisi pergerakan saham pada penutupan 4 Agustus 2026 menunjukkan baik kenaikan maupun penurunan yang nyata di pasar.

Secara keseluruhan, IHSG ditutup menguat dan mencatat kenaikan merata di banyak sektor. Kombinasi penguatan sektoral, jumlah saham yang naik, serta total nilai transaksi menjadi gambaran aktivitas pasar pada sesi tersebut.

Pada penutupan perdagangan 4 Agustus 2026, IHSG ditampilkan menguat dengan angka kenaikan yang spesifik: bertambah 85,12 poin atau 1,37% hingga mencapai 6.319,61. Pergerakan tersebut ikut memperlihatkan adanya dorongan di berbagai bagian pasar, sejalan dengan catatan bahwa mayoritas indeks sektoral berada pada wilayah positif.

Penguatan sektoral mencatat beberapa titik yang menonjol. Properti & Real Estat menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,68%, sementara transportasi juga ikut bergerak lebih tinggi sebesar 1,58%. Selain itu, sektor barang baku naik 1,13%, dan infrastruktur serta energi tercatat bertambah. Di bagian lain laporan yang sama, rincian penguatan kembali disebutkan dalam rentang yang berbeda, termasuk infrastruktur yang juga tercatat naik 0,62% serta energi menguat 0,65%, transportasi bertambah 0,52%, dan keuangan naik 0,18%.

Aktivitas saham pada hari itu menunjukkan kecenderungan yang seimbang namun condong menguat. Sebanyak 339 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 170 saham lainnya stagnan. Dengan volume perdagangan yang mencapai 32,96 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 12,75 triliun, aktivitas pasar dapat dibaca sebagai perdagangan yang ramai serta mencerminkan tingkat partisipasi yang tinggi di bursa.

Di jajaran LQ45, dinamika kenaikan dan pelemahan juga tampak jelas melalui peraih kenaikan dan penurunan terbesar. PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi top gainers dengan kenaikan 7,7% menjadi Rp 2.520, disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 7,0% ke Rp 2.910 serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 7,00% ke Rp 1.605. Sebaliknya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top losers dengan penurunan 6,1% ke Rp 1.760, diikuti PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) turun 1,6% ke Rp 615, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang melemah 0,8% menjadi Rp 2.510.