Olahraga

Inggris vs Meksiko: Orang Tua dan Sekolah Menyiasati Laga Piala Dunia Malam Pertama Senin

×

Inggris vs Meksiko: Orang Tua dan Sekolah Menyiasati Laga Piala Dunia Malam Pertama Senin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: England v Mexico: How parents and schools are preparing for the World Cup match

jurnalistik.co.id – Laga babak 16 besar Inggris melawan Meksiko yang berlangsung dini hari Senin memicu perdebatan baru di kalangan orang tua dan sekolah: apakah anak-anak boleh begadang demi menyaksikan Piala Dunia, atau tetap memprioritaskan persiapan belajar di hari berikutnya.

Kick off pertandingan di Kota Meksiko dijadwalkan pukul 01:00 BST, dengan kemungkinan baru berakhir mendekati pukul 04:00 bila pertandingan sampai babak adu penalti.

Setelah kemenangan Inggris atas DR Congo pada Rabu, pelatih Thomas Tuchel menanggapi langsung pertanyaan apakah anak-anak bisa diizinkan menonton. Ia menyarankan agar orang tua mempertimbangkan durasi dan dampaknya, dengan kalimat, “Write an excuse for school and let them watch.

Tuchel juga menekankan momen Piala Dunia sebagai peristiwa langka. Ia mengatakan, “There’s so much school to go to, but the World Cup is every four years. Let them watch.

Meski demikian, kekhawatiran tetap muncul. Beberapa sekolah sebelumnya pernah menghentikan pelajaran agar anak bisa menonton laga fase gugur, tetapi jam tayang laga Inggris vs Meksiko yang sangat larut membuat soal logistik terasa lebih rumit.

Di antara orang tua, dukungannya terbagi. Salah satu ibu dari Epping di Essex menyatakan bahwa kedua anaknya bahkan tidak bisa menembus jadwal pertandingan Ghana sebelumnya yang mulai pukul 21:00.

Ia mengatakan, “They couldn’t even if they wanted to.” dan menambahkan bahwa anak-anaknya kesulitan mengikuti jadwal untuk laga tersebut. Menurutnya, kondisi serupa dikhawatirkan terulang ketika pertandingan berlangsung terlalu dini.

Orang tua lain memilih mengizinkan anak menonton langsung, tetapi berharap mereka tetap siap menghadapi sekolah keesokan paginya. Ia menulis di X, “Mine will be watching and still going into the school the next day.

Ia beralasan, “What’s the big deal?” serta menuturkan bahwa badai petir baru-baru ini membangunkan mereka pada pukul 2 pagi dan membuat anak-anak terjaga selama berjam-jam.

Namun, ia menyatakan anak-anak tetap bisa berangkat sekolah pada hari berikutnya. Ada pula orang tua yang memuji komentar Tuchel sekaligus menyerukan agar setiap murid mendapat hari libur pada Senin.

Sementara itu, sejumlah sekolah menyiapkan pendekatan yang berbeda. Salah satu kepala sekolah menyatakan tempatnya akan menayangkan ulang pertandingan pukul 07:00 agar murid bisa menikmati momen tersebut bersama-sama tanpa mengorbankan kualitas tidur.

Steve Heal, kepala Malmesbury Church of England Primary School di Wiltshire, mengatakan, “I’ve asked parents not to tell their children the result before they arrive at school because we want everyone to experience the ups and downs together.

Ia menambahkan bahwa kehadiran tetap penting. “School really matters and attendance is so important, but we also know just how significant these international sporting events are for children.

Heal juga memperkirakan Inggris akan menang melalui adu penalti. Menurutnya, staf sekolah sudah menyiapkan kursi dan makanan untuk seluruh 420 murid, meski ia memperkirakan secara realistis hanya sekitar setengah yang datang.

Ia menilai bagi banyak anak, kesempatan ini datang sekali dalam satu generasi. “For many of these children, this is a once-in-a-childhood opportunity to experience a World Cup match with their friends and classmates.

Ia menambahkan, “It’s wonderful to watch these occasions with your family, but sharing it as a whole school community makes it really special. We’ll either celebrate together or cry together.

Pada tingkat pemerintah daerah, Mike Bell, pemimpin North Somerset Council, juga meminta sekolah di wilayahnya bersikap fleksibel. Ia menyebut anak-anak bisa diajak merasakan momen istimewa bagi negara.

Bell berkata ia meminta orang tua dan pengasuh untuk mempertimbangkan “suspending bedtime, just this once, for children and young people who want to stay up and cheer on the Three Lions.

Menurutnya, ini tentang memastikan anak-anak menjadi bagian dari momen nasional. “This is about letting children be part of a special national moment.

Dari sisi kebijakan, pemerintah menyatakan keputusan jam tidur anak pada akhirnya berada di tangan orang tua, tetapi tetap menegaskan pentingnya kehadiran di sekolah pada Senin pagi. Juru bicara Downing Street menyampaikan, “Parents will make their own decisions… We want everyone to enjoy the game, but children should be in school on Monday.

Ketua National Education Union memberikan dukungan yang lebih tegas terhadap pandangan Tuchel. Daniel Kebede, sekretaris organisasi tersebut, mengatakan kepada LBC Radio bahwa pihak sekolah dan kebijakan pendidikan perlu memberi ruang “a ‘flexible start’” pada Senin pagi.

Namun, Menteri Keahlian (skills minister) Baroness Jacqui Smith menyampaikan sikap yang jauh lebih tidak setuju. Ia berkata, “I don’t want to be a killjoy here, but I’ll tell you what the biggest killjoy is – young people who then don’t have the learning to be able to go on and do what they need to do in life.

Ia menegaskan rencananya sendiri dengan kalimat, “I’ll be having a little disco nap in the afternoon and I’ll be celebrating our victory the next morning when I go into work, looking obviously as fresh as a daisy.

Di luar sekolah, Sir Keir Starmer mengumumkan pub di Inggris dan Wales diizinkan tetap buka hingga pukul 05:00 pada Senin. Kebijakan itu disebut memberi ruang bagi penggemar yang ingin menonton pertandingan Piala Dunia Inggris vs Meksiko.

Opsi menonton tanpa spoiler Bagi yang tidak ingin menunggu hingga sekitar pukul 03:00 Senin, laga tersedia siaran langsung di BBC One dan iPlayer.

Sorotan pertandingan juga dijadwalkan tersedia segera setelah peluit akhir berbunyi. Dalam aplikasi iPlayer, halaman highlights disebut tidak memuat spoiler.

Namun pada Senin pagi, informasi hasil laga berpotensi menyebar cepat. Karena itu, ada anjuran untuk menghindari media sosial, aplikasi berita, situs web, grup obrolan, serta surat kabar sebelum menyaksikan pertandingan.