jurnalistik.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melanjutkan penegasan dukungannya terhadap persatuan Irlandia saat berada di Irlandia pada hari kedua kunjungannya. Kali ini ia berada di Trump International Golf Links, Doonbeg, County Clare, untuk menyaksikan ajang Irish Open.
Setelah menyampaikan pandangannya pada pertemuan dengan Taoiseach Micheál Martin di Dublin, Trump kembali berbicara kepada wartawan di Doonbeg. Ia menyatakan bahwa penggabungan Irlandia Utara dan Irlandia “together” dinilainya sebagai sesuatu yang wajar.
Trump mengatakan, “It just seems to me you have Northern Ireland and Ireland,” serta menilai langkah menyatukan keduanya adalah pilihan yang logis. Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa komentarnya bersifat umum dan mudah diterima.
“It seems that one of the naturals of all time is to put them together,” kata Trump. Ia kemudian menambahkan, “That’s only my opinion, and by the way many people agree.”
Trump juga menggambarkan apa yang ia ucapkan mengenai united Ireland sebagai pernyataan yang biasa. Ia menyebutnya “a fairly routine comment”, merespons dinamika yang muncul setelah komentar tersebut.
Dalam wawancara dan interaksi dengan wartawan, Trump sempat menghindari pertanyaan tentang kemerdekaan Skotlandia. Ia menyatakan, “I won’t talk about Scotland yet I will save that.”
Selain berbicara soal isu politik, kunjungan Trump ke Irlandia juga diiringi operasi keamanan besar. Ia dijadwalkan berangkat dari Shannon Airport pada Minggu malam, sementara Taoiseach Micheál Martin turut menghadiri tahap akhir Irish Open dan bertemu Trump kembali.
Di saat yang sama, penolakan terhadap kunjungan Trump tetap berlangsung. Pada Sabtu, lebih dari 10.000 orang berbaris melalui Dublin untuk menyatakan penentangan, dan pada Minggu sejumlah demonstran lain datang dengan bus menuju Doonbeg.
Harian setempat melaporkan pada hari Minggu ada sekitar 100 demonstran di Doonbeg. Ada pula kejadian pemindahan kerumunan kecil dari hotel tempat Trump menginap oleh Gardai, kepolisian Irlandia.
Kompetisi protes itu juga disertai tindakan hukum. Pada Sabtu malam, tiga perempuan ditangkap karena pelanggaran masuk tanpa izin (trespassing) di area lapangan golf di Doonbeg, lalu menjalani sidang khusus di Ennis District Court.
Berita Terkait
Dalam kerumunan penolak, Rev Steven Foster, seorang pendeta Methodist dari Galway, turut hadir untuk aksi anti-Trump. Ia mengatakan, “I’m here because Trump is the exact opposite of everything I stand for as a follower of Jesus,” dan menegaskan alasan kehadirannya dari sisi peran kepemimpinan gereja.
Foster menambahkan, “As a church leader, it’s important for me to be visible, and the church needs to be visible in this regard.” Ia juga menilai sambutan yang diberikan kepada Trump membawa pesan yang buruk, dengan menyatakan, “The type of welcome he has been given sends out a terrible message”.
Dua wajah dukungan: politik vs pekerjaan lokal
Meski aksi penolakan terlihat menonjol, sebagian warga lain justru menyampaikan apresiasi atas dampak kunjungan Trump lewat lapangan golfnya. Mereka menyoroti manfaat ekonomi, peluang kerja, dan kegiatan yang ditimbulkan oleh turnamen.
Martin Kelly, seorang pengusaha lokal dari Doonbeg, menyebut desa mereka “very fortunate” karena memiliki Trump International Golf Course. Ia menekankan bahwa lapangan golf tersebut menjadi “a massive employer here to be honest with you,” sekaligus menilai hubungan kerja berjalan baik melalui pernyataan, “they’re very decent people to work for, they’re very fair.”
Menurut Kelly, warga lokal juga merasa bangga karena turnamen berlangsung di tempat mereka. Ia mengatakan, “We’re not into politics here, we’re into business,” sambil menambahkan penilaian personalnya, “Donald Trump isn’t perfect but look he’s not doing a bad job either.”
Kelly juga berharap hasil turnamen memihak pemain lokal. “Hopefully Shane Lowry can win now with the help of God, and hopefully he can come to Doonbeg afterwards for a beer, I’ll buy him one if he does,” katanya.
Seoirse Comerford, pemilik Comerford bar di Doonbeg, menggambarkan Irish Open sebagai “unbelievable”. Ia menyinggung arus massa yang tampak di jalan-jalan desa, dengan mengatakan, “If you look at the red double decker buses going up and down the street full of people, we never thought we would have seen the like of that.”
Comerford menyatakan lapangan golf membuat Doonbeg tetap hidup (alive) dan menjadi penyokong ekonomi yang besar. Ia menyebut, “Like there’s over 300 people employed up there at the golf course , it’s a big boost to the local economy,” serta membandingkan dampaknya dengan perusahaan besar di Dublin: “You’ve got big companies in Dublin, like Intel, the golf course is our Intel down here.”
Ia juga menjelaskan alasan bisnisnya bertahan dan meningkat akibat kegiatan di lokasi tersebut. “I probably wouldn’t have taken over the bar business other than the golf course being up there,” ujarnya, seraya menambahkan perkiraan peningkatan kunjungan, “We would have had 1,000 plus through the pub on Saturday night and the same Friday night, so there’s a lot of people around the village, which is great to see.”
Dengan demikian, komentar Trump tentang united Ireland mendapat respons yang beragam di ruang publik: di satu sisi, kritik dan protes terus berlangsung; di sisi lain, sebagian warga tetap memandang lapangan golf dan turnamen sebagai penggerak pekerjaan serta ekonomi lokal.












