Olahraga

Javier Milei Tak Nonton Langsung Final Piala Dunia 2026 demi Jaga Ritual Keberuntungan

×

Javier Milei Tak Nonton Langsung Final Piala Dunia 2026 demi Jaga Ritual Keberuntungan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Percaya Takhayul, Presiden Argentina Tak Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026

jurnalistik.co.id – Presiden Argentina Javier Milei memastikan tidak akan menghadiri langsung final Piala Dunia 2026 saat timnya berhadapan dengan Spanyol di MetLife Stadium. Ia memilih menonton dari Buenos Aires, tepatnya dari kediaman resmi presiden.

Keputusan itu disampaikan Milei sebagai bagian dari kebiasaan yang ia yakini dapat menjaga keberuntungan selama Piala Dunia 2026. Meski laga final berlangsung di Amerika Serikat, ia tetap mempertahankan ritual yang sudah ia jalani sejak pertandingan awal.

Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan akan mempertemukan Argentina dengan Spanyol di MetLife Stadium, New York New Jersey.

Milei mengatakan bahwa ia tidak berniat mengubah cara menonton menjelang pertandingan penentuan juara. Dalam wawancara dengan El Observador Radio pada Kamis (16/7/2026), ia menegaskan konsistensinya di tengah momen paling menentukan turnamen.

“Dalam keadaan apa pun saya tidak akan melanggar ritual itu,” kata Milei. Ia menempatkan ritual tersebut sebagai sesuatu yang tidak boleh diganggu, termasuk saat final.

Menurut Milei, seluruh pertandingan Argentina sejauh Piala Dunia 2026 ini ia saksikan dari kediaman presiden. Ia menghubungkan pilihan tersebut dengan hasil yang terus dibukukan tim, yang membuatnya yakin mempertahankan kebiasaan itu hingga laga puncak.

Ia menyatakan timnya terus meraih kemenangan ketika ia menonton dari Buenos Aires. Karena itu, Milei memutuskan untuk tetap mengikuti pola yang sama sampai pertandingan final.

Dengan demikian, saat banyak tokoh negara dijadwalkan berada di stadion, Milei justru memilih berada jauh dari kerumunan. Ia tetap akan menyaksikan pertandingan dari tempat yang sama seperti yang ia lakukan sepanjang turnamen.

Selain soal lokasi menonton, Milei juga mengungkapkan adanya ritual lain yang ia jadikan penguat suasana selama Piala Dunia 2026. Salah satunya adalah kebiasaan menggunakan jaket tebal milik perusahaan energi nasional Argentina, YPF.

Jaket tersebut mulai ia pakai sejak pertandingan melawan Swiss pada babak perempat final. Milei menjelaskan bahwa saat itu cuaca dingin membuatnya memutuskan untuk mengenakan jaket tersebut, karena ia tidak menyalakan pemanas ruangan.

Ia menyebut, “Saat melawan Swiss cuacanya dingin dan saya tidak menyalakan pemanas. Karena itu saya memakai jaket dari perusahaan minyak YPF yang membuat saya tetap hangat,” ujar Milei. Pernyataan itu memperlihatkan keputusan awalnya bukan semata-mata soal simbol, melainkan juga pertimbangan kenyamanan saat kondisi udara tidak mendukung.

Namun, ia kemudian mengaitkan kebiasaan tersebut dengan momen penting di lapangan. Milei mengaku sempat melepas jaket di tengah pertandingan, lalu tak lama berselang Argentina kebobolan.

“Ketika saya melepasnya, kami kebobolan. Jadi saya memakainya lagi dan sejak saat itu saya tidak pernah melepasnya saat pertandingan berlangsung,” kata Milei. Dari penuturan tersebut, Milei menarik kesimpulan bahwa ritualnya berpengaruh terhadap jalannya pertandingan.

Keyakinan itu kemudian ia bawa ke laga-laga berikutnya. Pada akhirnya, dua unsur ritual—lokasi menonton dan kebiasaan mengenakan jaket YPF—menjadi paket konsistensi yang ia pilih sampai final.

Langkah Argentina ke final sendiri ditentukan lewat kemenangan pada semifinal. Tim asuhan Lionel Scaloni menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 untuk memastikan tempat di laga penentuan juara.

Dalam pertandingan semifinal tersebut, Argentina sempat tertinggal, lalu bangkit. Gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez membawa Argentina membalikkan keadaan hingga menang 2-1.

Selain dua gol penentu itu, Lionel Messi juga berperan besar melalui dua assist. Kontribusi itu membantu Argentina membangun momentum setelah berada dalam posisi sulit sejak awal laga.

Kini, La Albiceleste tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2022. Final menghadirkan ujian sekaligus kesempatan untuk mengulang capaian sebelumnya di turnamen terbesar sepak bola.

Berbeda dengan Milei yang memilih menonton dari kediaman resmi, sejumlah kepala negara dijadwalkan hadir langsung di stadion. Raja Spanyol Felipe VI dipastikan datang untuk memberikan dukungan kepada La Roja dalam laga melawan Argentina.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga dijadwalkan berada di MetLife Stadium. Ia diperkirakan ikut dalam seremoni penyerahan trofi kepada tim juara bersama Presiden FIFA Gianni Infantino.

Meski demikian, pilihan Milei tetap bertumpu pada ritual yang ia anggap telah menemani perjalanan Argentina hingga akhir. Ia berharap kebiasaan yang ia jalani selama turnamen ini kembali membawa keberuntungan dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Dengan demikian, final Piala Dunia 2026 bukan hanya memuat benturan strategi antara Argentina dan Spanyol, tetapi juga menghadirkan kontras gaya dukungan dari berbagai tokoh. Untuk Milei, pertandingan penentu tidak mengubah kebiasaan—ia menempatkannya sebagai bagian dari langkah yang menurutnya harus dijaga.

Keputusan itu menegaskan bahwa, menjelang laga di MetLife Stadium, ritual Milei justru bergerak bersama timnya dari kediaman resmi di Buenos Aires. Pada akhirnya, keberhasilan Argentina di lapangan akan menjadi jawaban yang paling ia nanti-nantikan dari ritual yang ia pertahankan hingga detik-detik final.