Olahraga

PSS Sleman di Super League 2026-2027, Pieter Huistra: Masih Cari Pemain Baru

×

PSS Sleman di Super League 2026-2027, Pieter Huistra: Masih Cari Pemain Baru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tatap Super League 2026-2027, Pieter Huistra Tegaskan PSS Sleman Masih Berburu Pemain

jurnalistik.co.id – Menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027, pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa timnya masih aktif bergerak di bursa transfer. Ia menyebut proses penguatan skuad dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada kebutuhan yang dianggap krusial.

Dalam keterangan yang dikutip dari Antara pada Jumat (17/7/2026), Huistra menyampaikan bahwa PSS Sleman terus bekerja untuk melengkapi komposisi tim. Menurutnya, manajemen masih mencari tambahan amunisi agar kedalaman skuad lebih siap menghadapi persaingan yang ketat di musim depan.

“Kami masih terus bekerja untuk melengkapi komposisi tim,” ungkap Pieter Huistra. Ia menambahkan bahwa saat ini tim sedang berupaya mendapatkan pemain yang sesuai kebutuhan spesifik.

Huistra menyebut kategori posisi yang tengah dibidik, yakni striker, pemain belakang, serta gelandang bertahan. “Saat ini, kami masih mencari seorang striker, pemain belakang, dan gelandang bertahan berkualitas yang menjadi kebutuhan penting tim,” kata dia.

Ia juga menjelaskan bahwa proses perekrutan sudah mengarah pada tahap lanjut. Manajemen, ujar Huistra, telah mengantongi beberapa kandidat untuk mengisi posisi yang dibutuhkan.

Meski kandidat sudah ada, Huistra menegaskan bahwa perekrutan masih berada pada fase penyelesaian detail akhir. “Saat ini, kami masih mencari seorang striker, pemain belakang, dan gelandang bertahan berkualitas yang menjadi kebutuhan penting tim,” katanya kembali, sebelum menambahkan bahwa informasi resmi nantinya akan diumumkan ke publik setelah seluruh tahapan rampung.

Proses seleksi, lanjut Huistra, tidak berhenti pada penilaian kemampuan teknis semata. Tim akan mengevaluasi kecocokan pemain dengan visi serta gaya permainan PSS Sleman agar adaptasi berjalan cepat dan efektif.

“Dalam sepak bola, memiliki banyak pemain berkualitas tentu menjadi keuntungan,” tegas Pieter Huistra. Namun, ia menekankan bahwa kualitas individu tidak otomatis menentukan hasil, sehingga aspek kebersamaan tim menjadi perhatian utama.

Menurut Huistra, “Namun, itu bukanlah faktor yang paling menentukan. Kesuksesan lahir dari sebuah tim yang solid, kompak, dan mampu bekerja bersama.” Ia memandang bahwa pembentukan karakter kolektif menjadi elemen penting untuk mencapai target yang diharapkan.

Pelatih berusia 59 tahun itu juga mengingatkan risiko ketika kekompakan tidak terbentuk. “Sebaliknya, tanpa kekompakan tim, akan sangat sulit mencapai hasil yang diharapkan,” katnya.

Di sisi lain, Huistra menyebut kerangka utama skuad PSS Sleman yang sebelumnya sukses meraih tiket promosi masih dipertahankan. Artinya, penguatan yang dilakukan lebih menekankan penambahan daya dukung, bukan merombak fondasi permainan secara total.

Sebagai langkah awal, PSS Sleman baru saja meresmikan kedatangan Hanif Sjahbandi untuk mengisi sektor gelandang lokal. Kehadiran pemain tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat lini tengah agar komposisi tim lebih seimbang dalam menjalani perjalanan musim Super League 2026-2027.

Dengan demikian, komunikasi Huistra menggambarkan pendekatan yang relatif terukur: tim terus mencari pemain sesuai kebutuhan spesifik, sambil memastikan calon penggawa baru memiliki kecocokan dengan cara bermain yang ingin dibangun. Pada saat yang sama, fondasi skuad yang telah ada tetap dijaga agar proses integrasi tidak berjalan lambat.

Menjelang kompetisi, PSS Sleman berada dalam fase aktif mencari solusi untuk memperkokoh kedalaman. Huistra menutup penjelasannya dengan menegaskan kembali bahwa soliditas tim dan kekompakan menjadi kunci dalam menentukan perjalanan musim, meski daftar pemain terus disusun.

Dalam penjelasan lanjutan, Huistra menegaskan bahwa kerja bursa transfer tidak langsung berhenti pada tahap mendatangkan nama. Tim tetap menuntaskan proses pada rincian akhir, sehingga langkah yang diambil bisa benar-benar menjawab kebutuhan yang sudah dipetakan sejak awal.

Ia juga menggarisbawahi bahwa perekrutan dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian cara bermain, agar pemain baru tidak sekadar hadir secara kuantitas. PSS Sleman ingin integrasi berjalan cepat, sekaligus menjaga kohesi sehingga target musim depan dapat dikejar dengan dasar tim yang utuh.

Pendekatan itu sejalan dengan upaya mempertahankan kerangka skuad yang sebelumnya mampu meraih promosi. Keputusan menjadikan Hanif Sjahbandi sebagai bagian awal penguatan lini tengah menunjukkan bahwa penambahan daya dukung dilakukan secara terukur, guna menjaga komposisi tetap seimbang untuk menghadapi kompetisi Super League 2026-2027.