Olahraga

Joe Root 99* tak terbendung saat Inggris samakan seri ODI lawan India

×

Joe Root 99* tak terbendung saat Inggris samakan seri ODI lawan India

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: India vs England: Joe Root hits 99 not out as hosts level one-day international series

jurnalistik.co.id – Inggris membuat comeback dramatis pada laga kedua ODI melawan India di Cardiff dan menyamakan kedudukan seri. Mereka menang dengan empat wicket, sekaligus mengamankan pertandingan penentunya di Lord’s pada Minggu.

Keberhasilan itu ditopang oleh penampilan Joe Root yang tak terbendung saat memimpin pengejaran. Root mencetak 99* dari 133 bola, membawa Inggris meraih target 234 dengan sisa 5,5 overs—meski berpeluang meraih abad pertama urung karena Gus Atkinson menjadi penentu kemenangan.

Situasi sempat berubah tidak terkendali sejak awal inning. Inggris membutuhkan aksi penyelamatan karena wickets jatuh di sekitar Root secara berkala, membuat jalan menuju target terlihat penuh rintangan.

Pengejaran Inggris dimulai dengan ketukan buruk ketika Ben Duckett harus tersingkir dari bola pertama. Duckett nick di belakang off Jasprit Bumrah, lalu Jacob Bethell juga gugur dengan cara yang sama saat berhadapan dengan Prasidh Krishna, mencetak empat sebelum akhirnya keluar.

Setelah itu, sempat hadir jeda yang memberi nafas lewat kemitraan yang berlangsung 45 run di antara pihak ketiga. Namun momen tersebut tidak bertahan lama karena kapten Harry Brook tersingkir dengan cara yang merugikan saat mencoba melakukan ramp over keeper untuk 16.

Inkonsistensi berlanjut ketika Sam Curran dan Jos Buttler juga harus meninggalkan lapangan lebih cepat dari yang diharapkan. Pada fase ini, Root menjadi poros yang tetap bertahan, menahan tekanan dengan tetap menjaga ritme inning meski wickets terus bertambah.

Root kemudian menemukan dukungan melalui kerja sama dengan Will Jacks dan Gus Atkinson. Dengan wickets yang tidak lagi bisa dibiarkan jatuh terlalu mudah, kemitraan itu menjadi jembatan penting hingga Inggris mencapai garis finis.

Pada saat pertandingan memasuki akhir dramatis, Atkinson akhirnya mengambil alih peran penutup. Ketika Inggris tinggal membutuhkan tiga run, Gus Atkinson melepaskan boundary yang memastikan kemenangan dan membuat Root tetap berhenti di angka 99*.

Sebelumnya, India menutup inning lebih dahulu dengan total 233 dari 44 overs. Virat Kohli tampil mengancam dengan 65, tetapi Inggris kemudian menunjukkan kemampuan membalikkan keadaan dengan menggulung enam wicket terakhir secara cepat.

India akhirnya habis dengan 233, dan yang lebih krusial, mereka meninggalkan enam overs tanpa dimanfaatkan. Dalam perjalanannya, Inggris mengambil tujuh wicket terakhir hanya dengan 55 run, membuat kendali pertandingan berubah menjelang akhir inning India.

Di awal inning, Rohit Sharma dan Shubman Gill menambahkan 44 run untuk wicket pertama. Rohit sempat terlihat nyaman dengan 26 dari 47 bola, namun akhirnya berhenti setelah Jacks menjatuhkan wicket lewat top-edged sweep—menjadikannya satu-satunya wicket yang jatuh akibat kontribusi putaran (spin) sepanjang fase itu.

Gill terus menunjukkan ritme sebelum akhirnya Duckett menegaskan kontribusinya lewat tangkapan bagus dari drive ke cover. Lalu Ishan Kishan hanya mampu membuat satu run, sehingga inning India mulai goyah di angka 111-3.

Kohli kemudian mengendalikan situasi dengan menyerap tekanan, mengatur pergantian pukulan, dan membangun landasan untuk menyerang dari tengah hingga akhir. Rencana itu pada akhirnya diganggu Archer, yang kembali ke bowler andalannya ketika pertandingan berada dalam keseimbangan.

Archer membuat pukulan Kohli tidak mudah terbaca melalui variasi panjang yang lebih pendek. Satu lengah kecil dalam konsentrasi berujung fatal ketika Kohli yang tampak menuju angka tiga digit justru tertipu oleh extra bounce, lalu skema serupa juga menghukum Washington Sundar dan Axar Patel karena keduanya tertangkap di balik wicket saat melakukan upaya menghadang.

Jalannya inning kemudian turut menampilkan momen singkat dari Jasprit Bumrah, yang mencetak 20* dengan satu six dan tiga fours. Namun setelah itu, Shreyas Iyer berakhir dengan sentuhan tipis yang menjadi “prod” lemah ke arah belakang, dan ia tersingkir oleh Atkinson.

Menjelang akhir, Atkinson mencatat dampak tambahan dengan dua wicket dalam tiga bola untuk menyelesaikan penampilan bowling yang solid. Atkinson mengakhiri dengan 3-50, sedangkan Saqib Mahmood mengambil 2-52.

Pertandingan penentunya akan digelar di Lord’s pada Minggu. Duel itu menjadi penutup rangkaian seri ODI setelah Inggris sebelumnya tampil dominan di seri T20 dengan kemenangan 4-0 atas India.