Bisnis & Ekonomi

KAI Catat Penjualan 911.176 Tiket Jelang Long Weekend

0
×

KAI Catat Penjualan 911.176 Tiket Jelang Long Weekend

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Long Weekend, KAI Catat Lonjakan Penjualan Hingga 911.176 Tiket - Sektor Riil

jurnalistik.co.id – Jakarta — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan penjualan tiket untuk periode long weekend yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Hingga Rabu, 27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, jumlah tiket yang terjual telah mencapai 911.176 tiket.

Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila ikut mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai daerah. KAI menyebut angka penjualan itu masih berpotensi bertambah karena proses penjualan tiket masih terus berlangsung hingga periode keberangkatan selesai.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama periode long weekend dimulai. Pada Selasa, 26 Mei 2026, KAI melayani 214.342 pelanggan, yang menjadi volume pelanggan tertinggi sementara selama periode libur panjang ini.

“Long weekend kali ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota. Selain lebih praktis dan nyaman, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih santai sehingga pelanggan dapat menikmati momen liburan dengan lebih menyenangkan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Rabu (27/5/2026).

Kenaikan penjualan tiket tersebut memperlihatkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat saat libur panjang. Bagi banyak penumpang, perjalanan antarkota dengan kereta api dinilai memberi kemudahan sekaligus kenyamanan, terutama ketika mobilitas meningkat pada momen libur keagamaan dan akhir pekan panjang.

Pola perjalanan pelanggan pada periode ini juga terlihat merata ke berbagai kota favorit di Pulau Jawa dan Sumatra. Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya masih menjadi tujuan utama pelanggan. Kota-kota tersebut disebut memiliki daya tarik wisata, kuliner, budaya, dan akses mobilitas yang terintegrasi dengan kawasan perkotaan.

Dengan sebaran tujuan yang beragam, KAI melihat perjalanan antarkota selama long weekend kali ini tidak terkonsentrasi di satu wilayah saja. Permintaan datang dari pelanggan yang memanfaatkan momen libur untuk bepergian bersama keluarga, berwisata, atau sekadar menikmati perjalanan yang lebih tenang dibandingkan moda transportasi lain.

Angka 911.176 tiket yang tercatat hingga Rabu pagi menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap layanan kereta api pada periode libur panjang ini terjaga kuat. Jumlah tersebut masih bisa bergerak naik seiring terus berlangsungnya penjualan tiket untuk jadwal keberangkatan hingga 1 Juni 2026.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, KAI menjadi salah satu pilihan utama untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan antarkota selama libur panjang. Tren ini juga menegaskan posisi kereta api sebagai moda yang dianggap praktis, nyaman, dan sesuai untuk perjalanan jarak menengah maupun jauh.

KAI pun memantau dinamika penjualan dan volume pelanggan sepanjang periode long weekend. Lonjakan di hari pertama menjadi indikator bahwa arus perjalanan pada libur panjang ini memang lebih tinggi dibanding hari biasa, sejalan dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan jeda libur untuk bepergian.

Dengan penjualan yang masih berjalan, KAI menempatkan periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026 sebagai salah satu momen penting dalam pelayanan angkutan penumpang. Selain mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas, capaian itu juga memperlihatkan bahwa kereta api tetap relevan sebagai moda transportasi andalan saat libur panjang.

Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, dan Surabaya menjadi cerminan pola perjalanan yang stabil pada masa long weekend kali ini. Sementara itu, kombinasi libur Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila ikut memberi ruang bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih panjang dan lebih leluasa.

Dengan catatan penjualan yang telah menembus 911.176 tiket pada Rabu pagi, KAI masih berpeluang membukukan angka yang lebih besar sampai akhir periode keberangkatan. Antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan bahwa layanan kereta api tetap mendapat tempat kuat di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan antarkota saat libur panjang.