Peristiwa

KA Pandalungan 2 Rute Jember–Gambir Mulai 18 Juni 2026, KAI Diskon Tiket 30 Persen

0
×

KA Pandalungan 2 Rute Jember–Gambir Mulai 18 Juni 2026, KAI Diskon Tiket 30 Persen

Sebarkan artikel ini
KA Pandalungan 2 Rute Jember-Gambir Beroperasi 18 Juni, KAI Beri Diskon Tiket 30 Persen Money 15 Juni 2026
Ilustrasi: KA Pandalungan 2 Rute Jember-Gambir Beroperasi 18 Juni, KAI Beri Diskon Tiket 30 Persen

jurnalistik.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menambah perjalanan kereta jarak jauh pada lintas Jember–Gambir melalui KA Pandalungan 2. Kereta ini mulai beroperasi pada 18 Juni 2026.

Untuk relasi Jember–Gambir, KA Pandalungan 2 melayani dengan nomor KA 7049. Sementara itu, relasi Gambir–Jember menggunakan nomor KA 7050.

Pemesanan tiket KA Pandalungan 2 sudah dibuka melalui aplikasi Access by KAI serta seluruh kanal penjualan resmi KAI. KAI juga menyiapkan diskon harga tiket sebesar 30 persen sebagai bentuk penyambutan pada operasional perdana kereta tersebut.

Dalam keterangannya, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pengoperasian KA Pandalungan 2 merupakan bagian dari strategi KAI untuk memperkuat layanan. “Pengoperasian KA Pandalungan 2 merupakan bagian dari strategi KAI dalam memperkuat layanan pada lintas Jakarta–Jember,” katanya dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Anne menuturkan bahwa penambahan perjalanan disiapkan untuk memberi pilihan waktu yang lebih luas bagi pelanggan. Menurutnya, kebutuhan mobilitas pada lintas tersebut dipenuhi oleh beragam jenis perjalanan, mulai dari perjalanan keluarga, bisnis, pendidikan, hingga wisata serta kebutuhan konektivitas antarkota.

Anne juga menekankan bahwa relasi ini memiliki peran strategis dalam menghubungkan Jakarta dengan Jember. “Relasi ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Jakarta dengan Jember serta berbagai kota penting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam satu perjalanan kereta api,” ujarnya.

KAI mencatat KA Pandalungan yang sudah beroperasi sebelumnya menunjukkan kinerja yang positif. Sepanjang 2025, KA Pandalungan melayani 409.200 pelanggan.

Selain itu, pada Januari hingga Mei 2026, jumlah pelanggan tercatat mencapai 173.977 orang. Angka tersebut naik 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 165.197 pelanggan.

Anne mengatakan peningkatan jumlah pelanggan itu mencerminkan kuatnya basis pelanggan pada lintas Jakarta–Jember. “Kinerja KA Pandalungan menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan pada lintas Jakarta–Jember terus terjaga. Karena itu, KAI menambah kapasitas layanan untuk KA Pandalungan 2, dan memperluas pilihan jam keberangkatan, untuk mendukung mobilitas masyarakat di berbagai kota pemberhentian,” kata Anne.

Melalui KA Pandalungan 2, KAI berharap penambahan kapasitas dan perluasan opsi jam keberangkatan dapat menjawab permintaan pelanggan yang beragam. Permintaan tersebut datang dari pelanggan reguler, perjalanan keluarga, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, hingga wisatawan yang membutuhkan akses langsung antarkota dengan jadwal pasti.

KA Pandalungan 2 mulai beroperasi pada 18 Juni 2026 dan menjadi tambahan perjalanan untuk lintas Jember–Gambir. Dengan adanya perjalanan dua arah ini, pelanggan memperoleh opsi keberangkatan yang lebih bervariasi agar aktivitas antarkota dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Untuk mendukung operasional perdananya, KAI membuka pemesanan tiket KA Pandalungan 2 melalui aplikasi Access by KAI dan seluruh kanal penjualan resmi KAI. Sebagai bentuk penyambutan pada pengoperasian awal, KAI juga menyiapkan diskon harga tiket sebesar 30 persen.

Penambahan kapasitas KA Pandalungan 2 dilakukan setelah KAI melihat kinerja KA Pandalungan sebelumnya. Sepanjang 2025, KA Pandalungan mencatat 409.200 pelanggan, sementara pada Januari hingga Mei 2026 jumlah penumpang mencapai 173.977 orang, naik 5,31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 165.197 pelanggan.

Dalam rencana penguatan layanan, KAI menegaskan relasi ini relevan bagi mobilitas masyarakat dari berbagai latar kebutuhan. Ragam permintaan pelanggan—mulai dari perjalanan reguler, keluarga, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, hingga wisatawan—selaras dengan kebutuhan akses langsung antarkota dengan jadwal yang lebih pasti, serta menghubungkan Jakarta dan Jember sekaligus kota-kota penting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam satu perjalanan.