jurnalistik.co.id – Timnas Brasil sukses menyalip Maroko di klasemen Grup C Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan atas Haiti pada matchday kedua.
Kepastian itu didapat pada Sabtu (20/6/2026) pagi WIB di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, ketika Brasil menang dengan skor 3-0.
Kemenangan itu menjadi raihan poin penuh pertama Brasil di fase grup sekaligus mengubah posisi mereka ke puncak klasemen Grup C.
Tiga gol tanpa balas yang bersarang di gawang Haiti membuat Brasil mengemas total empat poin setelah memainkan dua laga di Grup C.
Di laga itu, Matheus Cunha mencetak dwigol pada menit ke-23 dan ke-36.
Vinicius Junior kemudian mencatatkan satu gol pada masa injury time babak pertama, tepat di menit 45+3′.
Skor 3-0 menegaskan kemenangan Brasil pada matchday kedua.
Tambahan angka pada laga kontra Haiti membuat Brasil menyalip Maroko melalui selisih gol, yakni +3 berbanding +1.
Maroko tetap berada di peringkat kedua dengan empat poin dan selisih gol +1.
Pada klasemen sementara, kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin.
Karena itu, perbedaan posisi di Grup C ditentukan oleh agregat gol yang tercatat.
Nasib yang jauh lebih sulit dialami Haiti.
Haiti, wakil CONCACAF, terpuruk di dasar klasemen dengan nol poin setelah kalah telak pada matchday kedua.
Kekalahan itu juga memastikan Haiti menjadi tim pertama yang tersingkir dari Piala Dunia 2026 dalam edisi kali ini.
Dua kekalahan beruntun juga menutup rapat peluang Haiti untuk melaju ke babak 32 besar.
Walaupun pada laga pamungkas Haiti masih bisa berusaha meraih kemenangan, head-to-head mereka sudah dipastikan kalah dari Skotlandia.
Di pertandingan lain dalam Grup C, Maroko melanjutkan lajunya dengan kemenangan 1-0 atas armada The Tartan Army.
Laga tersebut berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB di Stadion Boston, Foxborough, Massachusets, Amerika Serikat.
Gol tunggal penentu kemenangan dicetak Ismael Saibari pada detik ke-71.
Gol pada detik ke-71 itu sekaligus memecahkan rekor sebagai gol tercepat dalam turnamen sejauh ini.
Kemenangan atas Skotlandia menjadi kemenangan perdana Maroko setelah pada laga pembuka mereka hanya bermain imbang 1-1 menghadapi sang juara dunia lima kali.
Hasil tersebut membuat Maroko mempertahankan total empat poin di klasemen Grup C.
Sementara itu, Skotlandia turun ke peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin.
Hasil pada matchday kedua membuat Skotlandia tidak bisa melanjutkan tren positif yang sempat mereka bangun usai meraih kemenangan pada pertandingan pertama.
Dengan rangkaian hasil matchday kedua tersebut, klasemen sementara Grup C menempatkan Brasil di peringkat pertama.
Secara rinci, Brasil mengoleksi empat poin dari dua laga dengan catatan gol 4-1.
Maroko mengumpulkan empat poin dari dua laga dengan catatan gol 2-1.
Skotlandia mengemas tiga poin dari dua laga dengan selisih gol 0 setelah mencatat gol 1-1.
Haiti menutup klasemen dengan nol poin, catatan gol 0-4, dan selisih -4.
Dalam persaingan perebutan posisi teratas, Brasil unggul dari Maroko melalui selisih gol pada akhir matchday kedua.
Brasil mengemas empat gol dan hanya kebobolan satu gol sepanjang dua laga di Grup C.
Maroko mencetak dua gol dan kebobolan satu gol dari dua laga yang sama.
Skotlandia mencetak satu gol dan kebobolan satu gol untuk mengoleksi tiga poin.
Haiti menutup dua laga dengan nol gol, kebobolan empat gol, dan tidak mengoleksi poin.












