Olahraga

Komentar John Herdman tentang Debut Mathew Baker di Indonesia vs Oman

2
×

Komentar John Herdman tentang Debut Mathew Baker di Indonesia vs Oman

Sebarkan artikel ini
Komentar John Herdman soal Debut Mathew Baker di Indonesia Vs Oman Bola 6 Juni 2026
Ilustrasi: Komentar John Herdman soal Debut Mathew Baker di Indonesia Vs Oman

jurnalistik.co.id – Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Karno pada Jumat (5/6/2026). Hasil itu ditutup dengan catatan penting bagi Mathew Baker, yang menjalani debut senior bersama skuat Garuda.

John Herdman menyoroti penampilan Baker setelah pertandingan. Pelatih asal Inggris tersebut menilai momen debut itu menjadi bagian dari proses pengembangan pemain muda yang ia jalankan di tim nasional.

Dalam laga ini, Timnas Indonesia tampil cemerlang sejak awal dan menggulingkan Oman 3-0. Gol Timnas Indonesia dicetak Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-27, serta Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Pertandingan melawan Oman turut menjadi sesuatu yang bersejarah bagi Mathew Baker. Ia merupakan pemain Timnas U19 Indonesia yang diberikan kesempatan oleh John Herdman untuk naik ke level senior.

Mathew Baker yang masih berusia 17 tahun 23 hari diturunkan oleh Herdman di menit ke-79. Baker menggantikan Rizky Ridho, yang saat itu menjadi kapten Timnas Indonesia dalam pertandingan kontra Oman.

Setelah masuk, Baker langsung menjadi bagian dari trio pertahanan bersama Elkan Baggott dan Kevin Diks. Ketiganya menjaga agar gawang Garuda tetap tanpa kebobolan hingga akhir laga.

Debut yang langsung mendapat kepercayaan

Penempatan Baker di menit ke-79 membuatnya hadir ketika pertandingan sudah memasuki fase pengendalian. Meski hanya bermain di sisa waktu pertandingan, ia tetap menjalankan peran untuk menjaga stabilitas pertahanan.

Herdman kemudian memberikan komentar mengenai jalannya debut tersebut. Ia menegaskan bahwa Baker telah mengikuti proses latihan bersama dirinya sebelum diberi kesempatan tampil.

“Dan, Matthew Baker, seperti yang saya katakan, dia mengikuti kamp pelatihan bersama saya. Dia menjalani lima hari yang baik di kamp itu, dia menunjukkan kemampuan teknisnya,” ujar Herdman.

Dalam penjelasannya, Herdman juga menyampaikan bahwa ia memiliki strategi untuk mempercepat perkembangan pemain muda. Pernyataan itu disampaikan ketika konferensi pers pascalaga Indonesia vs Oman yang turut dihadiri KOMPAS.com.

“Saya memiliki strategi besar yang selalu saya terapkan dalam pelatihan internasional saya, untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang menunjukkan potensi.”

“Semakin muda mereka dapat merasakan pengalaman di tim nasional, semakin besar peluang mereka untuk naik ke level sepak bola profesional berikutnya,” lanjut Herdman.

Pengaruh Kevin Diks dan momen di tim

Pelatih John Herdman juga menyoroti Kevin Diks karena keterkaitannya dengan pengalaman debut pemain muda. Diks, yang menjalani debut profesional di usia 17 tahun, kini bermain bersama Borussia Moenchengladbach di Bundesliga Jerman.

“Seperti yang dikatakan Kevin Diks, dia melakukan debut profesionalnya pada usia 17 tahun, dan sekarang dia bermain di Bundesliga,” ujar Herdman. Pernyataan itu menggambarkan perbandingan lintasan pemain muda menuju level profesional.

Herdman kemudian menegaskan bahwa kesempatan bermain adalah hak yang harus diraih melalui usaha. “Jadi, ini adalah kesempatan bagi pemain yang bermain di kancah internasional untuk mendapatkan pengakuan. Tetapi, Anda harus mendapatkan hak itu. Kami tidak memberikan jersey ini secara cuma-cuma kepada siapa pun.”

Di bagian lain konferensi pers, Herdman memberikan respons yang bernuansa internal ketika membahas Mathew Baker. Ia menyebut Baker menyanyikan lagu yang dinilai sesuai situasi setelah masuk ke lapangan.

“Dan Matthew telah bekerja dengan baik, dia menyanyikan lagu yang bagus tadi malam juga, um itu lelucon internal, jelas tidak terlalu lucu.”

Herdman lantas menutup komentar dengan penegasan kebanggaan atas debut yang berlangsung tersebut. “Tapi, ya, tapi dia telah mendapatkan hak untuk bermain dan ya, saya bangga, ini momen yang membanggakan. Dia adalah pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang turun ke lapangan. Dan saudaranya (Timothy Baker) saat ini bermain di U19, sangat menarik,” imbuh Herdman.

Kemenangan 3-0 atas Oman menjadi panggung yang mempertemukan hasil tim dan proses regenerasi. Di tengah dominasi Timnas Indonesia, debut Mathew Baker mencatat momen yang dianggap Herdman sebagai langkah konkret untuk membuka jalan pemain muda ke level sepak bola profesional.