Olahraga

Luka Menalo Akui Lelah Usai Bela Persib di Fase Pramusim Piala Presiden 2026

×

Luka Menalo Akui Lelah Usai Bela Persib di Fase Pramusim Piala Presiden 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Luka Menalo Akui Kelelahan Jalani Piala Presiden 2026 di Fase Pramusim

jurnalistik.co.id – Luka Menalo mengaku dirinya kelelahan usai menjalani laga bersama Persib Bandung pada Piala Presiden 2026 di fase pramusim.

Pengakuan itu muncul setelah video reels yang tersebar luas memperlihatkan Menalo menangis. Menurutnya, reaksi tersebut bukan semata soal emosi sesaat, melainkan kondisi fisiknya setelah pertandingan.

Sang penyerang sayap menyebut bahwa ia sempat melihat video yang beredar, namun yang paling ia rasakan justru rasa lelah setelah pertandingan berakhir. “Saya juga melihat video itu, tapi saya hanya merasa lelah setelah pertandingan,” ujar Menalo setelah menyelesaikan laga fase grup.

Menalo menambahkan bahwa laga yang ia jalani merupakan bagian dari rangkaian pertandingan padat. Ia menyatakan ini adalah pertandingan kedua dalam empat hari, membuatnya merasa kehabisan tenaga dan sedang memikirkan hal lain di luar lapangan.

Meski demikian, Menalo tetap menilai momen tersebut menyenangkan. “Itu adalah pertandingan kedua dalam empat hari dan saya lelah serta sedang memikirkan hal lain, tapi saya senang, saya senang tentang video itu,” katanya.

Persib sendiri akhirnya menuntaskan pertandingan terakhir fase Grup A Piala Presiden 2026 dengan kemenangan. Pada laga melawan Tampines Rovers (Singapura), Persib meraih hasil 1-0 berkat gol tunggal Balsa Sekulic.

Pertandingan tersebut digelar pada Jumat, 31/7/2026, di Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Skor akhir 1-0 menandai bahwa Persib mampu keluar dari tekanan ketika laga berjalan ketat.

Jadwal padat jadi tantangan kebugaran

Menalo menilai Piala Presiden 2026 memang memiliki ritme yang tidak ringan bagi pemain. Ia menyinggung bahwa jadwal kompetisi pramusim terpaksa dihadapi dengan kondisi kebugaran yang belum berada pada level ideal.

Secara total, Persib harus memainkan lima pertandingan dalam rentang 12 hari. Sementara itu, tim lain rata-rata menghadapi tiga partai dalam kurun waktu tujuh hari.

Menurut gambaran yang disampaikan, mayoritas kontestan baru menjalani persiapan pramusim sekitar dua hingga tiga pekan sebelum memasuki rangkaian pertandingan. Situasi ini membuat persaingan berjalan di tengah penyesuaian fisik dan ritme tim.

Di tengah tantangan itu, Persib tetap sanggup mengakhiri fase grup dengan hasil yang memuaskan. Menalo menekankan bahwa tim mampu mengumpulkan poin sempurna.

“Ini adalah pramusim, maksud saya periode yang singkat, pertandingan ketiga berturut-turut, dan hal paling penting, kami menang lagi, clean sheet,” tutur Menalo.

Ia juga menilai jalannya pertandingan tidak mudah terutama karena laga yang dijalani merupakan pertandingan ketiga berturut-turut dalam tempo waktu yang berdekatan. “Karena ini pertandingan berat, terutama karena ini adalah yang ketiga berturut-turut (dalam seminggu),” kata Menalo.

Persib bermain minim risiko

Dalam pertandingan lawan Tampines Rovers, Persib memilih pendekatan yang lebih hati-hati, memanfaatkan sisa energi skuad untuk bermain dengan minim risiko. Tim cenderung tampil sabar dan menunggu momentum sebelum menjalankan serangan balik.

Strategi tersebut berujung pada gol yang menjadi pembeda. Gol spektakuler Balsa Sekulic tercipta pada fase akhir pertandingan, tepatnya sekitar 10 menit menjelang berakhirnya laga.

Menalo menjelaskan pola tim di babak kedua, yang menurutnya lebih menunggu kesempatan. Ia mengatakan bahwa Persib baru mendapatkan momen ketika pertandingan berjalan semakin menipis.

“Di babak kedua, kami tampil menunggu kesempatan. Kami mendapatkan kesempatan itu, Balsa mencetak gol luar biasa.”

Setelah gol tersebut memastikan kemenangan, Menalo menyampaikan apresiasi kepada Balsa Sekulic dan seluruh tim. Ia menyatakan keinginannya untuk mengucapkan selamat sekaligus memberi penghormatan atas kerja kolektif yang membawa Persib meraih hasil akhir.

“Jadi saya ingin mengucapkan selamat kepadanya dan kepada seluruh tim atas kemenangan ini,” ucap Menalo.

Dari rangkaian pertandingan pramusim yang singkat namun padat, Menalo menegaskan bahwa kemenangan dengan clean sheet menjadi hal penting bagi Persib. Ia juga menempatkan rasa lelah yang dirasakannya sebagai konsekuensi dari tempo permainan yang terus berulang, termasuk laga kedua dalam empat hari yang ia sebutkan langsung dalam komentarnya.