jurnalistik.co.id – Marc Marquez menilai persaingan gelar MotoGP 2026 masih ditentukan oleh satu faktor yang sulit ia alihkan: kondisi fisiknya. Menurutnya, kemampuan menjaga performa hingga akhir musim menjadi penentu apakah ia bisa terus bersaing di barisan terdepan.
Pengakuan itu mengemuka ketika pertarungan gelar makin rapat, terutama menjelang seri di Sachsenring. Marquez menegaskan bahwa tantangan terbesarnya bukan sekadar siapa yang tampil lebih cepat pada satu akhir pekan, melainkan bagaimana ia mempertahankan level tubuhnya di balapan-balapan berikutnya.
Ia menyebut risiko terbesar berasal dari dirinya sendiri. “Rival terbesar saya, atau yang paling saya khawatirkan, adalah kondisi fisik saya,” kata Marquez, seperti dikutip dari Crash.net, Kamis (10/7/2026).
Bagi Marquez, situasi akan lebih terbuka selama kondisi fisiknya terus membaik. “Yang lain saya tidak terlalu peduli. Memang mereka sangat cepat, tetapi lawan utama saya adalah bagaimana saya bisa terus meningkatkan level performa di balapan-balapan berikutnya,” ujarnya.
Dengan kata lain, ia tidak ingin terlalu memusatkan pikiran pada pesaing tertentu. Fokusnya diarahkan pada proses peningkatan performa dari seri ke seri, agar kecepatan yang ia incar bisa hadir secara konsisten sampai titik akhir musim.
Dalam musim 2026, Marquez pernah menghadapi momen yang membuat peluangnya sempat dianggap menipis. Usai MotoGP Italia, ia tertinggal 102 poin dari pemuncak klasemen karena awal musim diwarnai cedera.
Namun, ia melihat bahwa momentum bisa berubah saat ia kembali menemukan ritme terbaik. “Peluang Marquez sempat dianggap menipis usai MotoGP Italia,” demikian gambaran perjalanan kompetisinya yang kemudian berbalik arah.
Perubahan itu terjadi setelah Marquez meraih kemenangan di MotoGP Hungaria. Hasil tersebut membuat selisih poinnya menyempit, setelah Marco Bezzecchi yang sempat memimpin klasemen tidak lagi meraih hasil maksimal dalam beberapa seri terakhir.
Setelah rangkaian tersebut, jarak Marquez dengan Bezzecchi kini tinggal 40 poin. Pada saat yang sama, persaingan juga semakin terasa ketat karena hanya terpaut 63 poin antara delapan pebalap teratas klasemen sementara.
Angka-angka tersebut menggambarkan betapa rapatnya perebutan posisi di papan atas. Dalam kondisi seperti ini, setiap akhir pekan bisa berpengaruh besar pada peluang gelar, termasuk dari sisi konsistensi performa.
Kendati situasinya kompetitif, Marquez menyatakan ia tidak terlalu memikirkan “rival terberat” dalam arti mencari satu nama untuk dikejar. Baginya, pertanyaan utamanya adalah seberapa jauh ia bisa mengangkat level balapnya ketika kondisi fisik mendukung.
Menjelang Sachsenring, Marquez ingin mengunci peluang podium
Berita Terkait
Marquez juga menyinggung rencana pendekatannya saat menjalani seri di Sachsenring. Ia menyatakan pendekatan yang akan diterapkannya berbeda dari saat tampil di MotoGP Belanda di Assen.
Ia ingin memaksimalkan sesi latihan bebas pertama (FP1) untuk memahami karakter motor sekaligus mengukur daya saing. “Memang benar di Assen mentalitasnya berbeda. Di sini saya memulai sejak FP1 untuk memahami seperti apa level kami. Tapi saya ingin bertarung memperebutkan podium,” ucap Marquez.
Dengan langkah tersebut, ia berharap bisa memperoleh gambaran yang lebih jelas sejak awal akhir pekan. Dengan FP1 sebagai titik berangkat, Marquez ingin tahu sejak dini apakah kecepatannya sudah cukup untuk bersaing pada level yang ia incar.
Sachsenring sendiri menjadi lintasan yang dianggap akrab baginya. Marquez menyebut sirkuit itu termasuk favorit, karena ia sudah mengoleksi sembilan kemenangan MotoGP di sana.
Pengalaman di Sachsenring menjadi modal penting saat targetnya kembali ke podium. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ada aspek tubuh yang masih memengaruhi ritme balapnya.
Meski bahu kanan belum pulih sepenuhnya, ia tetap melihat karakter Sachsenring sebagai alasan ia bisa kembali tampil kuat. Lintasan itu didominasi tikungan ke kiri, sesuatu yang membuat Marquez kembali dijagokan sebagai kandidat peraih kemenangan.
Dalam konteks cedera yang masih menyisakan proses pemulihan, Marquez mengaitkannya dengan bagaimana ia mampu menyesuaikan diri selama balapan. Ekspektasi tinggi di setiap seri menjadi bagian dari tugas yang harus ia jalani sebagai pebalap yang sudah lama dekat dengan persaingan juara.
Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi tekanan ketika berlaga di MotoGP Jerman. Dengan begitu, yang ia pertahankan sebagai fokus utama adalah kemajuan kondisi fisik agar strategi akhir pekan bisa dieksekusi sesuai rencana.
Langkah untuk memetakan level sejak FP1 dinilai sejalan dengan keyakinannya bahwa peningkatan performa harus berjalan bertahap. Ia ingin memastikan bahwa setiap sesi yang dijalani benar-benar menjawab kebutuhan balapnya, bukan sekadar mengikuti agenda latihan.
Menjelang balapan di Sachsenring, dinamika klasemen juga membuat setiap keputusan menjadi lebih bernilai. Marquez yang kini berada dalam jarak 40 poin dari Bezzecchi perlu menjaga agar tren positifnya tidak berhenti di tengah jalan.
Di sisi lain, hanya 63 poin yang memisahkan delapan pebalap teratas, sehingga persaingan untuk posisi penting masih akan berlangsung. Pada situasi seperti ini, kondisi fisik yang ia sebut sebagai rival utama bisa menjadi pembeda antara finis biasa dan hasil yang benar-benar mengangkat peluang gelar.
Marquez tampak memilih cara yang lebih terukur: menempatkan persaingan sebagai hasil dari peningkatan yang bisa ia lakukan, sambil tetap menargetkan pertarungan podium. “Rival terbesar saya… adalah kondisi fisik saya,” dan ia melanjutkannya dengan tekad untuk terus naik level di balapan berikutnya.
Dengan kombinasi pengalaman di Sachsenring, fokus pada pemahaman sejak FP1, serta tekad untuk memperebutkan podium meski pemulihan bahu kanan belum tuntas, Marquez memasuki seri ini dengan satu pesan yang jelas. Gelar MotoGP 2026, baginya, akan sangat bergantung pada apakah tubuhnya mampu mengimbangi tuntutan balapan yang makin ketat.


![[POPULER OTOMOTIF] Hasil Klasemen MotoGP, Jadwal MotoGP Ceko 2026 Otomotif 22 Juni 2026](https://jurnalistik.co.id/wp-content/uploads/2026/06/6a37121cc440a-350x220.jpeg)









