jurnalistik.co.id – Sir Keir Starmer mengumumkan pengunduran diri sebagai pemimpin Partai Buruh. Ia juga menyatakan akan tetap menjabat sebagai perdana menteri sampai penggantinya terpilih dan mulai menjalankan tugas.
Langkah ini menandai berakhirnya masa Starmer di 10 Downing Street. Keputusan tersebut sekaligus membuka jalan bagi kontestasi kepemimpinan di internal Partai Buruh, yang menentukan siapa yang akan memimpin partai menuju pemilihan umum berikutnya.
Berikutnya, pertanyaan besar yang muncul adalah mengapa Starmer memilih mundur, serta bagaimana proses memilih pemimpin baru berjalan. Dari waktu hingga persyaratan pencalonan, partai menyiapkan mekanisme yang akan memengaruhi kecepatan pergantian di pemerintahan.
Mengapa Starmer mengundurkan diri
Menurut laporan, tekanan terhadap Keir Starmer telah berkembang dalam periode yang panjang. Situasi itu berjalan seiring dengan kondisi perolehan dukungan publik yang buruk untuk Partai Buruh secara umum, sekaligus untuk Starmer secara pribadi.
Dalam kalender politiknya, stabilitas pemerintahan Starmer kembali mendapat ujian setelah dokumen-dokumen dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Rilis tersebut disebut memunculkan kembali skandal terkait keputusan Starmer menunjuk Peter Mandelson sebagai duta besar Amerika Serikat.
Selain persoalan di tingkat internasional, kinerja politik Partai Buruh juga terkena pukulan dari hasil pemilihan. Pada Februari, terjadi kekalahan penting dalam pemilihan sela, ketika Partai Buruh kehilangan kursi yang sebelumnya dianggap aman kepada Partai Hijau.
Kekalahan itu terjadi setelah Starmer disebut menghalangi Burham untuk maju. Dampaknya kemudian disebut menjalar menjadi ujian kepemimpinan saat rangkaian pemilihan di bulan Mei beralih menjadi semacam penanda (litmus test) bagi arah kepemimpinan Starmer.
Hasil pemilihan di Mei dinilai sangat merugikan, bahkan lebih buruk daripada yang sempat dikhawatirkan banyak pihak di dalam partai. Situasi tersebut mendorong perubahan besar di jajaran pemerintahan, termasuk pengunduran diri Wes Streeting dari jabatan menteri kesehatan.
Selain Streeting, sejumlah menteri yang lebih junior juga dikabarkan mengundurkan diri. Starmer disebut tetap berupaya bertahan, tetapi otoritasnya makin melemah akibat dinamika internal yang terus berlangsung.
Di awal bulan ini, sumber tekanan lain muncul dari konflik yang sudah lama diperdebatkan di balik layar mengenai belanja pertahanan. Perselisihan terkait pengeluaran pertahanan itu disebut berujung pada pengunduran diri John Healey sebagai menteri pertahanan.
Perubahan berikutnya datang setelah pemilihan Andy Burnham di Makerfield. Ia kemudian diketahui telah mengatasi hambatan untuk memulai upaya kepemimpinan. Pada awalnya, Starmer sempat mengatakan bahwa ia akan menghadapi setiap tantangan kepemimpinan.
Namun, pada akhir pekan, Starmer dilaporkan menarik kesimpulan yang berbeda. Ia menyatakan bahwa anggota Parlemen Partai Buruh menginginkan figur lain untuk memimpin mereka menuju pemilihan umum berikutnya.
Kapan dan bagaimana pemimpin baru dipilih
Partai belum mengumumkan jadwal resmi secara rinci untuk kontestasi kepemimpinan yang akan datang. Meski demikian, disebut bahwa rincian waktunya akan disepakati “segera” (shortly).
Dalam pernyataannya, Starmer mengatakan ia akan meminta Komite Eksekutif Nasional (National Executive Committee) Partai Buruh membuka proses nominasi untuk pemimpin baru. Ia menyebut nominasi akan mulai 9 Juli dan ditutup pada 16 Juli, bertepatan dengan dimulainya masa reses musim panas Parlemen.
Angka persyaratan nominasi menjadi penentu seberapa luas kandidat yang mungkin muncul. Aturan partai menyebut calon harus dinominasikan oleh minimal 81 anggota parlemen dari Partai Buruh agar bisa bertarung.
Dengan batas tersebut, potensi jumlah calon yang bisa masuk bursa disebut hanya terbatas, yaitu maksimal empat nama. Di samping dukungan dari anggota parlemen, calon juga harus memperoleh dukungan dari basis partai di tingkat lokal.
Ketentuan berikutnya adalah calon perlu mendapatkan dukungan dari setidaknya 32 dari 634 cabang lokal Partai Buruh, atau alternatifnya dari tiga organisasi yang berafiliasi dengan partai. Organisasi yang berafiliasi tersebut mencakup dua serikat pekerja.
Ketika jendela nominasi ditutup, calon yang berhasil melewati ambang batas akan berhadapan dengan tahapan pemungutan suara. Pemungutan suara disebut dilakukan oleh anggota partai serta pendukung dari serikat pekerja yang berafiliasi.
Pada fase setelah itu, kandidat biasanya mengikuti rangkaian forum internal dan debat. Disebutkan bahwa selama musim panas, akan ada hustings dan debat yang ditayangkan di televisi untuk membantu anggota partai menilai pilihan mereka.
Starmer menegaskan bahwa jika skenario tersebut terjadi, pemimpin baru seharusnya sudah ada sebelum Parlemen kembali dari libur musim panas pada 1 September. Dengan demikian, pergantian kepemimpinan di tingkat partai diharapkan terhubung dengan kesiapan pemerintahan.
Apakah akan ada pemungutan suara
Meski mekanisme pemilihan sudah tergambar, masih ada ketidakpastian apakah pemungutan suara benar-benar diperlukan. Situasi ini bergantung pada jumlah kandidat yang masuk bursa pencalonan pada level anggota parlemen.
Andy Burnham, mantan wali kota Greater Manchester, disebut sudah mengonfirmasi bahwa ia akan maju. Ia disebut memperoleh momentum setelah terpilih sebagai anggota parlemen untuk Makerfield, yang memberi jalur baginya untuk meluncurkan upaya kepemimpinan.
Sementara itu, Wes Streeting—yang sempat dipandang sebagai rival potensial—disebut telah menyatakan tidak akan maju. Ia juga diketahui memberikan dukungan kepada Burnham.
Di antara nama lain yang disebut berpotensi mencalonkan diri adalah Angela Rayner, mantan wakil pemimpin. Namun, disebutkan bahwa Angela Rayner belum menyatakan apakah akan masuk dalam pencalonan.
Jika pada akhirnya tidak ada anggota parlemen lain yang “melemparkan topi ke dalam ring”, Burnham dapat menjadi pemimpin tanpa perlu melalui pemungutan suara. Dalam skenario tersebut, pergantian kepemimpinan partai akan bergerak lebih cepat, dan proses menuju jabatan di No 10 disebut akan berlangsung secara lebih cepat pula.












