jurnalistik.co.id – Mitsubishi Motors terus membuka tabir Pajero generasi terbaru, dimulai dari elemen-elemen yang paling dekat dengan karakter SUV tersebut. Setelah sejumlah bocoran desain eksterior, pabrikan kini menampilkan wujud kabin yang tetap kental nuansa off-road.
Menurut Carscoops, pengungkapan kali ini menyoroti panel instrumen Pajero generasi terbaru yang menampilkan pembacaan informasi secara digital. SUV flagship ini dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2026, sekaligus menjadi penanda fase baru setelah model sebelumnya dihentikan produksinya sekitar lima tahun lalu.
Di bagian depan pengemudi, Mitsubishi menyematkan layar digital Multi Meter dengan konsep tiga panel instrumen atau triple gauge pod. Format ini ditujukan agar informasi penting dapat terlihat jelas dan dapat dipantau secara real-time selama kendaraan melaju.
Lewat layar tersebut, pengemudi dapat memantau sejumlah data, mulai dari ketinggian kendaraan, sudut kemiringan (roll), sudut tanjakan dan turunan (pitch), arah kompas, suhu luar, hingga distribusi torsi. Keseluruhan parameter itu dirancang untuk membantu pengemudi membaca kondisi medan saat kendaraan menembus beragam situasi jalan maupun cuaca.
Untuk konteks, pada Pajero generasi sebelumnya, data tersebut ditampilkan melalui instrumen analog. Di antaranya terdapat fitur inclinometer yang selama ini menjadi salah satu identitas Pajero legendaris Mitsubishi.
Mitsubishi menyebut Pajero terbaru dikembangkan untuk menghadirkan kemampuan off-road yang benar-benar dapat diandalkan. Di saat yang sama, perusahaan menekankan bahwa kendaraan tetap memberikan kenyamanan serta rasa aman ketika digunakan di berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Selain kabin, pabrikan juga kembali memperlihatkan sejumlah isyarat eksterior dari Pajero generasi terbaru. SUV ini memakai lampu depan LED berbentuk huruf T yang mengapit logo tiga berlian Mitsubishi.
Dari jajaran teaser dan foto uji jalan yang sudah beredar, Pajero disebut tetap mempertahankan wujud khas SUV sejati. Ciri yang tampak antara lain kap mesin tinggi, overfender yang tegas, pilar C berukuran besar, serta bagian buritan yang dibuat lebih tegak.
Untuk fondasinya, Mitsubishi memastikan Pajero terbaru dibangun menggunakan platform ladder frame yang sama dengan pikap Triton. Meski menggunakan kerangka serupa, Mitsubishi menyatakan ada pengembangan khusus pada bagian kabin serta sistem suspensi depan dan belakang agar kendaraan dapat menggabungkan kemampuan off-road dengan kenyamanan berkendara di jalan raya.
Dari sisi teknologi penggerak, rincian spesifikasi dapur pacu belum diungkap secara detail. Meski demikian, Pajero terbaru diperkirakan akan memakai sistem elektrifikasi dan menjadi bagian dari strategi Mitsubishi untuk menghadirkan lima model hybrid (HEV) serta lima model plug-in hybrid (PHEV) dalam enam tahun ke depan.
Sebagai bagian dari rencana komunikasi sebelum peluncuran, Mitsubishi juga memastikan informasi mengenai Pajero terbaru akan terus dibagikan melalui situs teaser resmi sampai debut global dilakukan. Selain dipasarkan di berbagai negara, SUV ini disebut akan kembali hadir di Amerika Utara dengan nama Montero.
Pengungkapan kabin ini juga menegaskan bahwa Pajero generasi terbaru diposisikan sebagai langkah transisi yang cukup signifikan. Mitsubishi ingin menutup jarak dari generasi sebelumnya yang berhenti diproduksi sekitar lima tahun lalu, lalu memulai fase baru dengan jadwal debut pada musim gugur 2026.
Selain tampilan digitalnya, rancangan tiga panel instrumen atau triple gauge pod tersebut dibuat agar pembacaan informasi tidak hanya menjadi penanda tampilan, tetapi benar-benar membantu pengemudi menilai situasi. Mulai dari data ketinggian hingga orientasi kemiringan—termasuk arah kompas—pendekatan ini berangkat dari kebutuhan membaca kondisi medan saat kendaraan menghadapi perubahan elevasi maupun variasi cuaca. Pada generasi terdahulu, bantuan semacam ini lebih mengandalkan instrumen analog, termasuk inclinometer yang lama melekat sebagai identitas Pajero.
Untuk menopang karakter off-road yang disebut Mitsubishi tetap diutamakan, Pajero terbaru dikabarkan menggunakan platform ladder frame yang berakar pada basis pikap Triton. Meski kerangkanya serupa, pengembangan diarahkan pada penataan kabin serta penyetelan suspensi depan dan belakang agar kendaraan mampu menggabungkan kemampuan melibas medan berat dengan rasa nyaman saat melaju di jalan raya.
Di sisi strategi jangka menengah, Mitsubishi juga belum merinci detail spesifikasi sistem penggerak, tetapi memberi sinyal kuat soal elektrifikasi. Pajero generasi terbaru disebut selaras dengan rencana menghadirkan lima model hybrid (HEV) dan lima model plug-in hybrid (PHEV) dalam enam tahun ke depan. Informasi tambahan bahkan direncanakan tetap dibagikan melalui situs teaser resmi sampai debut global, dengan kabar bahwa SUV ini nantinya akan kembali hadir di Amerika Utara dengan nama Montero.












