Otomotif

Mitos atau Fakta: Mobil Listrik Tak Punya Ban Serep?

0
×

Mitos atau Fakta: Mobil Listrik Tak Punya Ban Serep?

Sebarkan artikel ini
Mitos atau Fakta, Mobil Listrik Tidak Punya Ban Serep? Otomotif 7 Juni 2026
Ilustrasi: Mitos atau Fakta, Mobil Listrik Tidak Punya Ban Serep?

jurnalistik.co.id – Ban serep adalah perlengkapan penting pada mobil. Fungsinya untuk menggantikan ban utama sementara ketika ban mengalami kebocoran atau kerusakan di perjalanan. Namun, pada sebagian mobil listrik, ban serep tidak lagi disertakan dan digantikan dengan teknologi lain yang menjalankan fungsi serupa.

Menurut Harry Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia, sebagian besar mobil listrik memang tidak dilengkapi ban serep. Ia menyampaikan alasan yang berkaitan dengan rancangan kendaraan. “Kebanyakan untuk menghemat ruang dan mengurangi bobot kendaraan, mengingat baterai besar yang sudah menyita volume kabin,” kata Harry, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Bagi pengguna yang tetap menghadapi kendala pada ban, perusahaan juga menyediakan layanan darurat. Harry menjelaskan, “Untuk pengguna mobil listrik MG yang mengalami masalah dengan ban, kami memiliki layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) dan layanan towing bagi kendaraan yang mengalami kendala di perjalanan. Layanan ini dapat diakses melalui MG Care di 0800-1-880-990 (tersedia 24 jam dalam 7 hari),” kata Harry.

Pengganti ban serep di mobil listrik

Senada, Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors, menyebut bahwa mobil listrik Wuling telah dilengkapi tire repair kit yang berfungsi untuk melakukan penambalan sekaligus pengisian angin ban saat kondisi darurat. Artinya, perangkat tersebut ditujukan untuk membantu penanganan di situasi bermasalah, tanpa mengandalkan ban cadangan sebagai pengganti ban utama.

Untuk mendukung pencegahan, Aji menambahkan adanya sistem pemantauan tekanan ban. “Selain itu sebagai bentuk pencegahan tersedia juga tire pressure monitoring system (TPMS) yang bertugas memonitor kondisi tekanan udara pada ban,” ujar Aji, kepada Kompas.com.

Di sisi lain, sebagian produsen memilih tidak membekali kendaraan dengan ban cadangan karena telah menggunakan ban jenis Run Flat Tire (RFT). Sementara sebagian produsen lainnya mengandalkan tire repair kit sebagai pengganti fungsi ban serep.

Aturan yang mengizinkan pengganti ban serep

Pemakaian teknologi pengganti ban serep pada mobil listrik tidak melanggar aturan. Ketentuannya diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor, khususnya Pasal 14.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa ban cadangan dapat diganti dengan teknologi pengganti fungsi ban cadangan. Teknologi yang dimaksud meliputi: run flat tire yang dilengkapi indikator tekanan ban, tire repair kit, atau teknologi lain. Selain itu, pengganti fungsi ban cadangan wajib dilengkapi petunjuk penggunaan di jalan.

Aturan juga menyebutkan bahwa kendaraan yang menggunakan teknologi tersebut diperbolehkan tidak dilengkapi dongkrak maupun alat pembuka roda. Dengan demikian, ketiadaan ban serep pada skema tertentu dapat diterima selama pengganti fungsi yang digunakan memenuhi ketentuan, termasuk ketersediaan petunjuk penggunaannya.

Ketentuan umum ban cadangan dalam aturan lalu lintas

Selain Permenhub, aturan umum mengenai ban cadangan tercantum dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 57 yang menyebutkan bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi perlengkapan kendaraan, termasuk ban cadangan untuk mobil.

Terkait spesifikasinya, ban cadangan tidak harus sama persis dengan ban utama. Perbedaan masih diperbolehkan pada lebar tapak ban, namun diameter keseluruhannya wajib sama. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 47 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Dengan mengacu pada aturan tersebut, klaim bahwa mobil listrik tidak memiliki ban serep sepenuhnya bersifat “mitos” atau “fakta” bergantung pada perangkat pengganti yang tersedia serta pemenuhan ketentuan yang berlaku. Pada praktiknya, sebagian produsen memang tidak menyertakan ban serep, tetapi menyediakan teknologi seperti Run Flat Tire atau tire repair kit, sekaligus sistem dan layanan pendukung ketika terjadi kendala di perjalanan.