Teknologi

Mitratel Siapkan Tower, Fiber Optik, dan Solar Panel untuk Dorong Internet Rakyat

×

Mitratel Siapkan Tower, Fiber Optik, dan Solar Panel untuk Dorong Internet Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dukung Ekspansi Internet Rakyat, Mitratel Siapkan Tower dan Fiber Optik

jurnalistik.co.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/MTEL) memperluas infrastruktur digital untuk mendukung pengembangan layanan Internet Rakyat melalui penyediaan menara dan jaringan fiber optik. Perseroan juga menyiapkan solusi energi berbasis panel surya di lokasi menara guna meningkatkan efisiensi operasional.

Perluasan ini ditujukan agar layanan Internet Rakyat dapat berjalan lebih andal, seiring meningkatnya kebutuhan akses internet rumah di Indonesia. Mitratel menempatkan langkah tersebut sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru di luar bisnis penyewaan menara.

Direktur Bisnis Mitratel, Agus Winarno, menyampaikan bahwa perusahaan telah menjadi mitra strategis bagi operator yang mengembangkan layanan Internet Rakyat. Ia melihat ada dinamika persaingan yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di sektor ini.

Menurut Agus, saat ini Mitratel berperan mendampingi operator yang sama-sama berupaya membangun infrastruktur Internet Rakyat. Ia mengatakan, “Sekarang ada dua operator yang bermain di internet rakyat. Mereka sedang agresif membangun infrastruktur untuk internet rakyat. Kami sebagai next generation tower company menjadi partner strategis bagi kedua operator tersebut,” ujar Agus di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Mitratel tidak hanya menyediakan menara telekomunikasi, tetapi juga menyiapkan jaringan fiber optik yang menjadi kebutuhan utama untuk fixed broadband. Agus menjelaskan, “Yang sekarang berjalan adalah kami mendukung mereka dalam bentuk tower dan fiber . Kebutuhan mereka untuk akses harus didukung infrastruktur fiber ,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak lagi terbatas di Jawa. “Ini mulai berjalan bukan hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa. Dominasi aset kami di luar Jawa menjadi salah satu pusat pertumbuhan untuk akses tersebut,” lanjutnya.

Dalam skema kerja sama, Mitratel menerapkan pola yang mirip seperti penyewaan infrastruktur kepada operator seluler. Perusahaan menggunakan kontrak jangka panjang untuk memberikan kepastian pendapatan, baik untuk layanan tower maupun kebutuhan fiber.

Agus menyebutkan durasi kerja sama sekitar 10 tahun, dengan fokus pada pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur. Ia mengatakan, “Skemanya sama seperti penyewaan kepada operator mobile , yaitu kontrak jangka panjang sekitar 10 tahun, baik untuk tower maupun fiber ,” ucapnya.

Solusi energi untuk menekan biaya listrik

Selain memperluas bisnis infrastruktur digital, Mitratel juga mengembangkan layanan solusi energi bagi operator telekomunikasi. Salah satu fokusnya adalah pemasangan solar panel system di lokasi menara untuk membantu operator menekan biaya konsumsi listrik.

Agus menjelaskan bahwa kebutuhan efisiensi daya menjadi alasan perusahaan menghadirkan sistem panel surya. “Kami menangkap kebutuhan operator yang ingin menekan biaya listrik. Kami hadir dengan solusi berupa pembangunan solar panel system ,” kata dia.

Untuk menguatkan rencana tersebut, Mitratel telah melakukan proof of concept di beberapa lokasi. “Kami sudah melakukan proof of concept di beberapa lokasi dan mampu menghasilkan efisiensi sekitar 22-25 persen, yang kemudian dibagi dengan operator,” lanjut Agus.

Mitratel menilai bisnis solusi energi memiliki prospek besar karena setiap lokasi BTS membutuhkan pasokan listrik dalam aktivitas operasionalnya. Ia menegaskan, “Kami melihat ini menjadi peluang besar karena setiap site membutuhkan listrik dan membutuhkan efisiensi. Secara teknis sudah berjalan, secara komersial juga sudah dibangun. Ini akan menjadi salah satu engine pertumbuhan baru Mitratel,” katanya.

Pengalaman kelistrikan di lebih dari 1.200 lokasi

Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel, Hastining B. Astuti, menyoroti kesiapan operasional perseroan dalam pengelolaan sistem kelistrikan. Ia menyampaikan bahwa Mitratel telah memiliki power system untuk menyuplai kebutuhan energi di lebih dari 1.200 lokasi menara.

Dalam keterangannya, Hastining juga menyebutkan bahwa sejumlah lokasi sudah menggunakan solar panel system. “Mitratel sudah memiliki power system untuk menyuplai kebutuhan energi di lebih dari 1.200 site dan di beberapa lokasi sudah menggunakan solar panel system ,” kata Hastining.

Dengan kombinasi dukungan tower, jaringan fiber optik, serta solusi energi berbasis panel surya, Mitratel memposisikan diri untuk ikut mempercepat pengembangan layanan Internet Rakyat. Strategi berbasis kontrak jangka panjang dan efisiensi energi diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan perseroan sekaligus membantu operator menjaga keberlanjutan biaya operasional.