Internasional

Trump Catat Lebih dari US$1 Miliar dari Kripto pada Tahun Pertama Kembali Berkuasa

×

Trump Catat Lebih dari US$1 Miliar dari Kripto pada Tahun Pertama Kembali Berkuasa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Trump made more than $1bn from crypto in first year back in office

jurnalistik.co.id – Donald Trump mencatat pendapatan lebih dari US$1 miliar dari bisnis berbasis kripto pada tahun pertama masa jabatannya kembali, demikian terungkap dalam laporan keuangan wajibnya untuk periode 2025 yang berjumlah 927 halaman.

Dokumen tersebut, yang dipublikasikan BBC pada 1 Juli 2026, memperlihatkan bahwa pendapatan Trump dari aset digital justru melampaui pemasukan yang berasal dari sejumlah lini bisnis lain yang selama ini menjadi penopang namanya.

Dalam laporan itu, Trump menyatakan memperoleh US$635 juta dalam bentuk royalti dari sebuah “Trump meme coin”. Koin tersebut, menurut rincian yang disampaikan, diluncurkan tiga hari sebelum ia resmi menjabat kembali, namun nilainya kemudian turun tajam setelah peluncuran.

Selain pemasukan dari royalti meme coin, Trump juga mencatat pendapatan lebih dari US$500 juta dari World Liberty Financial, sebuah perusahaan kripto yang didirikan oleh putra-putranya serta anak-anak dari special envoy Steve Witkoff.

Rangkaian angka dalam dokumen ini turut menunjukkan bahwa aktivitas bisnis Trump tidak hanya terkonsentrasi pada satu instrumen keuangan. Laporan yang sama juga mencantumkan pemasukan dari bisnis properti serta beragam barang bertema Trump.

Di tengah meningkatnya ekspos pendapatan dari industri kripto, Gedung Putih menolak anggapan bahwa Trump mendapat keuntungan pribadi dari posisi kepresidenannya. Penolakan itu disampaikan oleh Anna Kelly, deputi juru bicara pers Gedung Putih, melalui pernyataan resmi.

Kelly menegaskan, “Neither the President nor his family has ever engaged – or will ever engage – in conflicts of interest,” seraya menambahkan bahwa setiap langkah pemerintahan Trump dijalankan demi kepentingan masyarakat Amerika.

Ia juga menyatakan bahwa tuduhan etika yang dibawa oleh pihak-pihak kritis merupakan narasi lama yang terus diputar. Kelly menulis: “All actions by President Trump and his administration are taken in the best interest of the American people – and any so-called ‘reporters’ pushing otherwise are recycling the same, tired, false narrative that Democrats and the legacy media have been pushing for a decade.”

BBC mencatat, laporan terbaru Trump menampilkan kenaikan yang signifikan dibanding laporan tahun sebelumnya untuk 2024, ketika ia telah mengungkapkan pendapatan lebih dari US$600 juta. Dengan demikian, pendapatan dari kripto pada 2025 menjadi sorotan utama karena nilainya melonjak ketika ia berada kembali di kursi kepresidenan.

Meski demikian, tidak seluruh gambaran keuangan Trump bertumpu pada kripto. Laporan itu juga merinci pendapatan dari klub-klub dan properti yang terkait dengan merek Trump.

Trump mencatat penghasilan sekitar US$77 juta dari klub Mar-a-Lago. Dari klub golf di Doral, Florida, ia melaporkan pendapatan sebesar US$122 juta. Selain itu, ia memperoleh lebih dari US$30 juta dari masing-masing klub golf di Bedminster, New Jersey, dan Jupiter, Florida, serta Turnberry di Skotlandia.

Selain royalti dan pendapatan dari properti, laporan juga menyebutkan pemasukan dari beragam usaha lain. Di antaranya, Trump melaporkan US$4,7 juta dalam bentuk royalti dari jam tangan bermerek Trump.

Dokumen yang sama juga mencantumkan keterkaitan bisnis Trump dengan produk-produk bertema mereknya, seperti Alkitab bermerek Trump (Trump-branded Bibles), sepatu olahraga (trainers), parfum (fragrances), hingga gitar.

Informasi dalam laporan keuangan tersebut tidak hanya memuat Trump. First Lady Melania Trump turut melaporkan pendapatannya untuk 2025, termasuk US$10,7 juta dari “license agreement” yang terkait dengan dokumenter tentang dirinya yang dirilis pada tahun sebelumnya.

Melania juga mencatat sekitar US$6 juta pendapatan dari penjualan NFT, yaitu gambar digital yang dijual di layanan daring.

Di sisi lain, laporan juga merinci penyelesaian (settlements) dari sejumlah proses hukum yang melibatkan Trump. Angka yang disebut antara lain US$16 juta dari gugatan terhadap ABC, US$16 juta dari gugatan terhadap CBS Broadcasting dan CBS Interactive, serta US$24,5 juta dari Meta.

Untuk YouTube, Trump mencatat US$22 juta, sementara dari X ia mencantumkan US$8 juta. BBC melaporkan bahwa Gedung Putih menyatakan mayoritas dana tersebut digunakan untuk Perpustakaan Kepresidenan Trump di masa depan atau untuk organisasi nirlaba yang menangani pemeliharaan lokasi taman di area Washington DC.

Kontrasnya, Trump pernah menunjukkan sikap skeptis terhadap mata uang kripto pada masa sebelumnya. Dalam pemberitaannya di masa lalu, ia pernah mengkritik kripto secara tajam, termasuk menyebut Bitcoin sebagai “scam” dan “disaster waiting to happen”.

Namun, rincian dalam laporan keuangan 2025 justru memperlihatkan bahwa pendapatan Trump dari sektor kripto pada tahun pertama kembali berkuasa menjadi salah satu komponen terbesar dalam peta pemasukan tahunannya, bahkan melampaui pemasukan dari bisnis properti yang selama ini membawa perhatian publik.

Dengan angka-angka tersebut, laporan keuangan wajib Trump memberikan potret yang lebih rinci tentang bagaimana beragam usaha—mulai dari aset digital, properti, hingga produk bertema merek—membentuk pendapatan selama 2025. Sementara pihak Gedung Putih tetap menolak klaim adanya konflik kepentingan, dokumen tersebut terus menjadi rujukan utama untuk menilai perubahan skala pendapatan Trump dibanding tahun-tahun sebelumnya.