Olahraga

Neymar Gagal Comeback, Absen saat Brasil Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026

×

Neymar Gagal Comeback, Absen saat Brasil Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Neymar Gagal Comeback, Absen pada Laga Krusial Brasil vs Haiti Bola 19 Juni 2026
Ilustrasi: Neymar Gagal Comeback, Absen pada Laga Krusial Brasil vs Haiti

jurnalistik.co.id – Timnas Brasil dipastikan tampil tanpa Neymar saat menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026. Pemulihan cedera betis membuat penyerang berusia 34 tahun itu belum siap untuk kembali merumput.

Brasil akan menghadapi Haiti di Philadelphia, pada Sabtu (21/6/2026). Keputusan ini sekaligus menegaskan bahwa Neymar belum bisa mengatasi masalah kebugarannya dalam waktu yang diperkirakan.

Neymar sebelumnya tidak tampil saat Brasil menghadapi Maroko pada laga pembuka grup. Pada pertandingan tersebut, ia terpantau hanya memakai rompi tanpa masuk dalam daftar susunan pemain.

Meski sudah masuk dalam skuad final Piala Dunia 2026, kondisi fisik Neymar belum memungkinkan untuk kembali tampil. Staf tim juga mengambil langkah dengan menempatkan fokus pemulihan di luar agenda pertandingan.

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi Neymar tidak ikut terbang bersama rekan-rekannya menuju Philadelphia. Ia tetap berada di New Jersey untuk melanjutkan proses rehabilitasi.

Absennya Neymar saat melawan Haiti

Absennya Neymar membuat Brasil akan menjalani laga melawan Haiti tanpa peran langsung dari pemain yang menjadi salah satu figur penting di lini serang. Pada laga tersebut, Brasil memang sedang mengejar kemenangan pertama setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko.

Selama laga awal grup, Neymar terlihat beberapa kali berusaha mengangkat moral skuad Brasil dari pinggir lapangan. Upaya itu muncul meski ia belum bisa turun sebagai pemain, sejalan dengan kondisi yang belum pulih sepenuhnya.

Dengan perkembangan terbaru, staf medis dan tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko terhadap proses pemulihan. Langkah ini menjadi jawaban atas peluang yang sempat terbuka sebelumnya.

Dokter timnas Brasil, Rodrigo Lasmar, pada akhir Mei lalu menyebut Neymar diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan antara dua hingga tiga pekan akibat cedera otot betis. Perkiraan tersebut sempat membuka kemungkinan Neymar kembali tampil pada laga melawan Haiti.

Namun, perkembangan berikutnya membuat proses rehabilitasi belum berada pada titik yang dianggap aman untuk kompetisi. Oleh karena itu, Neymar kembali harus menunda penampilan pertamanya bersama Brasil di Piala Dunia 2026.

Keputusan ini juga berarti Neymar belum memulai debutnya lagi sejak terakhir kali memperkuat Selecao pada akhir 2023. Dengan kata lain, penundaan ini memperpanjang jeda penampilannya di level tim nasional.

Cedera menjadi tantangan besar bagi mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain dalam beberapa musim terakhir. Masalah kebugaran yang berulang memengaruhi ketersediaannya untuk bersaing secara konsisten.

Rekor Neymar dan tantangan cedera yang berulang

Meski belum tampil di Piala Dunia 2026, Neymar tetap tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil. Ia sudah mengoleksi 79 gol dari 129 pertandingan internasional bersama Selecao.

Sepanjang karier internasionalnya, Neymar juga pernah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Brasil. Ia ikut membawa negaranya menjuarai Piala Konfederasi 2013 dan meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi Neymar kerap terganggu oleh masalah kebugaran yang berulang. Kondisi tersebut pada akhirnya membuat perencanaan tim perlu menyesuaikan opsi pemain di setiap agenda penting.

Pada Oktober 2023, Neymar mengalami cedera ligamen anterior (ACL) dan meniskus lutut kiri. Cedera tersebut membuatnya harus absen panjang dari level klub maupun tim nasional.

Di sisi lain, menjelang bergabung dengan Brasil untuk Piala Dunia 2026, Neymar juga melewatkan dua pertandingan terakhir bersama Santos akibat masalah cedera yang sama. Ini memperlihatkan bahwa persoalan kebugaran telah menjadi bagian dari rangkaian kendalanya menjelang turnamen.

Neymar tercatat kembali ke Santos pada Januari 2025 setelah sebelumnya meninggalkan Al Hilal. Sejak pulang ke klub masa kecilnya, ia mencatatkan 17 gol dalam 43 penampilan.

Brasil masih menyisakan satu laga fase grup

Absennya Neymar saat melawan Haiti membuat pelatih Carlo Ancelotti kembali mengandalkan pemain-pemain lain untuk memimpin lini serang Brasil. Dengan komposisi yang berbeda, Brasil akan mencoba memastikan hasil yang dibutuhkan untuk menjaga peluang di fase grup.

Brasil masih memiliki satu pertandingan fase grup setelah menghadapi Haiti, yakni melawan Skotlandia pada 24 Juni mendatang di Miami. Laga tersebut disebut berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi Neymar untuk tampil pada fase grup apabila proses pemulihannya berjalan sesuai rencana.

Keberadaan jadwal lanjutan itu memberi ruang bagi tim untuk menilai perkembangan kondisi Neymar dari hari ke hari. Namun, keputusan untuk tidak mengambil risiko tetap menjadi dasar utama dalam penanganan cedera betis yang dialami.

Dengan demikian, laga kontra Haiti menjadi bagian dari rangkaian penundaan yang harus dijalani Neymar pada Piala Dunia 2026. Sementara Brasil akan menjalani dua hal sekaligus: mengejar kemenangan pertama di grup dan mengatur strategi tanpa satu pemain kunci yang biasanya menjadi tumpuan serangan.

Untuk pertandingan berikutnya melawan Skotlandia, evaluasi kondisi fisik Neymar akan menentukan apakah ia masih bisa masuk dalam rencana tim. Saat ini, rehabilitasi di New Jersey menjadi aktivitas yang paling menentukan bagi kemungkinan tersebut.