Peristiwa

Penerbangan Bandara Gatwick berhenti sementara setelah pesawat tersangkut di landasan

×

Penerbangan Bandara Gatwick berhenti sementara setelah pesawat tersangkut di landasan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Gatwick Airport flights grounded after plane stuck on runway

jurnalistik.co.id – Penerbangan di Bandara Gatwick sempat berhenti untuk sementara waktu pada Jumat sore setelah sebuah pesawat mengalami insiden di landasan. Kondisi ini membuat aktivitas di sisi landasan menjadi tidak dapat berlangsung normal dalam waktu tertentu.

Menurut keterangan pihak bandara, penutupan landasan dilakukan karena adanya masalah teknis terkait pesawat yang akan berangkat. Penutupan dilakukan setelah pesawat tersangkut di area landasan, sehingga pergerakan pesawat lain turut terpengaruh.

Upaya penanganan kemudian diarahkan untuk memastikan situasi di landasan kembali aman. Dalam periode penutupan tersebut, jadwal penerbangan mengalami gangguan.

Pihak Gatwick menyatakan bahwa landasan tetap ditutup selama sekitar 50 menit. Waktu itu digunakan untuk proses penarikan pesawat yang tersangkut agar bisa dipindahkan dari landasan.

Setelah proses penyeretan selesai, landasan dibuka kembali tidak lama sesudahnya. Dengan demikian, penerbangan dapat berangsur kembali berjalan seperti sedia kala.

BBC melaporkan bahwa penerbangan di Gatwick dibawa ke kondisi henti selama hampir satu jam. Perkiraan durasi itu sejalan dengan lamanya landasan ditutup sebelum aktivitas dipulihkan.

Juru bicara bandara menyebutkan alasan penutupan landasan secara spesifik. “due to a technical issue with a departing vehicle”. Pernyataan itu menggambarkan bahwa persoalan muncul dari situasi pesawat yang sedang bersiap untuk berangkat.

Sejumlah pihak di lapangan kemudian menunggu hingga pesawat yang tersangkut bisa dikeluarkan dari landasan. Begitu proses tersebut selesai, bandara melanjutkan operasi normalnya.

Dalam keterangannya, pihak Gatwick juga menekankan prioritas utama yang dijadikan acuan selama penanganan insiden. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan operasional penerbangan dan ketertiban di area bandara.

“As always, safety and security is our number one priority.” kutip pihak bandara menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan menjadi pegangan utama dalam situasi seperti ini.

Peristiwa yang terjadi di landasan menunjukkan bagaimana gangguan kecil di satu titik bisa berdampak pada alur penerbangan. Ketika pesawat tidak bisa bergerak karena tersangkut, operasi landasan perlu dihentikan agar penanganan dapat dilakukan dengan aman.

Gatwick menyatakan bahwa penutupan landasan merupakan langkah yang diperlukan sampai proses penarikan selesai. Artinya, operasi kembali dilakukan setelah kondisi di landasan dipastikan telah beralih dari status terhambat.

Rentang waktu sekitar 50 menit menjadi kunci dalam pemulihan arus penerbangan. Pada masa itu, pihak bandara menangani pesawat yang terjebak di landasan sebelum akhirnya mengizinkan pergerakan kembali.

Setelah penutupan dicabut, penerbangan tidak langsung kembali seratus persen dalam seketika. Namun, pembukaan kembali landasan memberi dasar agar jadwal bisa dipulihkan secara bertahap sesuai prosedur.

Laporan menyebutkan bahwa gangguan berlangsung hampir satu jam. Perkiraan tersebut mencakup keseluruhan periode dari saat bandara menghentikan operasi landasan hingga pergerakan kembali dibuka.

Pihak bandara juga menunjukkan bahwa informasi operasional terkait insiden disampaikan melalui pernyataan resmi. Pernyataan itu berfokus pada alasan penutupan dan langkah yang diambil hingga pesawat dapat diseret keluar.

Dengan demikian, penanganan pada Jumat sore berlangsung melalui dua tahap utama: penutupan landasan akibat masalah teknis dan pemindahan pesawat yang tersangkut. Setelah dua tahap ini selesai, landasan dibuka kembali.

Pihak Gatwick menegaskan bahwa pendekatan yang diambil tetap mengutamakan keselamatan. Hal tersebut tercermin dari kutipan yang menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama dalam setiap situasi.

Insiden seperti ini biasanya menuntut koordinasi cepat antara tim operasional dan prosedur keselamatan bandara. Saat pesawat berada dalam posisi yang menghalangi landasan, keputusan penutupan menjadi cara paling langsung untuk mengendalikan risiko.

Setelah pesawat berhasil ditangani, Gatwick melanjutkan operasi penerbangan. Pembukaan landasan yang dilakukan setelah sekitar 50 menit menjadi penanda bahwa proses penanganan telah mencapai tahap aman untuk kembali beroperasi.

Secara keseluruhan, peristiwa di landasan Jumat sore di Gatwick membuat penerbangan berhenti sementara. Aktivitas kemudian kembali normal dalam waktu yang relatif cepat setelah pesawat diseret keluar dari landasan.