Olahraga

Hasil NFL: Chicago Bears, Buffalo Bills, dan Baltimore Ravens Menang di Minggu Pembuka Rekor

×

Hasil NFL: Chicago Bears, Buffalo Bills, dan Baltimore Ravens Menang di Minggu Pembuka Rekor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: NFL results: Chicago Bears, Buffalo Bills & Baltimore Ravens win on record-breaking Sunday

jurnalistik.co.id – Musim NFL kembali dibuka dengan ritme besar: rematch Super Bowl dan perjalanan ke Australia. Pekan pertama kemudian berlanjut lewat satu hari pembuka yang langsung memecahkan rekor, sekaligus menegaskan persaingan utama sejak awal.

Hasil di minggu pembuka turut membentuk catatan baru liga, untuk jumlah poin terbanyak yang tercipta pada opening Sunday sejak merger NFL pada 1970. Dalam gambaran besar, Buffalo Bills dan Baltimore Ravens tampil sebagai tim yang pantas dijagokan dari Konferensi AFC, sementara Chicago Bears membuat pernyataan lewat produksi skor yang sangat tinggi.

Buffalo Bills menancap di laga kandang-jauh dengan pelatih baru

Bills melakukan perubahan di kursi pelatih kepala dengan target yang jelas: akhirnya menembus Super Bowl melalui bintang mereka, Josh Allen. Mereka mempromosikan koordinator ofensif Joe Brady menjadi top job, dan laga pertamanya langsung menjadi ujian berat karena berhadapan dengan pertahanan tersulit musim lalu, milik Houston Texans.

Jalannya pertandingan menjadi thriller karena pergantian kendali terjadi delapan kali. Running back David Montgomery mencatat tiga touchdown pada debutnya bersama Houston, tetapi Allen juga menjadi penentu dengan dua touchdown lewat lari dan dua lagi lewat umpan.

Allen sempat berada di ambang bahaya saat melepaskan umpan harapan ke end zone dengan waktu tersisa kurang dari dua menit. Namun, pada kesempatan berikutnya, Allen yang kini berusia 30 tahun menahan tekanan dan mengirim umpan 34 yard kepada Joshua Palmer yang akhirnya memastikan Bills menang 36-31.

Dengan lima laga awal Bills dipenuhi potensi lawan kandidat Super Bowl, kemenangan ini menjadi langkah awal yang mereka butuhkan untuk langsung “mengunci” tempo sejak pekan pertama.

Baltimore Ravens bangkit di bawah Jesse Minter

Pada saat Ravens merampungkan era John Harbaugh yang sudah berlangsung 18 tahun, mereka memulai bab baru bersama Jesse Minter sebagai penerus. Pergantian tersebut langsung terasa, karena Ravens membuat start cepat dan meyakinkan di laga pembuka.

Zay Flowers, yang menjadi penerima kontrak tertinggi keempat untuk posisi wide receiver sepanjang offseason, tampil sangat dominan pada babak pertama. Ia mencatat lima tangkapan untuk 150 yard sekaligus satu touchdown saat pertandingan masih berjalan setengah jalan melawan Indianapolis Colts.

Derrick Henry juga menjadi faktor besar sebelum jeda, mencetak dua touchdown terlebih dahulu yang membuatnya menempati peringkat ketiga sepanjang sejarah untuk touchdown rushing. Setelah itu, Henry menambah satu lagi sehingga Ravens akhirnya melaju dengan nyaman dan menutup laga 41-23.

Meski menang, ada kekhawatiran bagi Baltimore karena Flowers harus absen pada sisa pertandingan akibat cedera hamstring. Ja’Kobi Lane, rookie penerima yang lain, juga melewatkan paruh kedua karena cedera pergelangan tangan.

Chicago Bears meroket setelah menyamakan kedudukan

Di saat kemenangan Ravens mulai jadi sorotan, Chicago Bears segera mengambil perhatian dengan laga yang juga berujung pesta skor. Mereka sempat menyamakan posisi 31-31 dengan Carolina Panthers tepat di tengah kuarter ketiga sebelum kemudian melepaskan laju kemenangan.

Running back D’Andre Swift mengakhiri laga dengan tiga touchdown, saat Bears menutup pertandingan tandang 59-37. Laga tersebut dicatat sebagai game pekan pertama dengan total poin tertinggi dalam sejarah NFL, sekaligus skor tertinggi Chicago sejak 1980.

Setelah keberhasilan Bears membawa gelar divisi pertama dalam tujuh tahun musim lalu, pelatih Ben Johnson menegaskan target yang tinggi. Ia menyatakan, “We want to be the highest scoring. We want to have the most wins. We want to win Super Bowls,” sebagai penanda bahwa perubahan yang mereka cari bukan sekadar menang, tetapi juga menetapkan standar baru.

New York Giants bersama Harbaugh dan momen penuh penghormatan

Di New York, perubahan pelatih juga dirasakan oleh skuat Giants ketika Jim Harbaugh kini mengambil alih tim. Laga pertamanya berlangsung pada malam yang sarat makna karena MetLife Stadium menjadi tuan rumah final Piala Dunia sepak bola pada bulan Juli.

Dua hari setelah peringatan 25 tahun serangan 9/11, Giants memberikan rangkaian penghormatan kepada first responders di New York dan mereka yang terdampak serangan tersebut, sebelum laga primetime hari Minggu. Setelah momen tersebut, Giants tetap tampil efektif dan menundukkan Dallas Cowboys 28-20.

Quarterback tahun kedua, Jaxson Dart, menyelesaikan pertandingan dengan 230 yard dan tiga touchdown lewat umpan. Cam Skattebo, running back yang kembali fit, juga menambah kontribusi lewat lari untuk memastikan kemenangan berjalan dalam kendali.

Performa Giants dinilai seimbang berkat pertahanan yang disiplin, yang disebut sebagai ciri khas tim Harbaugh selama masa kepelatihannya di Baltimore. Dengan New York Knicks yang mengakhiri penantian panjang mereka untuk gelar NBA pada tahun ini, keyakinan bahwa Giants bisa kembali bersaing hingga postseason semakin menguat.

Arizona Cardinals mengalahkan Chargers, sementara Vikings bangkit

Di laga lain, Arizona Cardinals sempat banyak diprediksi akan finis dengan rekor terburuk NFL, sedangkan Los Angeles Chargers dipandang memiliki peluang besar menuju babak playoff. Namun, Chargers justru dibuat terpuruk di kandang SoFi Stadium yang akan menjadi lokasi Super Bowl 61 pada Februari.

Carles Cardinals mencoba memulai era baru setelah mendatangkan Mike LaFleur sebagai kepala pelatih dan melepas quarterback Kyler Murray. Di pertandingan itu, Cardinals mendominasi penguasaan bola dan menang 26-14, membuat rencana Chargers gagal berjalan.

Murray, yang kemudian mendapat peran starter bersama Minnesota Vikings, memulai perjalanan dengan buruk karena umpan pertamanya berujung intercept. Ia juga mengalami cedera gegar otak sebelum akhirnya digantikan oleh quarterback senior Carson Wentz.

Meski tertinggal 22-10 pada akhir kuarter ketiga, Vikings menunjukkan reaksi dan akhirnya menang 39-22. Justin Jefferson menjadi sorotan dengan dua touchdown yang “tepat sasaran”, serta dua-point conversion yang ikut mengunci comeback tersebut.

Vikings menghadapi situasi yang berulang karena sejak Jefferson ditunjuk sebagai offensive player of the year pada 2022, mereka sudah memakai sembilan quarterback starter. Pada laga ini, Jefferson kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Bengals membuktikan perombakan pertahanan

Cincinnati Bengals memiliki salah satu ofensif paling berbahaya di NFL, tetapi dalam tiga musim terakhir mereka sering tertahan karena pertahanan yang kurang mampu menahan ritme lawan. Di offseason, manajemen mencoba memperbaiki aspek tersebut, dan pembuktian awal terjadi di pertandingan pembuka melawan Tampa Bay Buccaneers.

Di musim lalu, tiga dari 11 kekalahan Bengals datang meski mereka tetap mampu mencetak minimal 34 poin. Pada laga ini, Bengals kembali tidak terlalu kesulitan menambah skor, namun kali ini pertahanan ikut bekerja dengan maksimal.

Pertahanan Bengals mencatat empat sack dan memaksa empat fumble, dengan seluruh bola liar berhasil dipulihkan Cincinnati. Dari empat fumble tersebut, satu di antaranya berbuah defensive touchdown, yang membuat Bengals menang 33-27 di kandang sendiri.

Jika konsistensi itu bisa dipertahankan, dan Joe Burrow terhindar dari musim yang kembali dilanda cedera, maka peluang untuk kembali mencapai Super Bowl menjadi jauh lebih realistis. Terakhir kali laga Super Bowl digelar di Los Angeles adalah pada 2022, dan pencapaian tersebut kini tampak bisa dikejar lagi dari awal musim ini.