jurnalistik.co.id – Manchester United mengakhiri laga kandang melawan Ipswich Town dengan kemenangan meyakinkan 5-2, dan Bruno Fernandes kembali menjadi tokoh utama melalui hat-trick yang mengunci arah pertandingan sejak saat-saat penting.
Suasana di Old Trafford sempat terasa tidak bersahabat setelah hujan lebat turun disertai petir, termasuk momen ketika air masuk ke stadion melalui kebocoran atap. Namun, pada akhirnya yang menentukan cerita adalah kontribusi Fernandes sebagai kapten.
Hari itu juga menampilkan sejumlah detail menarik di sisi United. Marcus Rashford memulai pertandingan pertamanya di Premier League bersama klub tersebut sejak Desember 2024, sementara Kobbie Mainoo turut masuk dalam susunan awal dengan arahan pelatih Michael Carrick.
Fernandes mengambil alih sorotan ketika pertandingan mulai bergulir, terutama setelah United tertinggal lebih dulu. Mereka sempat berada dalam posisi sulit karena serangan dari tim tamu yang ditangani Gary O’Neil, tetapi kapten itu menemukan momen untuk membalik keadaan.
Setelah Marcelino Nunez memberi celah, tanpa tekanan berarti, Matheus Cunha memperoleh ruang jelas menuju gawang Ipswich. Dari situ, pola serangan mengantarkan Cunha untuk menyajikan peluang yang memungkinkan Fernandes menyamakan kedudukan.
Keunggulan semakin mengarah pada United tepat setelah jeda, saat Fernandes menunjukkan ketenangan saat mengeksekusi penalti. Gol tersebut dicetak di depan Stretford End untuk membuat skor menjadi 3-1 setelah sekitar satu jam pertandingan, sekaligus menjadi bukti Fernandes tetap mampu mengelola tekanan—terlebih dengan catatan ia melewatkan dua penalti pada pramusim.
Hat-trick ketiga Fernandes hadir tujuh menit setelah gol sebelumnya. Meski pada kesempatan lain ia juga sempat melepaskan tembakan jarak jauh 55 yard yang memberi harapan besar, bola akhirnya berakhir di atas gawang ketimbang bersarang di jaring.
Michael Carrick lantas menilai penampilan Fernandes sebagai sesuatu yang berulang kali ia lihat sejak menduduki bangku pelatih. Ia berkata, “What else can I say?” dan menambahkan, “We’ve said quite a lot about him already – and I’ve only been here six or seven months.”
Selain soal angka, Carrick juga menekankan nilai pengalaman dalam dinamika tim. Ketika ditanya untuk merangkum kontribusi Fernandes, ia menyebut, “He means a lot,” lalu “I mean, he’s the captain. He’s been here for a good number of years now and experienced a whole load of different emotions.” Carrick menambahkan, “Times like today, when you’re looking towards certain players to give us that little bit of something else, he did particularly well.”
Berita Terkait
Gambaran perjalanan musim Fernandes juga menjadi bagian dari konteks yang lebih besar. Disebutkan bahwa awal musimnya tidak berjalan mulus, termasuk ketika United menelan kekalahan mengejutkan 2-0 dari Hull City, dan Fernandes termasuk di antara pemain yang ketika itu berada di bawah performa yang diharapkan.
Namun, perubahan itu terlihat dalam ritme pekan terakhir. Pada hari Selasa, Fernandes menerima penghargaan PFA Players’ Player of the Year atas kontribusinya yang luar biasa untuk United yang kembali ke Liga Champions setelah dua tahun absen. Pada musim sebelumnya, ia juga mencatat rekor 21 assist di Premier League.
Sebelum pertandingan melawan Ipswich, Fernandes turut berjalan menuju lapangan bersama putra-putra dari PC Matthew Blades yang meninggal secara tragis dalam kecelakaan tabrakan berhadapan di A66 dekat Middlesbrough. Momen tersebut menambah bobot emosional pada peran Fernandes sebagai figur penting di klub.
Sebagai kapten, Fernandes juga berada pada tahap kontrak yang punya konsekuensi pembicaraan panjang. Ia memasuki tahun terakhir kontrak, dengan opsi United untuk memperpanjang selama satu tahun tambahan. Meski disebut ada ketertarikan dari Eropa termasuk klub Turki Galatasaray, disebutkan bahwa hal itu tidak akan membuatnya meninggalkan klub pada bulan ini.
Di tengah wacana tersebut, posisi gaji juga menjadi bahan diskusi. Disebutkan bahwa Fernandes dapat beralasan untuk mengklaim sebagai pemain dengan penghasilan tertinggi, tetapi status tersebut kini berada pada Rashford.
Keinginan para penggemar United terhadap kemungkinan kepergian Fernandes tampak jelas karena banyak yang tidak nyaman membayangkan kapten berusia 31 tahun tersebut meninggalkan klub. Ashley Young, yang pernah bermain untuk United dan juga Inggris, menyampaikan penilaian ketika berbicara kepada Sky Sports: “He is the one that gets Manchester United ticking,” serta “There is a reason why he was voted player of the year by his fellow professionals and it’s performances like this.” Young menambahkan, “He wants to be the best and he wants to win. He is huge for his club. If they don’t have him, there is going to be a huge hole in this team.”
Di momen akhir pertandingan, reaksi Fernandes tidak berhenti pada selebrasi semata. Saat peluit panjang berbunyi, ia lebih dulu berbincang dengan pemain pengganti Benjamin Sesko mengenai poin teknis terkait umpan yang selama injury time ia coba cari untuk sang striker.
Setelah bersalaman dengan pemain lawan dan para ofisial, Fernandes hampir kembali menghampiri lawan lain, tetapi ia menyadari ia lupa mengambil bola pertandingan sebagai hadiah hat-trick. Ia segera berbalik, meminta, dan wasit Craig Pawson menyerahkan bola tersebut kepadanya.
Fernandes kemudian berbagi pandangannya kepada BBC Sport mengenai arti kemenangan itu. Ia berkata, “Obviously it was a huge week and to end with a win at home today was massive,” sebelum melanjutkan, “I said before the game to be honest; there are certain days you feel it. It is one of those days when everything comes to you and you have to take it.”
Sikapnya juga menegaskan karakter kompetitif yang ingin terus dijaga dalam tim. “I hate losing and it is difficult to be positive when you lose games. It is very difficult for me to control the emotions,” ucapnya, lalu menutup, “At this club you want to be on top of everything.”












