Olahraga

Lando Norris Perpanjang Kontrak McLaren sampai Akhir 2030

×

Lando Norris Perpanjang Kontrak McLaren sampai Akhir 2030

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Lando Norris signs new McLaren contract until end of 2030

jurnalistik.co.id – Lando Norris memastikan masa depannya di McLaren akan berlanjut hingga setidaknya akhir 2030. Pengumuman kesepakatan baru tersebut membuat pembalap asal Inggris itu menilai keputusan yang diambilnya berjalan “quite an easy yes for me”.

Menurut Norris, ia tidak pernah benar-benar mempertimbangkan opsi lain secara serius sebelum akhirnya mengikat komitmen lebih panjang bersama tim. Ia bahkan menyebut, “didn’t even have a look” terhadap tim lain sebelum memutuskan untuk tetap di McLaren.

Norris mengatakan ada “some interest from elsewhere,” tetapi sikapnya tetap tegas. Ia menegaskan, “I don’t want to go anywhere” dan “I don’t want to be with another team,” termasuk keengganannya “to spend time with other people.” Baginya, pilihan untuk bertahan justru menjadi salah satu keputusan paling mudah sejak menjalani karier di Formula 1.

Ia juga menyatakan tidak perlu terburu-buru karena kontrak sebelumnya masih menyisakan lebih dari setahun. Namun, Norris mengakui bahwa pembicaraan mengenai kesepakatan baru mulai mengemuka di periode belakangan, “over the last four months or so, but very loosely in the background,” sebelum akhirnya ia menyetujuinya tanpa ragu.

Ikatan dengan orang-orang di McLaren

Bagi Norris, alasan utama kesetiaannya bukan semata soal keputusan kontrak, melainkan hubungan yang sudah terbangun di dalam tim. Ia menempatkan CEO Zak Brown dan pimpinan tim Andrea Stella sebagai titik awal, sekaligus bagian dari sejarah panjang yang mereka jalani bersama.

Sejak Norris membuat debut Formula 1 pada 2019, mereka sempat melewati beberapa tahun yang berat dalam upaya mengejar tingkat kompetitivitas. Ketika Andrea Stella naik jabatan di akhir 2022, Norris menyebut bahwa perubahan performa mulai terjadi dengan cepat, membuka babak yang berbeda bagi tim.

McLaren kemudian menorehkan pencapaian besar dalam dua musim berturut-turut. Tim memenangkan gelar constructors’ championships secara beruntun pada 2024 dan 2025, sekaligus mengakhiri puasa yang sudah berlangsung sejak 1998. Norris turut menambahkan satu momen penting dengan meraih gelar drivers’ title untuk timnya pada musim lalu.

Norris menggambarkan proses itu sebagai bukti bahwa hubungan yang dibangun bukan sesuatu yang datang secara instan. Ia mengatakan, “The fact I stuck it through with them and then we went on to obviously have success certainly makes me feel like I don’t want to… they didn’t give up on me and I didn’t give up on them.”

Ia menilai situasi tersebut menciptakan “a very strong bond between everyone that works here.” Norris berharap, ikatan itu bisa tetap solid hingga ia mencapai akhir kariernya di Formula 1.

Baginya, masa depan masih sangat panjang dan ia memilih untuk tidak terlalu memikirkannya terlalu jauh. Namun, ia menegaskan keyakinannya bahwa tim berada di tempat terbaik yang pernah ia rasakan, bahkan ketika awal musim berlangsung menantang.

Awal musim yang sulit justru menguatkan niat bertahan

Musim ini, Norris juga menghadapi situasi yang tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapan, terutama karena McLaren sempat tertinggal dari kecepatan yang mereka tunjukkan pada 2024 dan 2025. Ia menjelaskan bahwa tim kesulitan mengatasi aturan baru yang diperkenalkan di Formula 1 pada tahun ini, dan itu membuat langkah awal musim terasa lebih berat.

Tetapi, Norris menyatakan bahwa kondisi tersebut justru membuat dirinya makin ingin bertahan. Ia menilai tantangan yang sedang mereka hadapi tidak mengalihkan perhatiannya dari tempat yang sudah ia pilih.

Ia menegaskan, “That’s exactly the situation that doesn’t take me away from where I am or doesn’t influence anything else.” Dalam penuturannya, ia tetap menikmati pekerjaan dan proses melawan momen-momen sulit bersama orang-orang yang sudah ia kenal dan bekerja sama saat ini.

Norris menyatakan ia tidak ingin harus melewati fase-fase berat tersebut bersama pihak lain. Ia menyampaikan, “I still have had a lot of fun and enjoy working and trying to fight through the tougher moments with the people that I do it with now. I don’t want to fight through moments with anyone else.”

Ia bahkan menunjuk awal musim sebagai contoh nyata. “This beginning of the year is the perfect example of what doesn’t make me turn my head the other way or anything,” kata Norris, sebelum menambahkan bahwa arah pikirannya justru berlawanan dengan asumsi banyak orang.

Bagi Norris, lebih tepatnya situasi awal musim membuatnya ingin memperkuat komitmen kepada timnya. Ia menyampaikan, “In fact, it’s more the opposite. It makes me want to stick with the people that I am with because I believe we can fight back through most circumstances and all circumstances.”

Ia juga menekankan bahwa ia menikmati perjuangan itu sama kuatnya dengan pengalaman berada di posisi yang lebih kompetitif. “And I enjoy the fight in some ways just as much as I enjoy the experience of being on top,” ujarnya.

“Right place” menurut Norris

Dalam bagian lain wawancara, Norris menanggapi kecenderungan orang-orang yang terlalu cepat menilai apakah seseorang berada “di tempat yang tepat.” Ia menyatakan, “People get too hung up sometimes on saying, ‘is it the right place?’ I believe it is.”

Norris kemudian menambahkan sikapnya tidak berubah bahkan jika anggapan itu ternyata keliru. Ia mengatakan bahwa meskipun pun tidak sesuai ekspektasi, fakta bahwa ia bisa menyebut dirinya pembalap McLaren dan balapan untuk McLaren membuatnya tetap puas.

“But even if it wasn’t, the fact that I can just say I’m a driver for McLaren and I race for McLaren, that makes me happy enough,” tutup Norris.