Olahraga

Pelajar sampai ASN Akan Berlaga Adu Perahu di Kali Ciliwung Pasar Baru pada 29–30 Agustus

×

Pelajar sampai ASN Akan Berlaga Adu Perahu di Kali Ciliwung Pasar Baru pada 29–30 Agustus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pelajar hingga ASN Bakal Adu Dayung di Kali Ciliwung Pasar Baru

jurnalistik.co.id – Jakarta Pusat menyiapkan lomba dayung di Kali Ciliwung, Pasar Baru, Sawah Besar, yang akan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus upaya melestarikan budaya olahraga masyarakat.

Pelajar, warga, hingga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan meramaikan adu cepat menggunakan perahu. Lomba berlangsung selama dua hari, namun tahapan pertandingan tidak langsung dimulai pada hari pertama.

Jadwal, lokasi, dan pendaftaran

Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat Hendra Eka Permana menyebut peserta terbagi menjadi tiga kelompok. Ketiga kelompok itu adalah pelajar, masyarakat, serta perwakilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Jakarta Pusat.

“Kelompok peserta yang ingin ikut lomba dapat mendaftarkan diri langsung ke kantor Sudin Pora Jakarta Pusat,” kata Hendra dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Pendaftaran, menurut keterangan tersebut, dibuka sampai 25 Agustus 2026. Warga yang berminat mengikuti perlombaan dapat mendaftarkan diri di kantor Sudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat.

Setiap tim beranggotakan enam orang, dengan ketentuan wajib melibatkan peserta perempuan. Aturan ini berlaku pada semua tim yang hendak turun dalam perlombaan.

Hari pertama untuk adaptasi arena

Meski lomba dijadwalkan 29–30 Agustus, peserta tidak langsung bertanding pada hari pertama. Hendra menjelaskan, hari pertama dimanfaatkan untuk memberikan waktu adaptasi di lokasi perlombaan.

“Hari pertama lomba dipergunakan untuk memberikan kesempatan kepada peserta beradaptasi di lokasi perlombaan, karena medianya air dan aspek keselamatan prioritas menjadi perhatian,” ujar Hendra.

Dengan skema tersebut, peserta terlebih dahulu mengenali kondisi arena sebelum menjalani rangkaian perlombaan pada hari berikutnya. Penekanan pada keselamatan juga menjadi alasan pengaturan tahap awal tersebut.

Kolaborasi pemkot dan induk olahraga

Lomba dayung ini digelar Pemkot Jakarta Pusat bersama induk organisasi olahraga yang berada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) DKI Jakarta.

Panitia menyiapkan hadiah uang tunai bagi tiga tim terbaik. Total hadiah yang disiapkan berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta, mengikuti perolehan peringkat pada akhir perlombaan.

Hendra menegaskan, kegiatan ini tidak hanya diposisikan sebagai hiburan menjelang peringatan kemerdekaan. Ia menyebut lomba juga menjadi sarana mempererat interaksi antarkelompok masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan olahraga.

“Lomba ini bukan cuma hiburan memperingati kemerdekaan, tetapi juga sarana mempererat interaksi masyarakat,” kata dia.

Melalui format pertandingan yang melibatkan pelajar, warga, dan perwakilan SKPD, lomba diharapkan mendorong partisipasi lintas segmen. Kebijakan wajib melibatkan perempuan dalam setiap tim turut memberi ruang keterlibatan yang lebih merata di arena.

Dengan jadwal 29–30 Agustus 2026 serta tahap adaptasi pada hari pertama, panitia menargetkan proses lomba berjalan tertib dan mengutamakan keselamatan peserta. Tenggat pendaftaran pada 25 Agustus menjadi penanda waktu bagi calon peserta untuk menyiapkan timnya di kantor Sudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat.

Setelah sesi adaptasi selesai pada hari pertama, lomba kemudian dijalankan sesuai jadwal pada hari berikutnya.

Untuk mengikuti lomba, calon peserta dari pelajar, warga, hingga unsur ASN yang tergabung dalam perwakilan SKPD dapat mendaftarkan timnya langsung ke kantor Sudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat. Pendaftaran dibuka hingga 25 Agustus 2026, sehingga sebelum tenggat tersebut para peserta bisa menyusun komposisi tim secara matang sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.

Pengaturan pada hari pertama juga dimaksudkan agar setiap tim lebih siap sebelum memasuki babak pertandingan. Pada tahap awal, peserta diberi ruang untuk memahami kondisi arena dan karakter perairan di lokasi lomba, dengan penekanan pada aspek keselamatan sebagai pertimbangan utama. Setelah sesi penyesuaian tersebut selesai, barulah rangkaian perlombaan dijalankan pada hari berikutnya.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lomba dayung ini diharapkan memperkuat kerja sama lintas kelompok melalui olahraga yang bisa diikuti berbagai segmen masyarakat. Panitia menyiapkan hadiah uang tunai bagi tiga tim terbaik dengan kisaran Rp3 juta sampai Rp4 juta, sebagai apresiasi atas performa tim selama lomba berlangsung.