Entertainment

Paul Gambaccini Didiagnosis Alzheimer, Tetap Membawakan Acara di BBC Radio 2 dan Greatest Hits Radio

×

Paul Gambaccini Didiagnosis Alzheimer, Tetap Membawakan Acara di BBC Radio 2 dan Greatest Hits Radio

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: BBC radio DJ Paul Gambaccini diagnosed with Alzheimer's

jurnalistik.co.id – Paul Gambaccini didiagnosis mengidap Alzheimer. Meski menerima kabar tersebut pada 2025, ia menyatakan akan terus membawakan program di BBC Radio 2 dan Greatest Hits Radio.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui posisinya sebagai presenter, Gambaccini menegaskan bahwa keputusan itu diambil sambil menerima perjalanan penyakit yang sedang berkembang. Ia juga menyampaikan sikapnya secara terbuka tentang kondisi yang dihadapinya.

Gambaccini, yang berusia 77 tahun, mengatakan: “As Freddie Mercury once sang, you can’t turn back the clock, you can’t turn back the tide. Ain’t that a shame”. Ia melanjutkan dengan menekankan bahwa diagnosis ini serius dan masa depannya tidak pasti.

Ia menambahkan, “There’s no denying it’s a serious condition with an uncertain future, but for now life goes on as normal.” Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa kegiatannya di dunia siaran tetap berjalan seperti biasa pada tahap yang ia jalani saat ini.

Dalam pernyataannya, Gambaccini menyampaikan niat untuk tetap berada di balik mikrofon program-program yang selama ini ia bawakan. Ia menyebut bahwa ia akan “be as open as I can as things progress”, seraya mengaku berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang sudah ia terima.

Ia juga meminta ruang agar bisa terus melanjutkan tugasnya. Gambaccini mengatakan: “For now, I wish to be given the space to keep on broadcasting the music I love to the listeners I love even more. These are the days of our lives,”.

BBC Radio 2 menanggapi kabar itu dengan menyampaikan dukungan. Stasiun tersebut menyatakan “our love and best wishes to Paul” dan menyebut akan tetap mendukungnya untuk program musik mingguan yang “beautifully crafted”.

Sementara itu, Greatest Hits Radio juga memberikan apresiasi. Andy Ashton, content director Greatest Hits Radio, memuji Gambaccini karena “bravely sharing his diagnosis of Alzheimer’s disease” dan menambahkan bahwa mereka yakin audiens akan ikut menghargai keinginan Gambaccini untuk terus menyiarkan musik yang ia cintai.

Ashton menilai, harapan tersebut sejalan dengan hubungan yang dibangun Gambaccini dengan pendengar. Programnya dipandang sebagai ruang yang diinginkan para pendengar untuk tetap mendapatkan musik dari sosok yang mereka kenal.

Alzheimer’s Society menyebut pengalaman Gambaccini menunjukkan bahwa masih ada kehidupan setelah diagnosis demensia. Mereka juga menyatakan bahwa pihaknya telah mendukung Gambaccini bersama suaminya.

Dari sisi perjalanan karier, Gambaccini lahir di New York City dan memulai langkahnya di bidang media melalui college radio. Ia kemudian bekerja untuk Rolling Stone magazine sebelum masuk ke jalur siaran yang lebih besar.

Gambaccini bergabung dengan BBC Radio 1 pada tahun 1973. Selama 18 tahun, ia membawakan US chart show, membangun reputasi yang membuat namanya dikenal luas.

Ia dikenal dengan sejumlah julukan, termasuk “The Great Gambo” dan “The Professor of Pop”. Melalui peran yang beragam, ia menjadi presenter reguler di BBC Radio 1, 2, 3, dan 4.

Pada 1992, Gambaccini menjadi salah satu founding presenter Classic FM saat stasiun itu diluncurkan. Ia juga pernah membawakan Counterpoint di Radio 4, America’s Greatest Hits di Greatest Hits Radio, serta Paul Gambaccini Collection dan Pick of the Pops di Radio 2.

Penghargaan atas kontribusinya datang pada 2005, ketika ia diinduksikan ke Radio Academy Hall of Fame. Kemudian, untuk merayakan 40 tahun kiprahnya dalam penyiaran pada 2013, BBC Radio 4 mengcommission sebuah rangkaian acara yang menampilkan Gambaccini bersama sejumlah tamu spesial.

Di rangkaian tersebut, termasuk Sir Elton John, mereka mengingat beberapa wawancara favorit yang pernah dibawakan Gambaccini. Cerita-cerita itu memperlihatkan bagaimana kerja media yang ia geluti tidak hanya soal penjadwalan siaran, melainkan juga kedekatan dengan percakapan dan musik.

Gambaccini juga membawakan siaran Radio 2 yang terakhir dari Wogan House pada Februari 2024. Momen itu terjadi sebelum stasiun berpindah ke London Broadcasting House, dengan lagu terakhir yang ia putar sebelum perpindahan adalah The Floral Dance.

Kabar diagnosis Alzheimer ini, menurut berbagai pihak yang menanggapinya, tidak menghapus peran Gambaccini sebagai penyiar musik. Ia memilih untuk tetap melanjutkan pekerjaannya, sambil menapaki perubahan yang menyertai kondisi kesehatan yang sedang ia hadapi.