Hukum & Kriminal

Pemegang hak Peppa Pig Menang Sengketa Hak Cipta atas Animasi Wolfoo di YouTube

×

Pemegang hak Peppa Pig Menang Sengketa Hak Cipta atas Animasi Wolfoo di YouTube

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Peppa Pig owners win copyright battle against YouTube animation Wolfoo

jurnalistik.co.id – Hakim di London memerintahkan penghapusan seluruh video yang menampilkan karakter animasi Wolfoo dari berbagai platform, termasuk YouTube, setelah dinilai secara ilegal menyalin audio dari Peppa Pig. Perintah itu berlaku paling lambat Senin pukul 16:00 waktu setempat (BST).

Wolfoo adalah animasi asal Vietnam tentang seekor serigala muda yang tinggal bersama keluarganya. Karakter ini telah memperoleh ratusan juta penayangan di internet.

Keputusan tersebut dijatuhkan dalam perkara yang dimenangkan Hasbro, perusahaan besar hiburan yang memiliki hak untuk Peppa Pig. Hasbro menggugat produsen Wolfoo, SConnect, atas dugaan pelanggaran hak cipta.

Dalam putusan yang dikeluarkan minggu ini, hakim menyebut penyalinan yang dilakukan bersifat “prolific” dan “long-standing”. Intinya, video-video Wolfoo memakai potongan audio pendek yang berisi ujaran Peppa dan keluarganya, termasuk frasa seperti “hooray!”.

Hakim yang memimpin perkara tersebut adalah Mr Justice Smith. Ia menyatakan bahwa penyalinan tersebut dinilai luas dan berulang, serta terbukti dari kumpulan bukti yang ia nilai meyakinkan.

Menurut pertimbangan hakim, SConnect terbukti menggunakan klip-klip audio yang berasal dari Peppa Pig di video berbahasa Inggris. Dari 92 video Wolfoo berbahasa Inggris yang diperiksa, klip penyalinan ditemukan di seluruhnya. Sementara untuk video berbahasa asing, klip tersebut ditemukan pada sekitar 75% dari sampel yang diteliti.

Dalam putusan itu, hakim juga menegaskan bahwa “all videos featuring Wolfoo” harus dihapus. Perintah penghapusan diberikan sebelum batas waktu yang ditetapkan pada Senin pukul 16:00 BST.

Perkara ini berawal ketika Entertainment One—mantan pemegang hak Peppa Pig—beserta para kreator yang terlibat, Astley Baker Davies Ltd, mengajukan gugatan ke pengadilan di London pada 2022. Gugatan tersebut kemudian mengarah pada pembuktian pelanggaran hak cipta atas elemen audio.

Pada awalnya, perusahaan penggugat juga mengadukan persoalan penampilan dan karya seni Wolfoo. Namun fokus hukum akhirnya diarahkan ke audio, karena penggugat meyakini akan lebih mudah membuktikan klip suara tertentu disalin secara langsung.

Hasbro dan rekan-rekannya juga menilai ada upaya untuk memanfaatkan kemiripan karakter agar penonton Wolfoo—yang menurut hakim mayoritas berusia antara dua hingga lima tahun—tergerak mengira Wolfoo adalah karakter yang sama dengan Peppa Pig atau memiliki keterkaitan. Pernyataan hakim mencakup kutipan bahwa upaya tersebut “to deceive the young Wolfoo viewership, most aged between two and five, into believing that Wolfoo is the same character as Peppa Pig” atau dianggap terhubung.

Di sisi lain, SConnect membantah tindakan penyalinan dilakukan dengan sengaja atau tanpa pemahaman. Mereka menyatakan bahwa pihak ketiga dalam bentuk kontraktor independen menyediakan suara dari Peppa untuk digunakan pada video Wolfoo tanpa pengetahuan mereka.

SConnect juga menyampaikan bahwa seluruh video yang dianggap melanggar telah dihapus. Perusahaan itu menambahkan bahwa animasi Wolfoo yang dibuat setelah pertengahan 2020 hanya memakai suara dan bunyi yang mereka ciptakan sendiri, atau dibuat dari dalam perusahaan.

Namun, hakim menilai argumen tersebut tidak mengubah kesimpulan pelanggaran. Ia menyatakan bahwa fakta suara disuplai oleh pihak ketiga “irrelevant”. Hakim juga menyebut bahwa meskipun sebagian video telah dihapus, sejumlah video lain hanya dipindahkan ke kanal yang berbeda, sehingga dampak pelanggaran tidak berhenti hanya karena penghapusan awal dilakukan.

Hakim juga menilai klaim bahwa seluruh suara baru direkam di dalam perusahaan dapat disanggah. Dengan kata lain, bukti yang dianalisis membuat pengadilan menyimpulkan bahwa pola penggunaan audio yang disalin tidak berhenti sesuai waktu yang diklaim.

Menanggapi putusan, SConnect mengatakan lingkup aturan seharusnya hanya berlaku untuk video yang diperiksa dalam sampel. Mereka juga mengemukakan bahwa cakupan putusan terlalu luas.

Namun hakim menetapkan bahwa penghapusan harus berlaku untuk semua video Wolfoo. Selain itu, hakim menyatakan penerapan putusan mencakup wilayah Inggris, Uni Eropa, serta semua negara anggota WTO, yang berjumlah 166 negara, termasuk Amerika Serikat dan Vietnam.

Andrew Lee, partner sekaligus kepala bidang kekayaan intelektual di firma Brandsmiths yang mewakili Hasbro, menilai putusan ini sebagai “significant judgment”. Ia mengatakan Peppa Pig tersedia di ratusan negara dan menganggap skala Wolfoo sebagai masalah besar bagi merek.

Lee juga menyatakan bahwa membawa klaim ke pengadilan Inggris—wilayah yang ia sebut sebagai “home territory”—membantu karena terdakwa tetap memiliki aktivitas di Inggris meskipun mereka berbasis di Vietnam. Menurutnya, strategi tersebut memungkinkan pengadilan mendengar perkara dalam cakupan yang lebih luas.

Ia menambahkan bahwa tujuan akhirnya adalah melindungi merek Peppa Pig melalui satu forum, alih-alih harus membawa gugatan serupa di setiap negara secara terpisah.