Daerah

Pemprov Gorontalo Ajak Masyarakat Ikut Survei Dampak Ekonomi PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026

×

Pemprov Gorontalo Ajak Masyarakat Ikut Survei Dampak Ekonomi PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Pemprov Gorontalo Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Survei Dampak Ekonomi PENAS XVII
Ilustrasi: Pemprov Gorontalo Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Survei Dampak Ekonomi PENAS XVII

jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, peserta, serta pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 untuk berpartisipasi dalam survei dampak ekonomi.

Survei tersebut bertujuan mengukur manfaat penyelenggaraan PENAS terhadap masyarakat dan perekonomian daerah. Partisipasi publik dinilai penting agar data dan masukan yang dihimpun dapat lebih akurat.

Pemprov Gorontalo menyampaikan bahwa hasil survei akan menjadi dasar evaluasi serta bahan pertimbangan dalam penyusunan kajian dampak ekonomi untuk kegiatan nasional yang dipusatkan di Limboto, Kabupaten Gorontalo. Dari proses pengukuran itu, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai manfaat kegiatan bagi berbagai pihak.

Dalam penjelasannya, pemerintah menekankan bahwa informasi yang terkumpul juga diharapkan membantu penyusunan langkah kebijakan pembangunan sektor pertanian dan perikanan. Hasil survei nantinya turut menjadi pertimbangan dalam pengembangan ekonomi daerah.

Tim Survei Dampak Ekonomi PENAS Petani Nelayan mengimbau masyarakat untuk meluangkan waktu mengisi survei. Pengisian diharapkan dilakukan dengan memberikan informasi sesuai kondisi yang dirasakan selama pelaksanaan PENAS XVII.

Masukan yang disampaikan, menurut pemerintah, akan mendukung upaya identifikasi manfaat ekonomi yang muncul. Manfaat tersebut diharapkan dapat terlihat tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan serta sektor-sektor pendukung lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam survei ini. Setiap informasi dan masukan yang diberikan akan sangat berarti dalam mengukur dampak ekonomi PENAS XVII bagi Gorontalo. Data yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang,” demikian imbauan Tim Survei Dampak Ekonomi PENAS Petani Nelayan yang disebarluaskan, Jumat (19/6/2026).

Partisipasi untuk memastikan data yang akurat

Pemerintah Provinsi Gorontalo menilai partisipasi masyarakat sebagai bagian penting untuk memperoleh data dan masukan yang akurat. Dengan keterlibatan berbagai pihak, survei diharapkan mampu menggambarkan dampak ekonomi PENAS secara lebih menyeluruh.

Melalui survei ini, pemerintah berupaya mengumpulkan informasi yang relevan dari pengalaman peserta, pelaku usaha, dan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Data yang terkumpul akan digunakan untuk menilai manfaat yang timbul sekaligus menyusun bahan evaluasi kegiatan.

Selain itu, pemerintah juga menempatkan masukan survei sebagai referensi dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan kebutuhan evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan melalui data lapangan.

Cara mengisi survei secara daring

Masyarakat dapat mengakses survei secara daring dengan memindai QR Code yang telah disediakan panitia. Pilihan akses lain juga disiapkan melalui tautan yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Pemprov Gorontalo berharap masyarakat dan pihak terkait dapat segera mengisi survei sesuai arahan panitia. Pengisian yang dilakukan berdasarkan kondisi selama PENAS XVII diharapkan mampu menghasilkan masukan yang sesuai kebutuhan penyusunan kajian dampak ekonomi.

Diharapkan, partisipasi yang terkumpul dari berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan sektor pertanian, perikanan, serta pengembangan ekonomi daerah. Dengan demikian, hasil survei tidak hanya berfungsi untuk evaluasi kegiatan saat ini, tetapi juga untuk penyempurnaan pelaksanaan program serupa di waktu mendatang.

Pemerintah juga mendorong agar pengisian dilakukan secara sukarela namun tetap berdasarkan pengalaman nyata selama PENAS XVII berlangsung. Informasi yang disampaikan diharapkan mencerminkan kondisi yang dirasakan langsung, sehingga gambaran dampak ekonomi yang ingin dipetakan menjadi lebih bermakna dan mudah dianalisis.

Melalui partisipasi tersebut, survei tidak hanya berhenti pada penilaian umum, tetapi membantu menyusun pemetaan manfaat ekonomi yang muncul dari kegiatan. Umpan balik yang dihimpun diharapkan dapat memperjelas kontribusi kegiatan bagi pelaku usaha, masyarakat di sekitar lokasi, serta keterkaitan dengan sektor-sektor pendukung.

Selanjutnya, pemerintah menegaskan bahwa hasil survei akan dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan evaluasi dan bahan penyusunan kajian dampak ekonomi. Data yang terkumpul ditujukan agar proses kajian memiliki dasar di lapangan, sekaligus menjadi masukan untuk pengembangan kebijakan pembangunan sektor pertanian dan perikanan, termasuk penyempurnaan kegiatan serupa di masa mendatang.