jurnalistik.co.id – Rencana penggabungan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali menjadi sorotan di industri telekomunikasi. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan akan mengonfirmasi wacana tersebut kepada Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebagai induk usaha Mitratel.
Dalam keterangannya, COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima informasi secara detail terkait rencana penggabungan kedua perusahaan menara itu. Ia menekankan bahwa pembahasan yang muncul saat ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut.
Status informasi dan pendekatan pengecekan
Dony menjelaskan, Danantara akan melakukan pengecekan sebelum menarik kesimpulan. Menurutnya, langkah yang dimaksud merupakan aksi korporasi perusahaan, bukan tindakan yang berasal dari sisi pemegang saham Danantara.
“Nanti saya cek bagaimana. Karena itu kan aksi korporasi, bukan aksi pemegang saham. Jadi kita mesti cek dari mereka, apakah itu bagian daripada roadmap-nya mereka. Nanti akan kita cek,” ujar Dony kepada wartawan di kompleks parlemen pada Senin (31/8/2026).
Dengan cara pandang tersebut, Dony membuka kemungkinan bahwa penggabungan bisa saja dilakukan apabila memang menjadi bagian dari peta jalan bisnis (roadmap) yang telah disusun oleh masing-masing pihak. Namun, ia menegaskan rencana itu tetap dalam tahap pemeriksaan dan belum dipastikan.
Roadmap dan hierarki pengambilan keputusan
Dony menambahkan bahwa setiap perusahaan memiliki rencana kerja serta hierarki dalam pengambilan keputusan. Karena itu, Danantara tidak bisa hanya merujuk pada kabar yang beredar tanpa memeriksa bagaimana arah langkah korporasi tersebut ditata di tingkat perusahaan.
Ia menyebutkan bahwa akan ada kebutuhan penjelasan lebih lanjut terkait rencana yang sedang dibicarakan. Klarifikasi tersebut, menurut Dony, perlu datang dari pihak terkait melalui Telkom sebagai induk usaha Mitratel.
Berita Terkait
Danantara, lanjutnya, akan meminta penjelasan mengenai apakah wacana merger tersebut memang masuk ke dalam tahapan bisnis yang sedang berjalan. Penegasan arah kerja tersebut dinilai penting agar posisi dan pemahaman para pihak menjadi jelas.
Peran Telkom dalam konfirmasi rencana
Dalam konteks hubungan bisnis, Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) disebut sebagai induk usaha Mitratel. Karena itu, Danantara berencana mengonfirmasi rencana merger kepada Telkom, sesuai dengan kebutuhan penelusuran rencana korporasi yang lebih luas.
Dengan pendekatan ini, Danantara berusaha memastikan informasi yang diterima adalah bagian dari rencana yang resmi dan terstruktur. Hingga tahap konfirmasi dilakukan, pihaknya tetap menahan diri untuk tidak menyimpulkan lebih jauh dari informasi awal yang tersedia.
Senin (31/8/2026) menjadi momen ketika Dony menyampaikan posisi tersebut kepada wartawan. Ia menegaskan bahwa pengecekan dilakukan karena adanya perbedaan antara aksi korporasi perusahaan dan keputusan dari sisi pemegang saham.
Pada akhirnya, Danantara mengarahkan fokus pada proses verifikasi rencana yang dimaksud, termasuk kesesuaiannya dengan roadmap kedua perusahaan. Setelah penjelasan dari Telkom diterima, barulah pembahasan mengenai langkah lanjutan dapat ditindaklanjuti secara lebih terukur.
Di dalam proses penelusuran ini, Danantara menempatkan pemberitaan yang beredar sebagai bahan awal yang masih harus diuji, bukan sebagai kesimpulan final. Perusahaan perlu memastikan arah pembahasan ditata melalui mekanisme korporasi yang tepat.
Menurut Dony, pembahasan yang muncul tidak dapat langsung diikat dengan kesimpulan dari sisi pihak tertentu, karena konteks yang dimaksud merupakan keputusan korporat yang memiliki tahapan internal. Karena itu, verifikasi diarahkan kepada pihak yang menjalankan rencana tersebut.
Dengan mengandalkan konfirmasi dari Telkom sebagai induk usaha Mitratel, informasi diharapkan menjadi lebih utuh dan dapat dipahami secara menyeluruh oleh para pihak. Setelah klarifikasi itu tersedia, barulah langkah selanjutnya dapat dibahas secara lebih jelas dan terukur.












