Peristiwa

Polisi Santa Fe Menangkap Kuda Lari sebelum Parade 13 September di New Mexico

×

Polisi Santa Fe Menangkap Kuda Lari sebelum Parade 13 September di New Mexico

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Runaway horse captured by police on motorbikes in New Mexico

jurnalistik.co.id – Santa Fe, New Mexico, mendadak menjadi lokasi pengejaran yang tidak biasa menjelang sebuah parade yang dijadwalkan pada 13 September. Seorang kuda liar kabur lebih dulu dari pemiliknya, lalu memicu respons cepat aparat setempat.

Menurut informasi yang dibagikan Kepolisian Santa Fe di Facebook, kuda tersebut sempat melarikan diri sebelum parade berlangsung. Pada momen pelarian itu, polisi melakukan penertiban dengan berpatroli menggunakan sepeda motor.

Pengejaran berlangsung ketika kuda yang tak terkendali itu berupaya menjauh dari area acara. Pergerakannya membuat situasi membutuhkan tindakan yang terarah agar tidak menimbulkan risiko bagi orang di sekitar.

Aparat kemudian mengikuti kuda dari belakang menggunakan motor. Dengan cara itu, polisi dapat bergerak lebih responsif mengikuti arah lari hewan, sambil tetap berupaya mengendalikan jarak agar kuda tidak makin menjauh terlalu jauh.

Setelah melalui pengejaran, kuda akhirnya berhasil ā€œdipojokkanā€ oleh petugas. Proses memojokkan ini dilakukan sebelum ada penanganan langsung, sehingga kuda tidak punya ruang untuk kembali kabur.

Ketika posisi kuda sudah terkendali, petugas kemudian melakukan penangkapan menggunakan jaring pengikat atau lasso. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kuda akhirnya ditangkap setelah dilasso oleh seorang koboi yang membawa lasso.

Penangkapan tersebut berlangsung dalam koordinasi di lokasi. Petugas tetap berada di sekitar kuda, sementara pengendaliannya dilakukan dengan lasso hingga hewan tidak lagi bisa melanjutkan pelarian.

Setelah kuda berhasil diamankan, perhatian beralih pada kondisi hewan tersebut. Ditegaskan bahwa kuda itu tidak terluka selama kejadian berlangsung.

Langkah selanjutnya adalah memberikan minum kepada kuda. Polisi menyebutkan kuda sempat diberi air sebelum akhirnya dibawa kembali.

Setelah diberi air, kuda kemudian berjalan bersama petugas menuju titik awal parade. Kuda itu akhirnya dikembalikan ke lokasi start ā€œDesfile de la Genteā€, sesuai tujuan agar acara dapat berjalan tanpa gangguan dari insiden sebelumnya.

Kejadian ini memperlihatkan bagaimana penertiban di tengah persiapan acara dilakukan dengan strategi yang cepat dan bertahap. Mulai dari pengejaran dengan sepeda motor, upaya memojokkan, penggunaan lasso, hingga penanganan setelah kuda diamankan.

Hasil akhirnya dilaporkan aman, tanpa cedera pada hewan. Dengan penanganan tersebut, kuda yang semula kabur sebelum parade pada 13 September dapat kembali ke rute dan titik yang dijadwalkan untuk prosesi.

Insiden bermula ketika seekor kuda liar lepas lebih dahulu daripada pemiliknya, tepat ketika persiapan parade masih berlangsung. Situasi ini membuat aparat harus segera menyesuaikan respons agar jalur dan area sekitar acara tetap aman bagi orang-orang yang berada di lokasi.

Dalam proses penanganan, polisi tidak langsung mendekati secara terburu-buru. Mereka memilih pengawasan dari jarak yang terukur sambil terus mengikuti pergerakan kuda, menggunakan sepeda motor untuk menjaga mobilitas dan memantau arah larinya.

Seiring kuda bergerak menjauh dari area parade, pendekatan aparat semakin terarah. Petugas mempertahankan jarak pengendalian supaya hewan tidak makin sulit ditelusuri, sekaligus memberi waktu bagi tim di lapangan untuk menyusun langkah berikutnya tanpa menambah risiko di sekitar.

Setelah ruang gerak kuda mulai menyempit, petugas mengupayakan pengalihan posisi sampai hewan tidak punya ruang untuk melanjutkan pelarian. Tahap ini dilakukan lebih dahulu dibanding tindakan penanganan fisik, sehingga proses selanjutnya bisa berjalan lebih terkontrol.

Ketika kuda sudah berhasil ditahan, penangkapan dilakukan dengan bantuan jaring pengikat dan penggunaan lasso. Dalam keterangan yang dibagikan, disebutkan ada seorang koboi yang menggunakan lasso hingga kuda akhirnya dapat dimanipulasi agar berhenti berlari, kemudian diamankan bersama petugas di lokasi.

Setelah keadaan terkendali, fokus diarahkan pada kondisi hewan. Polisi menegaskan kuda tidak mengalami cedera selama kejadian, lalu memberikan minum sebelum mengantar kuda kembali menuju titik awal ā€œDesfile de la Genteā€, agar parade tetap dapat berlangsung tanpa gangguan.