Peristiwa

Vigil dan hening 1 menit di Shoreham untuk keluarga Hassan El-Khawas, Zeina Alayn, dan dua putri

×

Vigil dan hening 1 menit di Shoreham untuk keluarga Hassan El-Khawas, Zeina Alayn, dan dua putri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Vigil held to honour family who lost their lives in sea off Shoreham

jurnalistik.co.id – Warga Shoreham, West Sussex, memberikan penghormatan kepada sebuah keluarga yang meninggal setelah mengalami kesulitan di laut lepas Shoreham pada Selasa lalu. Acara ini berlangsung dalam dua bentuk: vigil di Kingston Beach dan hening satu menit di pusat kota pada Sabtu.

Hassan El-Khawas (55), Zeina Alayn (37), serta putri mereka, Sara (14), meninggal dunia meski petugas medis berupaya menolong di lokasi kejadian. Kabar berikutnya kemudian datang pada Jumat: Saja El-Khawas (6) dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Vigil di Kingston Beach menjadi titik pertemuan komunitas dekat lokasi peristiwa. Sehari sebelumnya, suasana serupa juga dirasakan melalui momen hening satu menit di Shoreham town centre yang diikuti banyak warga.

Reverend Pat Alden, yang hadir dan berbicara kepada mereka yang berkumpul, menekankan bagaimana komunitas saling menguatkan ketika menghadapi peristiwa besar. Ia mengatakan, “When something happens, whether it’s something we celebrate… or tragic circumstances like this, the community comes together.”

Alden menambahkan bahwa Shoreham adalah tempat dengan ikatan yang erat. “Shoreham is the sort of place where the community comes together at times like this. We are a very close-knit community.”

Tom Rutland, anggota parlemen (MP) dari East Worthing dan Shoreham, juga turut dalam vigil tersebut. Ia menyebut “the whole town is heartbroken, particularly by the development that Saja has lost her life sadly too”.

Menurut Rutland, respons warga menunjukkan kesediaan untuk hadir bersama meski dalam duka yang mendalam. “The way everybody has come together and marked today with this minute’s silence, and there were people who met with paddleboards and kayaks over at Kingston Beach as well this morning, it’s been a really lovely way to pay tribute to the very sad loss of these lives.”

Wesley Horscroft hadir sebagai perwakilan komunitas paddler di Kingston Beach. Ia mengaku semula berniat pergi sendirian untuk menaruh bunga di atas air, namun kemudian memutuskan mengajak orang lain untuk bergabung.

“It’s kind of grown and a lot of people wanted to turn up to do the same,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa meninggalnya Saja menambah “another layer” pada duka yang dirasakan warga Shoreham.

Dalam laporan kepolisian, keluarga tersebut dikatakan datang dari tempat tinggal mereka di London pada Selasa. Insiden terjadi di wilayah Shoreham yang berjarak sekitar 6,3 mil (10,1 km) dari Brighton, dan keluarga masuk ke perairan dari pantai di Shoreham Fort sekitar pukul 14:00 BST sebelum kemudian mengalami kesulitan.

Juru bicara Sussex Police menyatakan penyelidikan masih terbuka. “current hypothesis” yang digunakan adalah “a tragic accident, with no third-party involvement”. Dengan demikian, aparat tetap memeriksa berbagai kemungkinan tanpa menyimpulkan adanya keterlibatan pihak lain pada tahap ini.

Menanggapi meninggalnya Saja pada Jumat malam, Ch Supt James Collis menyampaikan belasungkawa dan menekankan dampak jangka panjang tragedi tersebut. Ia berkata, “This heartbreaking update is one we all feared in the aftermath of Tuesday’s tragic events.”

Collis menambahkan bahwa peristiwa itu dirasakan luas di luar Shoreham. “The impact of this tragedy has been felt across the country and I know the Shoreham community, emergency responders and all involved will continue to be affected for a long time to come.”

Collis juga mengungkap bahwa keluarga tinggal di London dan merupakan warga negara Inggris dengan latar Palestina. Mereka disebut memiliki akar di Rashidieh refugee camp di Lebanon, sementara Palestinian Forum menyampaikan bahwa keluarga besar mereka sudah lama tinggal di Inggris.

Di tingkat nasional, Perdana Menteri Andy Burnham turut menyampaikan duka. Ia menyebut insiden ini sebagai “terrible family tragedy”, sejalan dengan ungkapan yang menggarisbawahi bahwa keluarga tersebut menghadapi kehilangan yang sangat berat.

Sementara upaya penyelidikan terus berjalan, vigil dan hening satu menit memberi ruang bagi warga untuk menyatukan kehadiran dan doa. Di Kingston Beach, suasana penghormatan terlihat melalui pertemuan komunitas yang ingin menandai kehilangan empat anggota keluarga dengan cara yang mereka anggap paling bermakna.