jurnalistik.co.id – PLN memperkuat kolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport) guna menjaga keandalan sistem kelistrikan yang menopang operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Penguatan sinergi tersebut muncul dalam audiensi dan koordinasi peningkatan keandalan sistem transmisi serta pemasok listrik bandara, yang berlangsung di Kantor Cabang Bandara Soetta, Tangerang, Banten, pada Senin (6/7/2026).
Pertemuan itu mempertemukan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) dan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten dengan InJourney Airport untuk menyelaraskan sejumlah langkah strategis.
Langkah strategis yang dibahas dalam audiensi
Agenda pertemuan berfokus pada upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik melalui evaluasi sistem transmisi dan distribusi. Dalam pembahasan yang sama, kedua pihak juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi operasional serta penyusunan langkah mitigasi preventif.
Koordinasi tersebut disertai peningkatan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan yang dapat memengaruhi kelancaran layanan bandara.
Evaluasi sistem dan kesiapsiagaan menghadapi gangguan
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menyatakan komitmen menjaga keandalan pasokan listrik di Bandara Soetta sebagai bagian dari dukungan PLN terhadap pelayanan publik dan kelancaran aktivitas nasional.
Himmel menyebut, keandalan listrik menjadi fondasi utama yang menunjang beragam layanan bandara. Keandalan itu dibutuhkan mulai dari sistem navigasi, pencahayaan landasan, terminal penumpang, hingga berbagai fasilitas penunjang yang melayani jutaan pengguna jasa transportasi udara setiap tahunnya.
“Bandara Soekarno-Hatta merupakan gerbang utama Indonesia sekaligus objek vital nasional yang membutuhkan pasokan listrik dengan tingkat keandalan yang sangat tinggi,” ujar Himmel dalam rilis pers yang diterima Kompas.com pada Kamis (9/7/2026).
Berita Terkait
Ia menegaskan PLN akan terus melakukan evaluasi sistem transmisi secara menyeluruh, memperkuat mitigasi risiko, serta meningkatkan koordinasi dengan InJourney Airport agar pasokan listrik tetap andal.
Koordinasi hulu-hilir dan pengawasan beban realtime
Assistant Deputy Airport Electrical Services Bandara Soetta, Farchan Hudaya, mengapresiasi komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk mendukung operasional bandara.
“Kami mengapresiasi dedikasi dan kerja keras insan PLN yang selama ini terus menjaga keandalan pasokan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ungkap Farchan.
Farchan menilai keandalan kelistrikan berperan penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan layanan penerbangan. Karena itu, sinergi dengan PLN dinilainya sangat berarti bagi InJourney Airport.
Melalui koordinasi yang semakin erat, PLN dan InJourney Airport sepakat untuk terus memperkuat jaga keandalan pasokan listrik dari sisi hulu hingga hilir. Upaya tersebut dilakukan dengan optimalisasi sistem proteksi jaringan, penguatan mitigasi preventif jangka panjang, serta pengawasan beban secara realtime.
Rangkaian langkah itu diarahkan agar operasional Bandara Soetta tetap berlangsung aman, andal, dan berkelanjutan.
Agenda tersebut diarahkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik bandara.
Dengan pendekatan tersebut, kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan menjadi bagian dari mekanisme koordinasi yang terus dijalankan oleh kedua pihak.
Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kedua BUMN untuk menghadirkan layanan publik yang prima. Bagi PLN, keandalan pasokan listrik tidak hanya berkaitan dengan memastikan sistem tetap beroperasi, melainkan juga menjaga agar aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan transportasi nasional dapat berlangsung dengan aman serta nyaman.
Adapun audiensi dihadiri oleh General Manager PLN UIT JBB Himmel Sihombing dan Senior Manager Distribusi PLN UID Banten Fauzan. Dari pihak InJourney Airport, hadir Assistant Deputy Airport Electrical Services Bandara Soetta Farchan Hudaya, Assistant Deputy Communication & Legal Yudistiawan, serta Head of Airport Operation Control Center Adi Hermawan.












